• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Daewoong Soroti Rendahnya Capaian Target LDL pada Pasien Diabetes di PIT PERKENI 2026

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 29 Juni 2026 - 08:49
in Gaya Hidup
Diskusi
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Daewoong Pharmaceutical Indonesia menyoroti masih rendahnya pencapaian target kadar kolesterol LDL (low-density lipoprotein/LDL-C) pada pasien diabetes tipe 2 yang berisiko tinggi mengalami penyakit kardiovaskular. Berdasarkan studi registry multisenter di Indonesia, hanya 4,9 persen pasien berisiko kardiovaskular tinggi dan sangat tinggi yang berhasil mencapai target LDL-C di bawah 55 mg/dL.

Temuan tersebut menjadi salah satu pembahasan utama dalam simposium ilmiah bertajuk Comprehensive Lipid Management in Patients with Type 2 Diabetes yang digelar Daewoong dalam rangkaian Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) 2026 di Hotel Aryaduta Bandung, Sabtu (27/6/2026).

BacaJuga:

Coffee Pairing Jadi Strategi Baru Pelaku F&B Ciptakan Transaksi Lebih Bernilai

Dorong Fleksibilitas Produksi, Epson Perkenalkan Printer UV Flatbed SureColor V4000

Momen 10.10, ShopeePay Siapkan Beragam Promo untuk Kebutuhan Sehari-hari

Konferensi yang berlangsung pada 26–28 Juni 2026 itu dihadiri sekitar 500 tenaga medis dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari dokter spesialis endokrinologi, dokter spesialis penyakit dalam, residen, hingga peneliti. Sejumlah pakar dari Indonesia dan Korea Selatan turut menjadi pembicara, di antaranya Presiden PERKENI Prof. Dr. dr. Em Yunir, SpPD-KEMD, Kepala Divisi Endokrinologi Universitas Padjadjaran/RSUP Dr. Hasan Sadikin Prof. Dr. dr. Hikmat Permana, SpPD-KEMD, Direktur Korean Diabetes Association Prof. Son Jang Won, serta Prof. Yong-ho Lee dari Yonsei University College of Medicine, Korea Selatan.

Pembahasan mengenai pengelolaan kolesterol pada pasien diabetes menjadi semakin penting seiring meningkatnya jumlah penyandang diabetes di Indonesia. Berdasarkan data International Diabetes Federation (IDF) 2024, sebanyak 20,4 juta orang dewasa di Indonesia hidup dengan diabetes. Dari jumlah tersebut, sekitar 15 juta orang diperkirakan belum terdiagnosis atau belum mengetahui dirinya mengidap penyakit tersebut. Angka itu diproyeksikan meningkat menjadi 28,6 juta penderita pada 2050, sehingga menempatkan Indonesia di jajaran lima negara dengan jumlah penyandang diabetes terbanyak di dunia.

Para ahli menegaskan diabetes tidak lagi dipandang hanya sebagai penyakit akibat tingginya kadar gula darah. Penyakit ini juga meningkatkan risiko berbagai komplikasi serius, seperti serangan jantung, stroke, kerusakan ginjal, obesitas, hingga kerusakan pembuluh darah yang dapat memicu gangguan penglihatan, kerusakan saraf, dan amputasi. Karena itu, keberhasilan terapi kini tidak hanya diukur dari pencapaian target gula darah (HbA1c), tetapi juga dari kemampuan mengendalikan risiko komplikasi jantung, ginjal, dan metabolik secara menyeluruh.

Dalam simposium tersebut, Daewoong membahas pentingnya pengelolaan kadar kolesterol LDL sebagai bagian dari tata laksana komprehensif pasien diabetes tipe 2 yang memiliki risiko tinggi terhadap penyakit kardiovaskular. Para peserta juga membahas strategi penurunan lipid bagi pasien yang belum mencapai target terapi dengan monoterapi.

FBSebagai salah satu opsi terapi, Daewoong memperkenalkan kombinasi ezetimibe dan rosuvastatin yang bekerja dengan menghambat sintesis kolesterol di hati sekaligus penyerapan kolesterol di usus. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu pasien mencapai target LDL-C lebih optimal sehingga risiko komplikasi kardiovaskular dapat ditekan.

Data World Heart Federation (WHF) mencatat penyakit kardiovaskular menyebabkan sekitar 765.660 kematian di Indonesia pada 2021. Sementara itu, studi yang dipublikasikan dalam Indonesian Journal of Cardiology pada 2025 menunjukkan hanya 4,9 persen pasien berisiko tinggi dan sangat tinggi yang mencapai target LDL-C di bawah 55 mg/dL, sedangkan 21,2 persen berhasil mencapai target di bawah 70 mg/dL.

Penelitian lain yang dipublikasikan dalam Current Internal Medicine Research and Practice Surabaya Journal pada 2025 menemukan dislipidemia dialami oleh 74 persen pasien diabetes tipe 2. Bahkan, pada pasien yang juga menderita penyakit jantung koroner, prevalensinya mencapai 85 persen.

Menanggapi kondisi tersebut, Head of Brand & Marketing PT Daewoong Pharmaceutical Indonesia, dr. Wicak Prasetiadi, mengatakan pengelolaan penyakit kardiovaskular pada pasien diabetes tidak hanya bergantung pada terapi, tetapi juga edukasi kepada pasien agar memahami target kolesterol LDL sesuai tingkat risikonya.

