• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Jangan Sepelekan Mata Merah, JEC Ingatkan Risiko Uveitis dan Gangguan Retina yang Bisa Picu Kebutaan

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 18 September 2025 - 09:19
in Gaya Hidup
jec

JEC Eye Hospitals and Clinics bertepatan dengan peringatan World Retina Day 2025 dan menjelang Inflammatory Eye Disease Awareness Week mengingatkan jangan menganggap sepele mata merah. Foto: Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Mata merah sering dianggap masalah sepele akibat kelelahan atau iritasi ringan. Padahal, gejala ini bisa menjadi tanda penyakit serius seperti uveitis (peradangan mata) maupun gangguan retina. Jika terlambat ditangani, kondisi tersebut berpotensi berujung pada kebutaan permanen.

Peringatan ini disampaikan oleh JEC Eye Hospitals and Clinics bertepatan dengan peringatan World Retina Day 2025 dan menjelang Inflammatory Eye Disease Awareness Week yang akan digelar pada Oktober mendatang.

BacaJuga:

Byun Yo Han Banjir Pujian Usai Beri Dukungan Manis untuk Tiffany Young di Musikal Yumi Cells

Poster Perdana ‘Flex X Cop 2’ Dirilis, Ahn Bo Hyun Tampil Lebih Dewasa dan Penuh Percaya Diri

Ryu Jun Yeol Dikabarkan Hengkang dari UAA, Agensi Buka Suara

🔎 Uveitis: Penyakit Tersembunyi yang Berbahaya

Uveitis adalah peradangan pada lapisan tengah mata (uvea) yang dapat menyerang siapa saja, terutama usia produktif (20–60 tahun). Menurut data, uveitis menyumbang hingga 25 persen angka kebutaan di negara berkembang.

Di Indonesia, penyebab utamanya berasal dari penyakit infeksi sistemik (seperti tuberkulosis dan toksoplasma) serta autoimun. Namun, yang lebih mengkhawatirkan, studi menunjukkan 48–70 persen kasus uveitis tergolong idiopatik, alias tanpa penyebab pasti.

Menurut Dr. Eka Octaviani Budiningtyas, SpM, Dokter Subspesialis Ocular Infection and Immunology JEC, banyak pasien datang dalam kondisi terlambat karena minim pengetahuan mengenai gejalanya.

“Uveitis bukan peradangan mata biasa. Gejalanya sering samar, dan jika tidak segera ditangani, bisa berkembang menjadi katarak, glaukoma, hingga kebutaan permanen,” jelasnya.

Adapun gejala uveitis yang harus diwaspadai, antara lain:
• Mata merah yang bisa disertai nyeri
• Penglihatan kabur atau berbayang
• Muncul floaters (bintik melayang di pandangan)
• Sensitif terhadap cahaya (photophobia)

Karena mirip dengan konjungtivitis (mata merah karena infeksi ringan), banyak orang cenderung mengabaikan tanda-tanda ini.

⚠️ Gangguan Retina, Penyebab Utama Kebutaan di Dunia

Selain uveitis, gangguan retina juga menjadi ancaman besar bagi kesehatan mata. Data WHO menunjukkan:
• 196 juta orang menderita degenerasi makula
• 146 juta orang mengalami retinopati diabetik
• Di Indonesia, prevalensi retinopati diabetik mencapai 43,1%

Retina berperan penting sebagai penghubung cahaya ke otak. Gangguan sekecil apa pun dapat mengganggu fungsi penglihatan total.

🏥 JEC Retina Center: Layanan Siaga 24 Jam

Sebagai pelopor layanan kesehatan mata, RS Mata JEC @ Menteng menghadirkan JEC Retina Center yang beroperasi 24 jam untuk menangani kedaruratan retina.

Didukung 15 teknologi diagnostik canggih seperti Optical Coherence Tomography (OCT), Fundus Fluorescein Angiography (FFA), Indocyanine Green (ICG), Microperimetri, hingga USG mata, JEC Retina Center telah menangani lebih dari 12 ribu pasien retina dan infeksi mata dalam tiga tahun terakhir.

