• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Sinergi Nasional Dorong Indonesia Jadi Pemimpin Ekonomi Syariah Dunia

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 9 Oktober 2025 - 22:52
in Nasional
ekonomi

Ilustrasi ekonomi syariah. Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ekonomi dan keuangan syariah kian menjadi kekuatan baru Indonesia. Dalam State of the Global Islamic Economy Report, Indonesia kini menempati peringkat ketiga dunia, bersaing ketat dengan negara-negara besar dalam ekosistem halal global.

Sektor unggulan seperti modest fashion, pariwisata ramah muslim, serta farmasi dan kosmetik halal terus mengukuhkan posisi Indonesia. Namun, ruang besar masih terbuka di sektor halal food, keuangan syariah, dan media-rekreasi halal.

BacaJuga:

Transformasi Birokrasi Butuh Warisan Nilai, Menteri PANRB Soroti Peran Strategis Wredatama

Hadapi Geopolitik Global, Wamenko Polkam Dorong Politik Berkeadilan dan Berorientasi Kemaslahatan

Mendiktisaintek: Aparatur Harus Lahirkan Kebijakan yang Sejahterakan Rakyat

“Di sektor pakaian misalnya, demand atau kebutuhan akan pakaian muslim konsumsinya sebesar USD20 miliar atau sekitar Rp289 triliun,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan, Kamis (9/10/2025).

“Sedangkan industri makanan-minuman, termasuk produksi dan value chain-nya, nilainya mencapai USD109 miliar atau sekitar Rp1.000 triliun. Jika ini terus kita dorong syariah compliance, bukan tidak mungkin Indonesia segera melesat ke posisi nomor satu dunia,” lanjutnya.

Kinerja ekonomi syariah nasional pun menunjukkan tren positif. Pangsa usaha syariah terhadap PDB meningkat, jumlah produk bersertifikat halal melonjak, ekspor produk halal makin kompetitif, dan aset keuangan syariah sudah menembus Rp10 ribu triliun pada 2025.

Pemerintah menempatkan ekonomi syariah sebagai prioritas nasional dalam RPJPN 2025–2045. Fokusnya, memperkuat keuangan syariah, memaksimalkan dana sosial syariah untuk pengentasan kemiskinan, memperkuat industri halal dan UMKM, serta memperkuat regulasi dan kelembagaan.

Untuk memperkuat ekosistem keuangan syariah dan industri halal, Airlangga menyebut ada tiga strategi besar. Pertama, memperluas akses pembiayaan melalui inovasi seperti KUR Syariah dan Bullion Bank. Selama 2015–2025, KUR Syariah telah menyalurkan Rp75 triliun kepada 1,3 juta debitur. Sementara Bullion Bank yang diluncurkan Februari 2025 sudah mengelola 45 ton emas dan diintegrasikan dengan instrumen sosial seperti wakaf produktif.

“Potensi produksi emas nasional mencapai 110 ton per tahun. Jika disimpan pesantren, emas menjadi instrumen recession proof dan turbulent proof. Ini penting untuk ketahanan ekonomi syariah,” ujarnya.

Kedua, meningkatkan literasi keuangan syariah melalui Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI). Ketiga, mempercepat digitalisasi melalui integrasi sistem SIHALAL, yang sudah menerbitkan 5,9 juta sertifikat halal dari target 10 juta pada 2025, serta memperluas platform wakaf digital dan e-commerce halal yang menghubungkan produsen lokal ke pasar global.

“Dengan sinergi antara pembiayaan, literasi, dan transformasi digital, kita bisa membangun ekosistem ekonomi syariah yang kokoh, inklusif, dan berdaya saing tinggi,” tegas Airlangga.

Pemerintah juga mendorong inovasi baru seperti Pusat Informasi Terpadu Zakat, Infak, dan Sedekah, serta memperluas fitur Sukuk Bank Indonesia (SUK-BI) bagi investor nonbank dan nonresiden. Empat Kawasan Industri Halal (KIH) — di Jababeka, Serang, Bintan, dan Sidoarjo — serta Indonesia Islamic Financial Center (IIFC) siap mempercepat pertumbuhan ekonomi syariah nasional.

“Ekonomi syariah bukan hanya tentang halal dan haram, melainkan jalan menuju pembangunan yang berkeadilan, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan semangat optimistis namun waspada, mari kita bersinergi menjadikan ekonomi syariah sebagai motor penggerak menuju Visi Indonesia Emas 2045,” tambahnya. (her)

Tags: Ekonomi SyariahPemimpin Ekonomi Syariah DuniaSinergi Nasional

Berita Terkait.

rini
Nasional

Transformasi Birokrasi Butuh Warisan Nilai, Menteri PANRB Soroti Peran Strategis Wredatama

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:13
wamrnko
Nasional

Hadapi Geopolitik Global, Wamenko Polkam Dorong Politik Berkeadilan dan Berorientasi Kemaslahatan

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:03
brian
Nasional

Mendiktisaintek: Aparatur Harus Lahirkan Kebijakan yang Sejahterakan Rakyat

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:02
to
Nasional

Mendagri Tegaskan ASN Harus Mampu Beradaptasi dan Layani Masyarakat yang Beragam

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:32
tito
Nasional

IPDN Wisuda 1.404 Mahasiswa, Mendagri: Telah Lahir Ilmuwan di Bidang Pemerintahan

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:12
brin
Nasional

Kebutuhan Material Fluoresensi Terus Meningkat, BRIN Kembangkan GKDL Berbasis Biomassa

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:02

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1424 shares
    Share 570 Tweet 356
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2922 shares
    Share 1169 Tweet 731
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    726 shares
    Share 290 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.