• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pakar: Mahasiswa Jadi Kelompok dengan Tekanan Mental Tertinggi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 03:30
in Nasional
mental

Pakar neurosains dari UIN Sunan Kalijaga Sabiqotul Husna (kiri) menyampaikan materi tentang kesehatan mental dalam talkshow "Speak Up for Mental Health: Mengenali Tanda, Menghapus Stigma" di Yogyakarta, Jumat (10/10/2025). ANTARA/Indra Kurniawan.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pakar neurosains Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta Sabiqotul Husna menyebut mahasiswa menjadi kelompok dengan tekanan mental tertinggi karena tuntutan akademik, sosial, dan keluarga tanpa diimbangi kesehatan fisik dan mental.

“Kalau kita lihat, salah satu kelompok yang pressurenya paling tinggi itu mahasiswa. Pressure dari mungkin akademik, lingkungan pertemanan, lingkungan keluarga,” ujar Sabiqotul Husna dalam diskusi bertajuk “Speak Up for Mental Health: Mengenali Tanda, Menghapus Stigma” di Yogyakarta, Jumat.

BacaJuga:

LPDB Dorong Koperasi Jadi Mesin Lapangan Kerja Anak Muda, Alternatif Ketergantungan Pinjol

BRIN Gelar IISE 2026, Pamerkan 200 Inovasi Unggulan dan Bidik Pasar Industri

Raih Award Strategic Mining Investment, MIND ID Perkuat Hilirisasi dan Industrialisasi Nasional

Menurut dia, kesehatan mental dan fisik bersifat saling memengaruhi atau resiprokal, sehingga keduanya tidak bisa dipisahkan dalam menjaga kesejahteraan individu.

“Dua kesehatan itu tidak bisa terpisahkan. Artinya, suatu ketika orang bisa terdampak kesehatan fisiknya jika dalam durasi waktu yang panjang dia telah mengalami kondisi mental yang tidak baik,” jelasnya.

Sabiqotul menilai pemahaman mengenai produktivitas yang kerap keliru di kalangan mahasiswa juga perlu diluruskan.

Ia menegaskan bahwa produktivitas bukan berarti bekerja tanpa henti atau mengabaikan waktu istirahat.

“Apakah kerja seperti kuda setiap hari itu produktif? Kerja 24 jam sehari, belajar dari pagi sampai tengah malam tanpa istirahat? Produktivitas sebenarnya adalah keseimbangan antara apa yang kita hasilkan dan kita dapatkan,” tutur dia.

Dari perspektif neurosains, ia menjelaskan kondisi mental yang tidak baik dapat memicu gangguan kesehatan fisik, termasuk penyakit autoimun.

Hal itu terjadi lantaran sistem tubuh akan terus memproduksi hormon stres saat seseorang berada dalam tekanan dalam waktu lama.

“Kelenjar dalam tubuh akan teraktivasi kalau kita stres atau cemas. Ketika tidak mendapatkan kesempatan untuk mengelola apa yang kita rasakan dalam waktu cukup lama, maka akan ada inflamasi karena hormon-hormon stres di dalam tubuh terus diproduksi,” ucap dia.

Dia menyebut setidaknya ada empat tanda yang bisa dikenali ketika kesehatan mental seseorang mulai memburuk, yaitu dominasi emosi negatif, penurunan kemampuan kognitif, berkurangnya minat merawat diri, serta kecenderungan menarik diri dari lingkungan sosial.

“Isolasi diri itu salah satu ‘silent killer’ atau pembunuh diam-diam bagi kesehatan mental. Karena ketika kita sendirian, apalagi dalam posisi mental yang tidak baik-baik saja, hormon stres juga tetap keluar selama tidak ada kehadiran orang lain,” terangnya.

Menurut dia, kehadiran orang lain dan koneksi sosial yang positif sangat penting untuk membantu memperbaiki kondisi mental seseorang.

Menanggapi maraknya fenomena “self-diagnosis” di kalangan muda, Sabiqotul membedakan secara tegas antara “self-care” dan “self-diagnosis”.

“Perasaan sedih, semangatnya turun, itu manusiawi. Tapi untuk melabeli diri dengan istilah tertentu atau diagnosis, itu seharusnya ranah ahli,” ujarnya.

Ia juga mengkritisi fenomena romantisasi penyakit mental di media sosial yang membuat kondisi tersebut seolah menjadi hal yang indah atau istimewa.

Karena itu, Sabiqotul mengimbau agar siapa pun tidak menunggu hingga kondisi memburuk sebelum mencari bantuan profesional.

“Jangan tunggu sampai parah. Ketika sudah ada tanda-tanda seperti emosi tidak stabil, kognisi menurun, atau menarik diri dari sosial, tidak ada salahnya menemui psikolog atau psikiater,” kata dia. (bro)

Tags: mahasiswamentalpakar

Berita Terkait.

LPDB Dorong Koperasi Jadi Mesin Lapangan Kerja Anak Muda, Alternatif Ketergantungan Pinjol
Nasional

LPDB Dorong Koperasi Jadi Mesin Lapangan Kerja Anak Muda, Alternatif Ketergantungan Pinjol

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:50
BRIN Gelar IISE 2026, Pamerkan 200 Inovasi Unggulan dan Bidik Pasar Industri
Nasional

BRIN Gelar IISE 2026, Pamerkan 200 Inovasi Unggulan dan Bidik Pasar Industri

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:30
Raih Award Strategic Mining Investment, MIND ID Perkuat Hilirisasi dan Industrialisasi Nasional
Nasional

Raih Award Strategic Mining Investment, MIND ID Perkuat Hilirisasi dan Industrialisasi Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:15
Cuaca di Jakarta Hari Ini Didominasi Cerah dengan Suhu Udara Relatif Hangat
Nasional

Kementerian P2MI Luncurkan Layanan Telekonseling Gratis untuk Kesehatan Mental Pekerja Migran

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:05
LPDB Kembangkan Credit Scoring Digital Berbasis AI, Target Berlaku 2027
Nasional

Menko Polkam Ungkap Sosok Calon Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:05
LPDB Kembangkan Credit Scoring Digital Berbasis AI, Target Berlaku 2027
Nasional

LPDB Kembangkan Credit Scoring Digital Berbasis AI, Target Berlaku 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:29

OLAHRAGA

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang
Olahraga

Mandalika Mendunia, Pertamina Apresiasi Kolaborasi di Balik Sukses MotoGP 2026

Editor Dilianto
Senin, 12 Oktober 2026 - 20:51

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, bukan hanya...

SelengkapnyaDetails
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:40
Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

5 Emas Asian Games Jadi Alarm Evaluasi, Okto Dorong Pembenahan Sistem Olahraga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:30
Banjir Bandang Padang, Puan Desak Perlindungan Pengungsi hingga Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak

Andra Soni Lepas Atlet Disabilitas Banten ke Ajang Nasional: Kalian Inspirasi Kita Semua

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:55
Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:17

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1063 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    932 shares
    Share 373 Tweet 233
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Pengusaha Pilihan

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Elnusa Perkuat Produksi Migas, HWU EHR#10 Dukung Pembukaan Kembali Sumur Idle

    667 shares
    Share 267 Tweet 167
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.