• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Salah Langkah Bisa Fatal, Begini Cara Tepat Menolong Korban Henti Jantung

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 9 Oktober 2025 - 14:32
in Gaya Hidup
p3k-jantung

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Hasjim Hasbullah, Sp.JP, FIHA, AIFO-K, menunjukkan cara melakukan kompresi dada yang benar pada manekin dalam pelatihan BHD di Jakarta, Selasa (7/10/2025). Menurutnya, tindakan sederhana ini bisa menjadi pembeda antara hidup dan mati bagi korban henti jantung. Foto: Herry Rosadi/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Henti jantung bisa terjadi kapan saja, di mana saja, dan pada siapa saja. Namun, banyak orang masih salah langkah dalam memberikan pertolongan pertama. Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Hasjim Hasbullah, Sp.JP, FIHA, AIFO-K, menegaskan bahwa teknik yang paling benar untuk menolong seseorang yang mengalami henti jantung adalah memberikan Bantuan Hidup Dasar (BHD), bukan cara lain.

“Pertama-pertama adalah memberikan BHD, tidak ada yang lain,” tegas dr. Hasjim ditemui INDOPOSCO di Jakarta, Selasa (7/10/2025).

BacaJuga:

Oakwood Hotel & Apartments Taman Mini Jakarta Hadirkan Tipe Kamar Premier dan Studio Terbaru

Rayakan Hari Batik Nasional, Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Hadirkan Batik Week dan Promo Oktober

Teknologi MRI 3 Tesla Jadi Andalan Baru untuk Diagnosis Kasus Kompleks

Menurutnya, tujuan utama melakukan kompresi dada adalah meniru kerja jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh.

“Prinsipnya, tujuan kita melakukan kompresi itu apa? Kita meniru kerja jantung, yaitu memompa darah ke seluruh tubuh. Jadi dengan memukul tangan orang pingsan, apakah jantungnya akan memompa? Tidak. Tapi dengan kita mengompresi dadanya, kita seperti memompa jantungnya agar darah tetap bergerak, seperti sirkulasi ketika dia hidup,” jelasnya.

dr. Hasjim bahkan pernah menangani kasus resusitasi selama satu jam penuh yang akhirnya berhasil.

“Saya pernah RJP (Resusitasi Jantung Paru) selama satu jam, dan dia kembali sadar. Karena selama itu, darahnya tetap mengalir cukup untuk menjaga organ vitalnya,” ujarnya.

Ia juga meluruskan anggapan keliru yang sering terjadi di masyarakat, seperti mendudukkan orang yang pingsan atau memberi air saat belum sadar.

“Kalau orang henti jantung lalu langsung didudukkan, itu justru bisa makin kacau. Apalagi diberi minum. Kalau orang benar-benar henti jantung, dia tidak mungkin bisa menelan. Kalau kita paksa, airnya bisa masuk ke paru-paru,” tuturnya.

Lalu bagaimana langkah yang benar dilakukan oleh orang awam? dr. Hasjim menjelaskan, setiap orang bahkan dengan pendidikan dasar sekalipun bisa melakukan BHD.

“Cukup cek respon korban. Pukul bahunya cukup keras. Kalau tidak ada respon, segera minta tolong, lalu mulai lakukan kompresi dada,” imbuhnya.

“Kalau dia ternyata bukan henti jantung, biasanya dalam sekejap dia akan sadar. Nah, saat itu kita berhenti. Tapi kalau tidak ada respon, lanjutkan sampai bantuan medis datang,” lanjutnya.

Namun, setelah korban sadar, bukan berarti pertolongan selesai. dr. Hasjim menekankan pentingnya tetap membawa pasien ke rumah sakit untuk mencari tahu penyebabnya.

“Ketika seseorang sadar kembali, kita wajib membawanya ke rumah sakit. Kita harus tahu mengapa dia sampai tidak sadar, apakah karena kurang gula, kelelahan, atau heatstroke,” tambah dokter yang berpraktik di Siloam Hospitals Lippo Village, Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village, dan Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya itu.

Dalam kondisi darurat, setiap detik berarti. Maka, memahami dan mempraktikkan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bukan hanya keterampilan medis, tapi juga bisa menjadi perbedaan antara hidup dan mati. (her)

Tags: dr. Hasjim HasbullahHenti Jantungjantungkesehatan

Berita Terkait.

hotel
Gaya Hidup

Oakwood Hotel & Apartments Taman Mini Jakarta Hadirkan Tipe Kamar Premier dan Studio Terbaru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:05
batik
Gaya Hidup

Rayakan Hari Batik Nasional, Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Hadirkan Batik Week dan Promo Oktober

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:30
mri
Gaya Hidup

Teknologi MRI 3 Tesla Jadi Andalan Baru untuk Diagnosis Kasus Kompleks

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:42
diy
Gaya Hidup

2 Seniman Lokal Sabet Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:13
Dorong Fleksibilitas Produksi, Epson Perkenalkan Printer UV Flatbed SureColor V4000
Gaya Hidup

Dorong Fleksibilitas Produksi, Epson Perkenalkan Printer UV Flatbed SureColor V4000

Kamis, 8 Oktober 2026 - 04:44
shopee
Gaya Hidup

Momen 10.10, ShopeePay Siapkan Beragam Promo untuk Kebutuhan Sehari-hari

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:26

OLAHRAGA

Hadi-Tj
Olahraga

Hadi Tjahjanto Sebut Negara Eropa Jadi Pesaing Terberat Karateka Indonesia di Polandia

Editor Juni Armanto
Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:48

INDOPOSCO.ID - Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Hadi Tjahjanto menyebut negara-negara di Eropa sebagai pesaing terberat kontingen karate...

SelengkapnyaDetails
forki

Bekal Juara di Vietnam, Hadi Tjahjanto Optimistis Timnas Karate Bidik 6 Emas di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:09
PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07
bri

Jelang MotoGP Mandalika, BRI Latih 500 Volunteer Kelola Sampah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:19
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2715 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1041 shares
    Share 416 Tweet 260
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    981 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.