• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Mengapa Kita Mudah Terserang Pilek, Sementara Orang Lain Tetap Sehat?

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 21 September 2025 - 16:25
in Gaya Hidup
IMG-20250921-WA0010

Ilustrasi seseorang terserang pilek. Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Hidung meler, tenggorokan terasa gatal, dan bersin tiada henti. Hampir semua orang pernah mengalaminya. Ya, pilek memang terdengar sepele, tapi selalu berhasil membuat aktivitas sehari-hari terganggu. Yang menarik, ada orang yang tampaknya “kebal” meski berada di lingkungan yang sama. Lalu, apa rahasianya?

Menurut laporan WebMD, pilek adalah penyakit yang disebabkan oleh virus. Lebih dari 200 jenis virus bisa memicunya, dengan rhinovirus sebagai penyebab paling umum, setidaknya bertanggung jawab pada 50% kasus. Selain itu, coronavirus, respiratory syncytial virus (RSV), influenza, hingga parainfluenza juga turut menyumbang daftar biang keladi dari pilek itu sendiri.

BacaJuga:

Drama Romantis Baru Gandeng Lee Jung Shin CNBLUE sebagai Pemeran

Gunil Keluar, Xdinary Heroes Langsung Batalkan Sejumlah Jadwal

Semarak Kemerdekaan, Swiss-Belhotel Pondok Indah Luncurkan “Podjok Ningrat”

Dokter spesialis penyakit dalam di Amerika Serikat (AS), Sanjay Ponkshe, MD, menjelaskan cara penularan pilek yang sering tidak disadari.

“Anda bisa tertular dari orang lain yang sedang terinfeksi virus. Penularan terjadi melalui kontak langsung dengan penderita pilek, atau dengan menyentuh permukaan yang terkontaminasi kuman mereka — seperti keyboard, gagang pintu, atau sendok — lalu menyentuh hidung atau mulut. Anda juga bisa tertular dari percikan droplet di udara yang dikeluarkan saat orang batuk atau bersin,” ungkap Sanjay dikutip dari WebMD Minggu (21/9/2025).

Begitu virus masuk, tubuh pun bereaksi. Sanjay menuturkan, pilek berawal ketika virus menempel di lapisan hidung atau tenggorokan. Sistem kekebalan tubuh segera mengirim sel darah putih untuk melawan. Namun, jika tubuh belum pernah berhadapan dengan strain virus itu sebelumnya, perlawanan awal biasanya gagal. Akibatnya, hidung dan tenggorokan meradang, produksi lendir meningkat, dan tubuh terasa lelah.

Ada pula mitos yang sering dipercaya banyak orang, yakni cuaca dingin dan kehujanan menyebabkan pilek. Padahal, menurut Sanjay, itu tidak sepenuhnya benar.

“Satu mitos yang perlu dibantah, yakni kedinginan atau basah tidak membuat Anda sakit. Namun, ada faktor yang bisa membuat Anda lebih rentan terserang pilek, misalnya kelelahan ekstrem, stres emosional, atau alergi yang menimbulkan gejala di hidung dan tenggorokan,” jelasnya.

Gejala pilek sendiri umumnya ringan. Mulai dari tenggorokan gatal, bersin, hidung tersumbat, hingga mata berair. Jika keluhan berkembang menjadi demam tinggi atau nyeri otot, biasanya itu pertanda flu, bukan pilek.

Menariknya, anak-anak jauh lebih sering mengalaminya dibanding orang dewasa. “Anak-anak bisa terkena pilek 5–7 kali per tahun. Alasannya, mereka sering berada di sekolah atau pusat penitipan anak, tempat kontak dekat dengan banyak anak lain terjadi hampir sepanjang hari,” imbuhnya.

“Selain itu, anak-anak biasanya belum terbiasa menjaga etika batuk/bersin, mencuci tangan sesering mungkin, atau menahan diri untuk tidak menyentuh wajah,” lanjutnya.

Kebiasaan sehari-hari memang sangat menentukan. Apalagi saat musim hujan atau perubahan cuaca, risiko tertular makin besar karena orang cenderung lebih sering berada di dalam ruangan dengan sirkulasi udara minim.

“Perubahan kelembapan antar-musim juga memengaruhi seberapa sering orang sakit. Virus penyebab pilek bertahan lebih lama di luar tubuh pada kondisi tertentu. Cuaca dingin juga bisa membuat lapisan dalam hidung lebih kering dan rentan terinfeksi virus,” terang Sanjay.

Kabar baiknya, sebagian besar pilek akan sembuh dalam 7–10 hari. Namun, jangan abaikan jika gejala berlanjut lebih lama. “Kadang, pilek bisa berkembang menjadi infeksi bakteri di paru-paru, sinus, atau telinga. Jika itu terjadi, dokter mungkin akan meresepkan antibiotic, obat yang efektif melawan bakteri, tapi tidak untuk virus,” tambahnya mengingatkan.

Pada akhirnya, menjaga daya tahan tubuh tetap prima adalah kunci agar tidak mudah tumbang. Mencuci tangan, istirahat cukup, dan mengelola stres terbukti lebih ampuh daripada sekadar menyalahkan cuaca. Sebab, bukan dinginnya udara yang membuat Anda sakit, melainkan bagaimana tubuh Anda siap melawan serangan virus yang datang tanpa diundang. (her)

Tags: Hidung melerPilekTenggorokan

Berita Terkait.

Drama Romantis Baru Gandeng Lee Jung Shin CNBLUE sebagai Pemeran
Gaya Hidup

Drama Romantis Baru Gandeng Lee Jung Shin CNBLUE sebagai Pemeran

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:39
Gunil Keluar, Xdinary Heroes Langsung Batalkan Sejumlah Jadwal
Gaya Hidup

Gunil Keluar, Xdinary Heroes Langsung Batalkan Sejumlah Jadwal

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26
swissbell
Gaya Hidup

Semarak Kemerdekaan, Swiss-Belhotel Pondok Indah Luncurkan “Podjok Ningrat”

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:06
Festival-Kuliner
Gaya Hidup

Surga Kuliner Nusantara! Festival ‘Kampung Legendaris’ Mal Ciputra Jakarta Boyong Santapan Lintas Generasi Tanpa Perlu Keluar Kota

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:13
grandhika
Gaya Hidup

Semarak HUT ke-81 RI, Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Hadirkan “Spirit of Independence”

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:02
V23
Gaya Hidup

Antusiasme Konsumen Menguat, iCAR Catat Lebih dari 1.000 SPK di GIIAS 2026

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:08

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3773 shares
    Share 1509 Tweet 943
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Makin Banyak Pengguna, Komunitas Geely Perkuat Kebersamaan di GIIAS 2026

    789 shares
    Share 316 Tweet 197
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.