• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Transformasi PAM Jaya Jadi Penentu Ketahanan Air Jakarta ke Depan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 20 September 2025 - 15:27
in Megapolitan
pam

Dirut PAM JAYA Arief Nasrudin (kanan) Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco (tengah) Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Prof Firdaus Ali dalam forum Balkoters Talk bertajuk di Pressroom Balaikota, Jakarta Pusat. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, menegaskan pihaknya mengejar target layanan air perpipaan 100 persen bagi warga Jakarta pada 2029.

Menurutnya, sejak pengambilalihan dari swasta pada Februari 2023, PAM Jaya telah menambah 124 ribu sambungan rumah tangga.

BacaJuga:

Membaca Pesan Besar dari Sambutan Milad Perak Forum Betawi Rempug

Amankan Zikir Kebangsaan, Polda Metro Kerahkan 7.643 Personel Aparat Gabungan

Minta Pagar Besi Mal Dilepas, Pramono: Jangan Khawatir Berlebihan

“Target besar berikutnya, membangun 7.000 kilometer pipa hingga 2029,” katanya Sabtu (20/9/2025).

“Pekerjaan itu menimbulkan kepadatan arus lalu lintas karena pipa harus ditanam di badan jalan,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, tantangan lain adalah ketersediaan air baku, lanjutnya Jakarta masih bergantung 85 persen pasokan dari luar wilayah, terutama Waduk Jatiluhur.

Namun Bendungan Karian yang dijanjikan Kementerian PUPR hingga kini belum berkontribusi.

“Pesan Pak Gubernur jelas, jangan bergantung pada satu sumber. Kami cari alternatif, bahkan sampai ke Banten,” ujar Arief.

Ia menuturkan, masalah besar lain yakni jaringan pipa tua. Sebanyak 70 persen pipa berusia 25–40 tahun, sebagian besar bukan food grade, rawan bocor, dan menyebabkan kerugian Rp1 triliun per tahun akibat non-revenue water (NRW).

“Untuk menutup celah itu, PAM Jaya menyiapkan empat instalasi pengolahan air baru di Semanan, Muara Karang, Condet, dan Kanal Banjir Barat 2, serta meluncurkan teknologi water purifier agar air tetap layak konsumsi,” tuturnya.

Selain itu, kata Arief, pihaknya mendorong transformasi digital melalui super apps, penerapan smart water meter pada 49 ribu pelanggan, hingga mobil laboratorium mikrobiologi untuk menguji kualitas air di lapangan.

“Air perpipaan kami hanya Rp1 per liter, jauh lebih murah dari air kemasan. Kami ingin masyarakat beralih. Target 2029 harus tercapai,” ucapnya.

Sementara itu, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Prof Firdaus Ali, menegaskan tata kelola air bersih Jakarta sudah mendesak untuk ditransformasi.

“Air adalah sumber kehidupan. Ironisnya, Jakarta dengan 13 sungai dan 76 anak sungai, tak satu pun yang layak jadi air baku. Semua tercemar limbah,” ucap Firdaus.

Ia menyoroti cakupan layanan air perpipaan Jakarta yang masih di bawah 50 persen, dengan tingkat kehilangan air (NRW) mencapai 45–47 persen, salah satu yang terburuk di dunia.

“Kalau ada gangguan di Kali Malang, suplai 81 persen air Jakarta berhenti total. Itu jelas berbahaya,” tegasnya.

Firdaus menambahkan, transformasi PAM Jaya menjadi Perseroda bukan bentuk privatisasi, melainkan langkah memperkuat transparansi dan membangun kepercayaan publik.

Lebih jauh, Firdaus mengingatkan bahaya nyata jika Jakarta tidak bergerak cepat.

“Penurunan tanah, ekstraksi air tanah, dan ancaman rob bisa membuat garis pantai 2050 sudah bergeser ke Harmoni. Solusinya percepat layanan air perpipaan, tekan kebocoran, dan perkuat pertahanan pesisir,” pungkasnya. (fer)

Tags: airdki jakartapam jaya

Berita Terkait.

Usni-Hasanudin
Megapolitan

Membaca Pesan Besar dari Sambutan Milad Perak Forum Betawi Rempug

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:13
Apel
Megapolitan

Amankan Zikir Kebangsaan, Polda Metro Kerahkan 7.643 Personel Aparat Gabungan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:31
pram
Megapolitan

Minta Pagar Besi Mal Dilepas, Pramono: Jangan Khawatir Berlebihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:13
pullman
Megapolitan

Hotel Pullman Central Park Kebakaran, 14 Mobil Damkar Dikerahkan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:58
Berawan
Megapolitan

Akhir Pekan Ini Cuaca di Jakarta Cenderung Cerah Berawan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:13
pram
Megapolitan

Pramono Ajak Legislatif Bergerak Bersama, Jakarta Siapkan Lompatan Menuju Kota Global

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:09

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2072 shares
    Share 829 Tweet 518
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2042 shares
    Share 817 Tweet 511
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1039 shares
    Share 416 Tweet 260
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3154 shares
    Share 1262 Tweet 789
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    820 shares
    Share 328 Tweet 205
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.