• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kasus Keracunan MBG Bayangi Cita-Cita Generasi Emas Indonesia

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 23 September 2025 - 11:17
in Nasional
1000295204

Presiden Prabowo Subianto saat meninjau langsung pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di sekolah, Senin (10/2/2025). Foto: Dok Biro Pers Kepresidenan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Maraknya kasus keracunan akibat menu makanan program makan bergizi gratis (MBG) di sejumlah sekolah wilayah Indonesia, dikhawatirkan mengancam masa depan generasi emas atau istilah itu dikaitkan dengan Indonesia Emas 2045.

Hal itu merupakan visi besar Indonesia mencapai usia 100 tahun kemerdekaan, dengan masyarakat maju dan berkarakter kuat. Serta memiliki sumber daya manusia unggul, inovatif, dan berdaya saing tinggi.

BacaJuga:

Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Menangkap Pergeseran Dunia

Menkomdigi Soroti Ilusi Algoritma: Linimasa Bukan Gambaran Utuh Kenyataan

Ketua Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Jakarta Narila Mutia Nasir mengatakan, program makan bergizi gratis yang didera kasus keracunan makanan tentu mencemaskan nasib generasi emas Indonesia.

“Ya, kalau dibiarkan terjadi berulang kali dan tidak ada upaya konkret untuk menjadikannya zero case, bisa mengkhawatirkan impian generasi emas tidak tercapai,” kata Narila kepada INDOPOSCO melalui gawai, Jakarta, Selasa (23/9/2025).

Bahkan munculnya kasus keracunan akibat program MBG itu bisa menggelisahkan masyarakat. Terutama yang menjadi penerima manfaat. Sehingga pelaksanaan program tersebut tidak berjalan optimal.

“Bagaimana kalau trust terhadap MBG turun?Jika sampai program berjalan tapi masyarakat menolak mengkonsumsinya, bisa terbuang percuma, sementara uang negara tidak sedikit yang dialokasikan untuk program ini,” ucap Narila.

Ia mengakui, salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto itu baik. Namun, harus dibarengi dengan monitor dan evaluasi pelaksanaannya yang ketat.

“Tujuan MBG baik, maka memastika memang semua berjalan baik mulai dari proses, kualitas makanan yang diberikan harus sehat bergizi agar outcome yang diinginkan tercapai,” ujar Narila.

Maka itu, pemerintah harus serius melakukan evaluasi program makan bergizi gratis di setiap sekolah menyusul banyaknya kasus keracunan dialami peserta didik. “Nah ini yang perlu diperbaiki dengan sangat serius. Karena kualitas itu juga yang nantinya menentukan generasi emas atau tidak,” imbuh Dosen Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

Kasus keracunan makanan program MBG kembali terjadi di sejumlah wilayah Indonesia baru-baru ini. Seperti dialami sejumlah siswa SD dan PAUD mengalami gejala keracunan di Kabupaten Tasikmalaya dan siswa Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah. (dan)

Tags: Generasi Emas Indonesiakasuskeracunanmbg

Berita Terkait.

Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket
Nasional

Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:05
Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus
Nasional

Menangkap Pergeseran Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:06
Meutya Hafid
Nasional

Menkomdigi Soroti Ilusi Algoritma: Linimasa Bukan Gambaran Utuh Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:04
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:47
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

Kemendag Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir Muda, Campuspreneur Dibuka di IPB

Minggu, 14 Juni 2026 - 01:21
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:21

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    4402 shares
    Share 1761 Tweet 1101
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1370 shares
    Share 548 Tweet 343
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1530 shares
    Share 612 Tweet 383
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.