• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Air Simbol Harmoni antara Manusia dan Alam

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 6 Oktober 2025 - 11:17
in Megapolitan
Ketua Panitia Lokakarya bertajuk "Menakar Masa Depan Air di Jakarta, Akankah Menjadi Air Mata?” KH. Lutfi Hakim yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jakarta bekerja sama dengan PAM JAYA di Jakarta, Senin (6/10/2025). Foto: Herry Rosadi/INDOPOSCO

Ketua Panitia Lokakarya bertajuk "Menakar Masa Depan Air di Jakarta, Akankah Menjadi Air Mata?” KH. Lutfi Hakim yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jakarta bekerja sama dengan PAM JAYA di Jakarta, Senin (6/10/2025). Foto: Herry Rosadi/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Air bukan sekadar unsur alam, melainkan sumber kehidupan yang menyatu dengan nilai-nilai spiritual, budaya, dan sosial manusia.

Hal itu disampaikan oleh KH. Lutfi Hakim, Ketua Panitia Lokakarya bertajuk “Menakar Masa Depan Air di Jakarta, Akankah Menjadi Air Mata?”, yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jakarta bekerja sama dengan PAM JAYA di Jakarta, Senin (6/10/2025).

BacaJuga:

Singgung Isu Kesehatan Mental Pelajar, JPPI Desak Pemprov DKI Benahi Sistem Perlindungan Anak di Sekolah

Pemprov Jakarta Tunggu Restu Pemerintah Pusat terkait Penerbitan Obligasi

Sediakan Payung, Hujan Berpotensi Mengguyur Wilayah Jakarta Merata Hari Ini

Dalam sambutannya, Lutfi menekankan bahwa air memiliki peran yang luar biasa dalam kehidupan manusia. “Air adalah sumber kehidupan itu sendiri. Dan itu diakui sejak peradaban manusia dimulai,” ujarnya.

Ia menjelaskan, air tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar seperti minum, memasak, dan kebersihan, tetapi juga memiliki makna simbolis yang mendalam dalam berbagai tradisi agama dan budaya di seluruh dunia.

“Pemahaman tentang air melampaui dimensi materialnya sebagai substansi fisik. Ia juga mencakup aspek keagamaan, filosofi, dan adat istiadat yang hidup di masyarakat,” jelasnya.

Dalam perspektif agama, air seringkali dipandang sebagai elemen yang suci dan menyucikan. “Dalam Islam misalnya, air digunakan untuk wudu dan mandi besar sebagai syarat kesucian sebelum ibadah. Bahkan dalam kitab fikih, dari yang tipis sampai yang tebal, bab pertama selalu tentang air,” tutur pria yang juga Ketua Bidang Seni Budaya MUI Provinsi Jakarta itu.

Sementara dalam perspektif budaya, air menjadi lambang kehidupan, kesuburan, dan keberkahan. Lutfi mencontohkan berbagai tradisi yang menjadikan air sebagai simbol harmoni antara manusia dan alam.

“Masyarakat Jawa punya tradisi siraman, di Bali ada upacara melukat dengan air suci, dan di masyarakat adat seperti suku Dayak atau Maori, air bahkan dipandang sebagai entitas hidup yang memiliki jiwa,” ungkapnya.

Tak terkecuali budaya Betawi yang sangat dekat dengan simbol-simbol air. “Dalam budaya Betawi, air memiliki makna mendalam sebagai simbol kehidupan dan kesegaran. Dulu ada kendi dan kentong, lalu dalam pernikahan ada roti buaya, semua itu tak jauh-jauh dari air,” katanya sambil tersenyum.

Namun, di balik makna spiritual dan budaya yang begitu dalam, air kini menghadapi tantangan serius di tengah kehidupan modern. Salah satunya adalah persoalan privatisasi air.

