• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ekonom: Cukai MBDK Bisa Biayai Program yang Sentuh Masyarakat

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 16 Oktober 2025 - 18:57
in Ekonomi
minuman

Ilustrasi-Minuman kemasan. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemberlakuan cukai Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK) tidak akan mengubah wajah APBN sendirian. Demikian pernyataan Ekonom Achmad Nur Hidayat melalui gawai, Kamis (16/10/2025).

Ia mengatakan, cukai MBDK cukup berarti untuk membiayai program yang benar-benar menyentuh keluarga. Seperti: air minum layak di sekolah, kantin sehat, edukasi gizi, hingga dukungan reformulasi bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) minuman.

BacaJuga:

Taiwan Bidik Wisatawan RI, Usung Konsep “Negeri yang Tak Pernah Tidur”

BBM Nonsubsidi di Persimpangan: Antara Daya Beli dan Realitas Pasar

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

“Nilai utama cukai MBDK tidak berhenti di kas negara. Ia bekerja sebagai sinyal harga yang menggeser perilaku, yakni konsumen mengurangi asupan gula, produsen terdorong berinovasi,” terangnya.

Ia mengungkapkan, pengalaman dari berbagai negara menunjukkan pola yang konsisten. Kenaikan harga yang wajar diikuti penurunan konsumsi beberapa persen pada tahun pertama. Lalu reformulasi produk, agar kadar gula turun tanpa mengorbankan rasa.

“Di Indonesia, tren obesitas dan penyakit tidak menular yang meningkat selama satu dekade terakhir sudah menjadi alarm dini,” bebernya.

“Biaya kesehatannya merembes ke mana-mana, dari beban BPJS hingga hilangnya jam kerja produktif,” sambungnya.

Ia menambahkan, cukai MBDK bukan bahan pokok kontribusinya pada keranjang inflasi relatif kecil. Justru bila sebagian penerimaan cukai dialihkan secara transparan untuk program gizi, akses air minum aman, dan fasilitas sekolah, efek kesehatannya berlipat dan dukungan sosial menguat.

Di tingkat pelaku usaha, lanjutnya, matching grant untuk alat produksi, konsultasi keamanan pangan, dan training reformulasi dapat mengurangi biaya transisi, terutama bagi UMKM.

“Kuncinya desain yang sederhana. Ambang batas gula yang terukur, tiering yang tidak berlapis-lapis, dan pengenaan di titik ex-factory dengan pelaporan digital akan menekan biaya administrasi,” katanya.

“Dengan begitu, cukai tidak berubah menjadi “pajak birokrasi”, melainkan tetap pada tujuan mulianya yakni mengubah perilaku konsumsi demi kesehatan publik,” imbuhnya. (nas)

Tags: Cukai MBDKEkonom Achmad Nur HidayatUMKM

Berita Terkait.

Taiwan Tourism
Ekonomi

Taiwan Bidik Wisatawan RI, Usung Konsep “Negeri yang Tak Pernah Tidur”

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:11
Pengisian-BBM
Ekonomi

BBM Nonsubsidi di Persimpangan: Antara Daya Beli dan Realitas Pasar

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:20
gadaii
Ekonomi

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:18
Sekolah
Ekonomi

Maknai Hari Pendidikan Nasional, BRI Peduli Gelar Kelas Inspirasi hingga Berbagi Alat Tulis Bagi Siswa SDN 104 Langensari Bandung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:03
Hoax
Ekonomi

BRI Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan KUR, Ingatkan Masyarakat Jaga Data Pribadi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:32
Transaksi
Ekonomi

BRI Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital, Transaksi Debit Contactless Melonjak 1.144% YoY per Maret 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:02

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3587 shares
    Share 1435 Tweet 897
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2564 shares
    Share 1026 Tweet 641
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1595 shares
    Share 638 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1281 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1031 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.