• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Kedaulatan Air dan Ekonomi, Peluang Baru bagi Jakarta

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 7 Oktober 2025 - 08:31
in Megapolitan
Ketua Relawan Kesehatan Indonesia, Agung Nugroho dalam lokakarya dengan tema “Menakar Masa Depan Air di Jakarta, Akankah Menjadi Air Mata?” di Jakarta, Senin (6/10/2025). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Ketua Relawan Kesehatan Indonesia, Agung Nugroho dalam lokakarya dengan tema “Menakar Masa Depan Air di Jakarta, Akankah Menjadi Air Mata?” di Jakarta, Senin (6/10/2025). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Relawan Kesehatan Indonesia, Agung Nugroho menekankan pentingnya pemahaman publik terkait perubahan status PAM JAYA dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) menjadi Perseroan Daerah (Perseroda).

Menurut Agung, perubahan ini sering disalahartikan sebagai bentuk privatisasi air, padahal tujuan utamanya adalah transformasi menuju pengelolaan yang lebih profesional dan efisien.

BacaJuga:

Pramono Bertolak ke New York, Penuhi Undangan Wali Kota Zohran Mamdani

Prakiraan Hari Ini, Cuaca di Jakarta Cerah Merata

Pramono Siapkan 3 Opsi Pembiayaan Proyek Lanjutan LRT Jakarta

“Air adalah anugerah Allah SWT yang paling mendasar bagi kehidupan. Selain kebutuhan biologis seperti minum dan memasak, air juga memiliki makna spiritual, sosial, dan ekonomi yang mendalam,” ujar Agung dalam lokakarya dengan tema “Menakar Masa Depan Air di Jakarta, Akankah Menjadi Air Mata?” yang diselenggarakan di Jakarta, Senin (6/10/2025).

Agung menjelaskan bahwa di tengah tantangan Jakarta sebagai kota metropolitan, mulai dari keterbatasan akses, pencemaran sumber air, hingga perubahan iklim, transformasi PAM JAYA bukan sekadar langkah administratif.

“Perubahan status PAM JAYA menjadi perseroda bukan hanya momentum strategis yang membawa peluang, tetapi juga tantangan baru. Transformasi ini penting untuk meningkatkan profesionalitas, efisiensi, dan kemandirian,” jelasnya.

Masyarakat selama ini khawatir perubahan ini akan menimbulkan kenaikan tarif air yang memberatkan warga miskin. Namun, Agung menegaskan, aturan yang ada memastikan hal itu tidak terjadi.

“PAM JAYA tidak bisa semena-mena menentukan tarif air. Semua keputusan harus melalui persetujuan Gubernur dan DPRD. MK dalam putusan nomor 85/PUU-11 tahun 2013 menegaskan, PAM boleh menjadi perseroda, tapi tidak boleh menjadi swasta penuh. Mayoritas saham tetap dikuasai Pemprov DKI,” tegasnya.

Lebih lanjut, Agung menyoroti peluang yang muncul dari transformasi ini. “Dengan status perseroda, PAM memiliki fleksibilitas lebih besar untuk mencari modal, memperluas jaringan distribusi, memperbaiki infrastruktur, dan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan air. Semua ini akan mempercepat pelayanan publik dan memperluas akses air bersih ke wilayah yang selama ini belum terlayani,” paparnya.

Selain aspek teknis dan bisnis, Agung menekankan pentingnya keseimbangan antara orientasi bisnis dan pelayanan sosial. “Hak masyarakat atas air harus tetap dijamin, terutama bagi kelompok rentan dan fasilitas publik. Prinsip good corporate governance, transparansi, dan akuntabilitas menjadi wajib,” ujarnya.

Transformasi PAM JAYA juga membuka peluang bagi Jakarta untuk menuju kedaulatan air sekaligus kedaulatan ekonomi. “Air yang dikelola secara berdaulat tidak hanya menjamin harga yang adil bagi warga, tetapi juga dapat menghasilkan pendapatan bagi daerah untuk membiayai program sosial dan kesehatan,” tambahnya.

Dengan langkah ini, Jakarta tidak hanya memperkuat pengelolaan air bersih, tetapi juga membuka jalan bagi kemandirian ekonomi daerah. (her)

Tags: airMuhammadiyah Jakartapam jaya

Berita Terkait.

Pramono Bertolak ke New York, Penuhi Undangan Wali Kota Zohran Mamdani
Megapolitan

Pramono Bertolak ke New York, Penuhi Undangan Wali Kota Zohran Mamdani

Jumat, 18 September 2026 - 08:27
Cerah
Megapolitan

Prakiraan Hari Ini, Cuaca di Jakarta Cerah Merata

Kamis, 17 September 2026 - 08:30
Pramono Siapkan 3 Opsi Pembiayaan Proyek Lanjutan LRT Jakarta
Megapolitan

Pramono Siapkan 3 Opsi Pembiayaan Proyek Lanjutan LRT Jakarta

Rabu, 16 September 2026 - 21:23
LRT Kelapa Gading–Manggarai Diresmikan Prabowo, Pramono Berlakukan Tarif Rp8
Megapolitan

LRT Kelapa Gading–Manggarai Diresmikan Prabowo, Pramono Berlakukan Tarif Rp8

Rabu, 16 September 2026 - 20:53
LRT Kelapa Gading–Manggarai Diresmikan, Pemprov DKI Bidik Konektivitas hingga JIS
Megapolitan

LRT Kelapa Gading–Manggarai Diresmikan, Pemprov DKI Bidik Konektivitas hingga JIS

Rabu, 16 September 2026 - 19:32
Pertamina NRE Bangun Model Ekonomi Sirkular melalui Decentralized Waste Management
Megapolitan

Pemprov Jakarta Berencana Sulap TPHP Cengkareng Jadi Destinasi Wisata Ikan Hias

Rabu, 16 September 2026 - 17:14

OLAHRAGA

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Banyak Perkara Besar Kita Ambil, tapi Akhirnya Digergaji
Olahraga

Sumaya Tembus Semifinal, Indonesia Berpeluang Ukir Sejarah di Teqball Asian Games

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 18 September 2026 - 18:41

INDOPOSCO.ID – Satu langkah penting telah dilewati Sumaya. Atlet teqball putri Indonesia itu memastikan tempat di semifinal nomor Women’s Single...

SelengkapnyaDetails
Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:28
bc

Bea Cukai Priok Dukung Kiprah Tim Reli Indonesia di Kancah Internasional

Kamis, 17 September 2026 - 18:08
Pemain-Persib

Persib Bekuk FC Seoul Lewat Laga Sulit, Tolic: Seperti Inilah Caranya

Kamis, 17 September 2026 - 08:20
Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Rabu, 16 September 2026 - 19:17

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5439 shares
    Share 2176 Tweet 1360
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1513 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1241 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1162 shares
    Share 465 Tweet 291
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.