“Sebagai pusat rujukan retina nasional, JEC @ Menteng berkomitmen memberikan layanan retina dengan standar internasional. Kami menggabungkan keahlian dokter subspesialis dengan teknologi mutakhir demi menyelamatkan penglihatan pasien,” tegas Dr. Referano Agustiawan, SpM(K), Direktur Utama RS Mata JEC @ Menteng.

👁️ Edukasi untuk Masyarakat

Melalui momentum World Retina Day, JEC mengajak masyarakat untuk tidak mengabaikan gejala awal mata merah, pandangan kabur, atau gangguan penglihatan lain. Pemeriksaan rutin, terutama bagi penderita diabetes dan autoimun, menjadi langkah penting untuk mencegah kebutaan.

“Semakin cepat gangguan mata ditangani, semakin besar peluang penglihatan bisa diselamatkan. Jangan tunggu sampai terlambat,” tutup Dr. Referano. (srv)

Tags: Gangguan RetinaJECMata MerahUveitis

Berita Terkait.

Aktor
Gaya Hidup

Byun Yo Han Banjir Pujian Usai Beri Dukungan Manis untuk Tiffany Young di Musikal Yumi Cells

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:26
SBS
Gaya Hidup

Poster Perdana ‘Flex X Cop 2’ Dirilis, Ahn Bo Hyun Tampil Lebih Dewasa dan Penuh Percaya Diri

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:25
Ryu-Jun-Yeol
Gaya Hidup

Ryu Jun Yeol Dikabarkan Hengkang dari UAA, Agensi Buka Suara

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:24
KBS-2TV
Gaya Hidup

Ahn Jae Hyun Buka Suara soal Rumor Orientasi Seksual, Akui Sudah Mengalaminya Sejak Jadi Model

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:23
Bea Cukai Tetapkan PT Shoenary Javanesia Inc sebagai Kawasan Berikat Mandiri untuk Dorong Ekspor dan Investasi
Gaya Hidup

Daihatsu Dorong Pendidikan dan Lingkungan, Raih Penghargaan CSR Jawa Barat

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:01
TXT Umumkan Comeback Jepang Lewat Single “Setsuna Hanabi” pada Agustus 2026
Gaya Hidup

TXT Umumkan Comeback Jepang Lewat Single “Setsuna Hanabi” pada Agustus 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:07

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1644 shares
    Share 658 Tweet 411
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1697 shares
    Share 679 Tweet 424
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1022 shares
    Share 409 Tweet 256
  • Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1728 shares
    Share 691 Tweet 432
Tuchel
Olahraga

Inggris vs RD Kongo: Tuchel Minta Publik Tak Tuntut Performa Memukau

Editor Laurens Dami
Rabu, 1 Juli 2026 - 22:06

INDOPOSCO.ID - Pelatih timnas Inggris Thomas Tuchel meminta publik tidak mengharapkan performa memukau saat timnya bersua Republik Demokratik Kongo di...

SelengkapnyaDetails
Piala-Dunia

Jadwal Piala Dunia: Inggris, Belgia dan AS Bertarung Rebut Tiket 16 Besar

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41
Hasil Piala Dunia : Hancurkan Swedia 3-0, Mbappe Sebut Perjuangan Prancis Baru Dimulai

Hasil Piala Dunia : Hancurkan Swedia 3-0, Mbappe Sebut Perjuangan Prancis Baru Dimulai

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:11
Hasil Piala Dunia: Drama Badai hingga Kartu Merah Warnai Kemenangan Meksiko Atas Ekuador

Hasil Piala Dunia: Drama Badai hingga Kartu Merah Warnai Kemenangan Meksiko Atas Ekuador

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:14
Hasil Piala Dunia: Cukur Swedia 3-0, Prancis Tantang Paraguay di 16 Besar

Hasil Piala Dunia: Cukur Swedia 3-0, Prancis Tantang Paraguay di 16 Besar

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:58
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.