• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Impian ke Piala Dunia Kandas, Jay Idzes Serukan Persatuan dan Dukung Elemen Timnas

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 13 Oktober 2025 - 18:55
in Olahraga
jay4

Kapten tim nasional (timnas) Indonesia Jay Idzes dalam laga kontra Arab Saudi pada ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 tengah pekan kemarin. Foto: Instagram/@jayidzes

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kapten tim nasional (Timnas) Indonesia, Jay Idzes akhirnya buka suara setelah mimpi besar Garuda untuk menembus Piala Dunia 2026 harus kandas di babak keempat Kualifikasi Zona Asia.

Dalam dua laga penentuan, Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor 2-3 dan Irak 0-1. Hasil itu membuat skuad asuhan pelatih Patrick Kluivert menutup ronde keempat dengan tanpa satu pun poin, sekaligus mengakhiri harapan tampil di panggung sepak bola terbesar dunia.

BacaJuga:

Selisih Nilai Tipis, Juara Catur Online UT 2026 Ditentukan lewat Tie Break

I.League Kembali Izinkan Suporter Hadiri Laga Tandang Liga Indonesia Musim Depan dengan Syarat

Persija Lengkapi Tim Kepelatihan, Shin Tae-yong Dapat Dukungan Staf Indonesia-Korea

Namun, di tengah kekecewaan yang menyelimuti, Idzes memilih untuk berbicara bukan soal kegagalan, melainkan tentang perjalanan dan makna di baliknya.

“Aku tidak tahu harus mulai dari mana… Mimpi kami untuk bermain di panggung terbesar dunia telah berakhir. Sulit untuk menggambarkan dengan kata-kata apa yang aku rasakan saat ini. Berat rasanya ketika kamu sudah bekerja keras begitu lama, lalu gagal. Tapi mungkin memang belum waktunya, mungkin Tuhan punya jalan lain untuk kami. Mungkin kami butuh pengalaman ini untuk belajar dan berkembang,” tulis Idzes mengawali unggahan di akun Instagramnya, Senin (13/10/2025).

Meski hasilnya pahit, Idzes menegaskan bahwa perjalanan bersama tim nasional sejauh ini tidak terasa seperti sebuah kekalahan. Ia menyoroti kekuatan kebersamaan yang terbentuk sejak awal dirinya bergabung dengan Timnas Indonesia.

“Sejak pertama kali aku tiba di Timnas, aku bisa merasakan adanya koneksi spesial di antara kami. Antara para pendukung dan para pemain, tapi juga di dalam tim sendiri. Ada ikatan tak terucap yang kami semua rasakan, dan aku bersyukur bisa menjadi bagian dari itu,” tuturnya.

“Aku tahu, dengan tim ini dan dukungan luar biasa dari para suporter, kami bisa melakukan banyak hal indah bersama. Sekarang saatnya untuk membangun kembali dan kembali lebih kuat dari sebelumnya,” lanjutnya.

Pemain Sassuolo itu juga memahami kekecewaan publik, namun mengingatkan bahwa perjuangan mereka tidak hanya untuk saat ini, melainkan juga untuk masa depan sepak bola Indonesia.

“Kami tahu semua orang ingin kami langsung sukses, begitu juga kami. Tapi kami sedang membangun sesuatu yang bukan hanya untuk diri kami sendiri, melainkan untuk generasi berikutnya. Tujuan kami bukan hanya mencapai prestasi besar bersama, tetapi juga menempatkan sepak bola Indonesia di peta dunia,” ujarnya.

“Kami ingin membantu para pemain muda agar bisa berkembang dan siap mengambil alih ketika waktunya tiba. Karena ini lebih besar dari siapa pun di antara kami. Ini bukan sekadar tentang tim ini mencapai target, tapi tentang menciptakan sesuatu yang akan bertahan selamanya,” sambungnya.

Idzes juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjuangan Garuda. “Aku ingin berterima kasih kepada semua orang yang telah membantu tim — dari belakang layar hingga di lapangan. Kepada rekan setim yang selalu memberikan segalanya untuk saudara, keluarga, dan negara. Dan tentu saja kepada semua pendukung yang setia bersama kami di setiap situasi. Tanpa kalian, kami tidak akan berada di posisi ini,” imbuhnya.

Di akhir pesannya, Idzes menyerukan persatuan dan dukungan tanpa henti bagi seluruh elemen Timnas Indonesia.

“Aku mohon kepada semuanya untuk tetap menghormati dan mendukung para pemain serta staf. Siapa kita kalau kita mulai saling menjatuhkan di saat sulit? Itu bukan kita, itu bukan Indonesia. Kita selalu berdiri bersama, apa pun yang terjadi. Ini bukan akhir bagi kami. ini baru permulaan. Kita Garuda,” tutup eks Venezia itu. (her)

Tags: Jay Idzeskualifikasi piala dunia zona asiaTimnas Indonesia

Berita Terkait.

catur
Olahraga

Selisih Nilai Tipis, Juara Catur Online UT 2026 Ditentukan lewat Tie Break

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:12
Suporter
Olahraga

I.League Kembali Izinkan Suporter Hadiri Laga Tandang Liga Indonesia Musim Depan dengan Syarat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:03
sty
Olahraga

Persija Lengkapi Tim Kepelatihan, Shin Tae-yong Dapat Dukungan Staf Indonesia-Korea

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:21
bek
Olahraga

Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:29
Andra-Soni
Olahraga

Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:46
timns
Olahraga

Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Erick Thohir Janji Lakukan Evaluasi Total

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:55

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1166 shares
    Share 466 Tweet 292
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3711 shares
    Share 1484 Tweet 928
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    864 shares
    Share 346 Tweet 216
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.