• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Ditelusuri Polresta Bandara Soetta, Begini Cara Pelaku Sindikat TPPO Perdaya Calon Pekerja

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 9 Oktober 2025 - 17:05
in Megapolitan
soeta

Pertama dari kiri: Kepala BP3MI Banten Budi Novijanto, Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Rondald Sipayung, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika Perdhana, Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono, Kamis (9/10/2025). Foto: Feris Pakpahan/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Polresta Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) terus menelusuri jejak panjang praktik tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang menjerat banyak warga untuk diberangkatkan ke luar negeri secara ilegal.

Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan bahwa jaringan para pelaku bekerja dalam pola berkelompok, terstruktur, dan lintas daerah, membuat sindikat ini sulit dilacak.

BacaJuga:

Tolak Rencana Eksekusi 18 Juni, Koalisi Sipil Gelar Demonstrasi di PN Jakpus

Motif Asmara di Balik Penculikan Lansia di PIK, 2 Pelaku Ditangkap

Aston Kartika Grogol dan Pemkot Jakbar Gelar Pekan Raya Grogol 2026, Dorong Ekonomi Kreatif Lokal

Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta Kompol Yandri Mono mengungkapkan, jaringan tersebut terbagi dalam tiga klaster utama yang memiliki fungsi masing-masing. Struktur berlapis itu membuat operasi kejahatan berjalan rapi dan terencana.

“Pola jaringannya selalu berkelompok. Ada klaster perekrut, pengurus dokumen, dan pendana yang menyiapkan tempat bekerja,” katanya kepada INDOPOSCO, Kamis (9/10/2025).

Ia menjelaskan, klaster pertama berperan merekrut calon pekerja migran dari berbagai daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga DKI Jakarta.

Target utama mereka adalah warga berpenghasilan rendah yang tergiur janji pekerjaan mudah dan gaji besar di luar negeri.

“Mereka datang langsung ke daerah-daerah, membujuk warga dengan iming-iming pendapatan besar dan keberangkatan cepat,” ujarnya.

Selain itu, klaster kedua bertugas menyiapkan sekaligus memalsukan dokumen keberangkatan, mulai dari paspor, visa, hingga surat rekomendasi kerja.

Dengan memanfaatkan celah administratif, kelompok ini mampu meloloskan korban melalui jalur resmi bandara.

“Semua dokumen dibuat seolah sah agar korban bisa lolos pemeriksaan,” ujar Yandri.

Sementara klaster ketiga menjadi pengendali lapangan sekaligus penyandang dana.

Mereka menanggung seluruh biaya operasional, menyiapkan tiket, akomodasi, hingga penempatan kerja di luar negeri, dan memiliki koneksi dengan pengguna tenaga kerja di negara tujuan.

“Mereka yang mengatur pendanaan dan tempat bekerja. Semua sistematis,” jelasnya.

Menurut Yandri, pengungkapan jaringan TPPO biasanya berawal dari aksi pencegahan calon korban di bandara.

Calon pekerja yang terdeteksi hendak
berangkat tanpa prosedur resmi langsung diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Setiap pengungkapan dimulai dari korban yang kami cegah. Dari sana kami petakan siapa saja yang terlibat,” ucapnya.

Hasil pemeriksaan korban menjadi pintu bagi penyidik membongkar rantai pelaku lintas daerah.

Struktur jaringan disebut semi hierarkis setiap klaster tidak saling mengenal penuh namun terhubung lewat perantarasehingga sulit ditelusuri.

“Mereka beroperasi cerdas. Karena itu, pengungkapan otak pelaku butuh waktu dan kolaborasi antarinstansi,” tutur Yandri.

Sebelumnya, Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Pol Rondald Sipayung menegaskan telah memperkuat koordinasi dengan Kantor Imigrasi dan BP3MI Banten guna mempersempit ruang gerak para pelaku.

“Kami tidak hanya menindak pelaku, tapi memastikan setiap calon pekerja migran terlindungi dari kejahatan perdagangan orang. Pencegahan lebih penting daripada penindakan,” pungkasnya. (fer)

Tags: ilegalPolresta Bandara SoettaSindikat TPPO

Berita Terkait.

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Megapolitan

Tolak Rencana Eksekusi 18 Juni, Koalisi Sipil Gelar Demonstrasi di PN Jakpus

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:28
pik
Megapolitan

Motif Asmara di Balik Penculikan Lansia di PIK, 2 Pelaku Ditangkap

Senin, 15 Juni 2026 - 17:45
grogol
Megapolitan

Aston Kartika Grogol dan Pemkot Jakbar Gelar Pekan Raya Grogol 2026, Dorong Ekonomi Kreatif Lokal

Senin, 15 Juni 2026 - 17:07
padam
Megapolitan

Padam Sejam, Jakarta Berhasil Hemat Rp108 Juta dan Kurangi Emisi 60 Ton

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:40
ppk
Megapolitan

PPK Kemayoran Bidik Potensi Sport Tourism Baru di Jakarta Pusat

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:02
PRJ 2026 Jadi Panggung Panasonic Kenalkan Inovasi Premium untuk Hunian Modern
Megapolitan

PRJ 2026 Jadi Panggung Panasonic Kenalkan Inovasi Premium untuk Hunian Modern

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:15

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7047 shares
    Share 2819 Tweet 1762
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1767 shares
    Share 707 Tweet 442
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1037 shares
    Share 415 Tweet 259
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    990 shares
    Share 396 Tweet 248
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.