• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Polisi Sudah Periksa 19 Saksi dalam Kasus Dugaan Keracunan MBG di Garut

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 24 September 2025 - 04:40
in Nusantara
garut

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut AKP Joko Prihatin. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepolisian Resor Garut masih mengumpulkan keterangan saksi yang sudah berjumlah 19 orang dalam penyelidikan kasus dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang melanda ratusan siswa di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

“Jumlah saksi yang telah kami periksa kaitan dengan dugaan keracunan sebanyak 19 orang saksi,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut AKP Joko Prihatin seperti dilansir Antara, Selasa (22/9/2025).

BacaJuga:

Tambang Ilegal Tak Sekadar Kriminal, Ini Perspektif Berbeda Eks Kapolda Papua

Baleg DPR Kebut Revisi UUPA Rampung Tahun Ini, Pastikan Otsus Aceh Tetap Berlanjut

Farida Ajak Warga Gayo Lues Aceh Bersatu Memajukan Kopdes Merah Putih

Ia menuturkan kepolisian saat ini terus melakukan pendalaman terkait kejadian ratusan siswa yang mengalami sakit gejala keracunan makanan yang diduga setelah menyantap menu MBG di Kecamatan Kadungora, sehingga harus mendapatkan penanganan medis.

Langkah yang dilakukan kepolisian, kata dia, selain melakukan uji laboratorium sampel makanan yang disajikan dalam program MBG, juga memeriksa saksi dari kalangan pihak sekolah, satpam, pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dan pihak terkait lainnya.

“Ke depan bisa saja masih ada saksi yang akan kita periksa, jadi masih dinamis,” katanya.

Ia menegaskan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi akan terus dilakukan sambil menunggu hasil uji laboratorium sampel makanan yang dikonsumsi siswa korban keracunan, sekaligus akan meminta keterangan terhadap petugas laboratorium dan juga Dinas Kesehatan Garut.

“Kami pasti akan meminta hasilnya untuk melakukan langkah selanjutnya,” katanya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Yodi Sirodjudin menyatakan, saat ini belum menerima hasil uji laboratorium sampel makanan program MBG tersebut.

“Hingga saat ini hasilnya belum kami terima,” katanya.

Sebelumnya Dinkes Garut mendeteksi jumlah korban yang mengalami gejala keracunan sebanyak 657 orang, 19 orang di antaranya dirawat dan saat ini semuanya sudah sehat.

Kejadian itu berawal dari sejumlah siswa yang mengeluhkan sakit seperti pusing, mual, dan muntah-muntah setelah menyantap makanan yang disajikan di sekolahnya yakni MA Maarif Cilageni, SMA Siti Aisyah, dan SMP Siti Aisyah, kemudian SDN 2 Mandalasari di Kecamatan Kadungora pada Selasa (16/9).

Kondisi siswa tersebut semakin parah, kemudian dilakukan pemeriksaan kesehatan, Rabu (18/9) sampai akhirnya mulai bermunculan siswa dengan mengeluhkan sakit yang sama ke puskesmas.(wib)

Tags: GarutKeracunan MBGmbgpolisi

Berita Terkait.

Evakuasi
Nusantara

Tambang Ilegal Tak Sekadar Kriminal, Ini Perspektif Berbeda Eks Kapolda Papua

Sabtu, 18 April 2026 - 03:30
Ahmad-Doli-Kurnia
Nusantara

Baleg DPR Kebut Revisi UUPA Rampung Tahun Ini, Pastikan Otsus Aceh Tetap Berlanjut

Jumat, 17 April 2026 - 22:25
Wamenkop
Nusantara

Farida Ajak Warga Gayo Lues Aceh Bersatu Memajukan Kopdes Merah Putih

Jumat, 17 April 2026 - 19:22
PB-PORDI
Nusantara

Domino Naik Kelas! Turnamen Nasional di Surabaya PORDI dan HGI Siapkan Hadiah Rp200 Juta

Jumat, 17 April 2026 - 16:19
UMKM Azaki Food Tembus 12 Negara, Produk Tempe Olahan RI Makin Mendunia
Nusantara

Bea Cukai Lhokseumawe Dukung Industri Tembakau Aceh, Produk SPT Lokal Resmi Dilepas ke Pasar

Jumat, 17 April 2026 - 15:31
UMKM Azaki Food Tembus 12 Negara, Produk Tempe Olahan RI Makin Mendunia
Nusantara

Sinergi Bea Cukai dan Polri Gagalkan 21,9 Kg Sabu di Bengkalis, Nilai Capai Rp32,8 Miliar

Jumat, 17 April 2026 - 14:31

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.