“Pada pasien diabetes dengan risiko kardiovaskular tinggi, kadar LDL 100 mg/dL belum tentu sudah cukup baik. Justru pada kelompok pasien berisiko tinggi, target LDL harus lebih rendah agar dapat membantu mencegah kematian maupun berbagai komplikasi kardiovaskular,” ujar Wicak.

Menurut dia, melalui partisipasi dalam PIT PERKENI 2026, Daewoong tidak hanya menghadirkan pilihan terapi untuk membantu pasien mencapai target LDL-C, tetapi juga ingin meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pengendalian risiko tidak cukup hanya melalui pengobatan.

“Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa pengelolaan diabetes dan risiko kardiovaskular juga membutuhkan pemeriksaan kesehatan secara berkala, perubahan gaya hidup, serta kepatuhan pasien menjalani terapi sesuai anjuran dokter. Dengan begitu, target pengobatan dapat tercapai dan risiko komplikasi dapat ditekan,” katanya.

Prof. Dr. dr. Sidartawan Soegondo, Sp.PD-KEMD, FINASIM, FACE, mengatakan pasien diabetes tipe 2 di Indonesia umumnya memiliki berbagai faktor risiko kardiovaskular sehingga penurunan kadar LDL-C menjadi salah satu prioritas terapi.

“Dalam praktik klinis di Indonesia, pasien diabetes tipe 2 sering kali memiliki berbagai faktor risiko kardiovaskular sehingga penurunan LDL-C menjadi salah satu prioritas terapi yang penting. Panduan internasional terbaru secara konsisten mendukung penurunan LDL-C yang lebih intensif, dimulai lebih dini, dan pencapaian target secara cepat. Semakin rendah kadar LDL-C dicapai sejak dini dan dipertahankan lebih lama, semakin besar potensi penurunan risiko penyakit kardiovaskular sepanjang hidup pasien,” ujar Sidartawan.

Sementara itu, Prof. Da Hea Seo dari Division of Endocrinology, Inha University Hospital, Korea Selatan, mengatakan pengelolaan dislipidemia pada pasien diabetes membutuhkan pendekatan yang komprehensif.

“Bagi pasien yang sulit mencapai target terapi dengan monoterapi, terapi kombinasi yang secara bersamaan menargetkan sintesis dan absorpsi kolesterol dapat menjadi salah satu pilihan terapi,” katanya.

CEO Daewoong Pharmaceutical, Seong-soo Park, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi terapi bagi pasien penyakit kronis di Indonesia melalui kolaborasi dengan komunitas medis.

“Selama 20 tahun terakhir, Daewoong telah membangun kepercayaan yang kuat dengan komunitas medis Indonesia dan tumbuh bersama sebagai mitra. Lebih dari sekadar menyediakan obat, kami akan terus menghadirkan solusi terapi yang dibutuhkan pasien penyakit kronis di Indonesia serta berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan kesehatan di Indonesia,” ujar Seong-soo Park.

Ia menambahkan, Daewoong akan terus mendorong penelitian bersama berbasis data klinis pasien Indonesia untuk menghasilkan bukti ilmiah yang relevan bagi populasi Asia. Perusahaan juga akan memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara tenaga medis Indonesia dan Korea Selatan guna mempererat kerja sama medis kedua negara sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.(ibs)

Tags: Daewoong Pharmaceutical IndonesiaDiabeteskesehatankolesterol LDLPIT PERKENI

Berita Terkait.

Bukan Cuma Makan Gratis, Menko PMK Buka Suara Soal PR Besar Sekolah di Bogor
Gaya Hidup

Coffee Pairing Jadi Strategi Baru Pelaku F&B Ciptakan Transaksi Lebih Bernilai

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:09
Dorong Fleksibilitas Produksi, Epson Perkenalkan Printer UV Flatbed SureColor V4000
Gaya Hidup

Dorong Fleksibilitas Produksi, Epson Perkenalkan Printer UV Flatbed SureColor V4000

Kamis, 8 Oktober 2026 - 04:44
shopee
Gaya Hidup

Momen 10.10, ShopeePay Siapkan Beragam Promo untuk Kebutuhan Sehari-hari

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:26
“Amazing 24: The Power of Comedy”, Pesta Komedi dan Kolaborasi Musik Spektakuler Meriahkan HUT ke-24 GTV
Gaya Hidup

“Amazing 24: The Power of Comedy”, Pesta Komedi dan Kolaborasi Musik Spektakuler Meriahkan HUT ke-24 GTV

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:44
Kabinet Makin Gemuk, Senator Tagih Bukti Efisiensi Prabowo
Gaya Hidup

Absolute Batman #23 Punya Cover Khusus Indonesia, Karya Yasmine Putri Diburu Kolektor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:33
mobil
Gaya Hidup

Sokong Mobil Balap Kencang GEN4 Formula E, Bridgestone Buat Ban dari Sekam Padi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:28

OLAHRAGA

Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid
Olahraga

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Editor Ali Rachman
Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23

INDOPOSCO.ID - Perjalanan menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 ternyata tidak dimulai saat mesin motor menderu di Pertamina Mandalika...

SelengkapnyaDetails
novendra

Novendra Priasmoro Berjaya, Percasi DKI Siapkan Skuad Terbaik untuk Kejurnas 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:13
PB FORKI

GGK Indonesia Diperkuat, PB FORKI Siapkan Program Bela Diri untuk Perempuan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:35
elkan

Elkan Baggott Usai Indonesia Juara: Kami adalah Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:07
timnas

Soal Bonus Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Kata Prabowo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2714 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.