“Kehadiran aturan baru seharusnya memastikan bahwa transformasi korporasi tidak menggeser orientasi sosial PAM Jaya. Justru layanan kepada kelompok rentan dan fasilitas publik harus tetap dilindungi secara hukum,” tegasnya.

Menurutnya, prinsip tata kelola perusahaan yang baik—transparansi, akuntabilitas, dan orientasi pada pelayanan publik—harus berjalan beriringan dengan penguatan bisnis.

“Transformasi PAM Jaya menjadi perseroda harus dibaca sebagai momentum untuk memperkuat dua hal sekaligus: profesionalitas bisnis dan tanggung jawab sosial,” tuturnya.

Lutfi juga menyoroti kondisi air di Jakarta yang ironis. “PAM Jaya ini bisa menjadi perusahaan air minum, tapi bisa juga menjadi perusahaan air mata. Sayangnya, sekarang baru sampai pada perusahaan air mandi, karena airnya belum bisa diminum,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa lokakarya ini diselenggarakan sebagai wadah mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk melahirkan gagasan dan solusi konkret bagi tata kelola air di Jakarta. “Lokakarya ini diharapkan menjadi ruang lahirnya ide, pemikiran, dan rekomendasi yang bisa dijadikan pertimbangan bagi Pemerintah Provinsi Jakarta dalam mengambil kebijakan terkait air,” tutup pria yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Betawi Rempug (FBR) itu.

Dengan demikian, lokakarya ini bukan hanya membicarakan air dalam konteks infrastruktur dan bisnis, tetapi juga sebagai refleksi tentang makna hidup, kebersamaan, dan masa depan Jakarta.

Sebab pada akhirnya, sebagaimana dikatakan oleh KH. Lutfi Hakim, “Air bisa menjadi sumber kehidupan — tapi jika tak dijaga, ia juga bisa berubah menjadi air mata.” (her)

Tags: airkh lutfi hakimMUI Jakartapam jaya

Berita Terkait.

bk'
Megapolitan

Singgung Isu Kesehatan Mental Pelajar, JPPI Desak Pemprov DKI Benahi Sistem Perlindungan Anak di Sekolah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:39
pram
Megapolitan

Pemprov Jakarta Tunggu Restu Pemerintah Pusat terkait Penerbitan Obligasi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:09
hujan
Megapolitan

Sediakan Payung, Hujan Berpotensi Mengguyur Wilayah Jakarta Merata Hari Ini

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:30
pramono
Megapolitan

Pramono Bungkam Soal Pelajar Meninggal Dunia Diduga Bunuh Diri di Jaktim

Rabu, 30 September 2026 - 19:09
Polisi Bongkar Clandestine Lab Etomidate di PIK 2, WNA China Ditangkap
Megapolitan

Polisi Bongkar Clandestine Lab Etomidate di PIK 2, WNA China Ditangkap

Rabu, 30 September 2026 - 13:25
Kasus Bayi Diduga Dikubur di Semarang, DPR: Tragedi Ini Alarm Pentingnya Pembinaan Remaja 
Megapolitan

Siswa SMP Meninggal Akhiri Hidup di Pulogadung, Polisi Temukan Surat Wasiat

Rabu, 30 September 2026 - 12:02

OLAHRAGA

made
Olahraga

Dahsyat! Desak Made Sumbang Emas Keempat Indonesia Sekaligus Pecahkan Rekor Asian Games 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:10

​INDOPOSCO.ID – Srikandi panjat tebing Tanah Air, Desak Made Rita Kusuma Dewi, sukses mengukir prestasi spektakuler di panggung Asian Games...

SelengkapnyaDetails
gp

BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026, Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Lokal

Rabu, 30 September 2026 - 21:11
Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Rabu, 30 September 2026 - 08:30
Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Rabu, 30 September 2026 - 07:53
Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Selasa, 29 September 2026 - 15:30

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3891 shares
    Share 1556 Tweet 973
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3917 shares
    Share 1567 Tweet 979
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1129 shares
    Share 452 Tweet 282
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.