• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Perang Narkoba Kian Ketat, Pemerintah Siapkan Langkah Strategis hingga Rehabilitasi

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 15 September 2025 - 14:55
in Nasional
IMG-20250915-WA0056

Ragam jenis narkotika yang disita BNN dalam konferensi pers pemusnahan barang bukti narkoba di Jakarta, Senin (15/9/2025). Foto: Dokumen Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat bersama BNN Provinsi (BNNP) kembali menorehkan hasil signifikan dalam perang melawan narkotika. Bersinergi dengan berbagai stakeholder terkait, aparat berhasil melumpuhkan 11 jaringan narkotika di sejumlah daerah strategis. Dari operasi tersebut, 53 tersangka ditangkap, termasuk dua warga negara asing (WNA).

Sepanjang Agustus hingga September 2025, total barang bukti narkotika berbagai jenis yang diamankan mencapai 503,7 kilogram dengan aset hasil bisnis haram tersebut diperkirakan lebih dari Rp50 miliar.

BacaJuga:

Pesan Wakapolri untuk Kepengurusan Baru KBPP Polri

Wamen Ossy Ajak Tim Ekspedisi Patriot Dukung Penataan Ruang dan Pendataan Masalah Pertanahan di Kawasan Transmigrasi

Wamenag Apresiasi Kesiapan Dapur MBG Berbasis Wakaf Mandiri di Lingkungan Pesantren Darunnajah

Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim menegaskan bahwa peredaran gelap narkotika merupakan ancaman serius yang membutuhkan langkah tegas dan terukur.

“Data menunjukkan, pada 2024 terdapat 3,3 juta pengguna narkoba di Indonesia. Ironisnya, 60% di antaranya adalah usia produktif 15–35 tahun. Bahkan, sekitar 50% penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas) merupakan narapidana kasus narkoba. Lapas dan rutan tidak boleh menjadi lahan subur peredaran narkoba,” tegas Silmy dalam konferensi pers pemusnahan barang bukti narkoba di Jakarta, Senin (15/9/2025).

Ia mengungkapkan, dukungan penuh terhadap kinerja BNN menjadi bagian integral dari strategi besar pemberantasan narkoba, terutama di bidang imigrasi dan pemasyarakatan. Sejumlah langkah strategis pun telah ditempuh.

“Pertama, revitalisasi tiga pilar pemasyarakatan, (yakni) deteksi dini, pemberantasan narkoba, dan sinergi antar lembaga,” imbuhnya.

Kedua, pemindahan narapidana kasus narkoba kategori high risk ke Lapas Super Maximum Security Nusakambangan. “Dalam kurun 10 bulan terakhir, lebih dari seribu narapidana narkoba telah kami tempatkan di Nusakambangan,” ujarnya.

Langkah berikutnya adalah meningkatkan razia insidentil. Hingga Agustus 2025, lebih dari 30 ribu razia digelar di seluruh lapas dan rutan, rata-rata dua kali setiap minggu. Pengawasan juga diperketat melalui pemasangan 1.526 unit CCTV tambahan di 250 UPT pemasyarakatan, sebagai bagian dari transformasi digital pengawasan.

Sinergi intelijen pemasyarakatan dengan BNN dan Polri turut diperkuat untuk operasi bersama. Di sisi lain, pemerintah juga mengedepankan pendekatan rehabilitatif.

“Kami juga menempuh program rehabilitasi berbasis kepribadian dan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan kasus narkoba. Saat ini terdapat 532 lapas dan rutan yang menjadi tempat rehabilitasi. Sejalan dengan berlakunya KUHP baru pada Januari 2026, sebanyak 6.142 warga binaan tengah menjalani rehabilitasi aktif sepanjang tahun 2025,” terangnya.

Tak lupa, Silmy menekankan bahwa upaya pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dilihat dari sisi hukum semata, melainkan juga harus menyentuh dimensi sosial dan kemanusiaan.

“Perang melawan narkoba bukan hanya penegakan hukum, melainkan perang kemanusiaan. Di dalam lapas pun, kami bersikap tegas terhadap pelaku, namun tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dan holistik,” tambahnya.

Dengan langkah-langkah masif ini, pemerintah menegaskan, tidak ada ruang aman bagi narkoba di negeri ini, dari perbatasan hingga balik jeruji besi. (her)

Tags: ganjaNarkobasabu

Berita Terkait.

Pelantikan
Nasional

Pesan Wakapolri untuk Kepengurusan Baru KBPP Polri

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:01
Ossy-Dermawan
Nasional

Wamen Ossy Ajak Tim Ekspedisi Patriot Dukung Penataan Ruang dan Pendataan Masalah Pertanahan di Kawasan Transmigrasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:45
Wamenag
Nasional

Wamenag Apresiasi Kesiapan Dapur MBG Berbasis Wakaf Mandiri di Lingkungan Pesantren Darunnajah

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:05
Nusron-Wahid
Nasional

Transformasi Layanan ATR/BPN, Menteri Nusron Tegaskan Penguatan SDM yang Berorientasi Pelayanan

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:04
Petugas
Nasional

Bentrokan Maut di Menteng Jadi Alarm, DPR Soroti Pentingnya Pencegahan Konflik

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:42
Jenazah
Nasional

Soroti Kematian Satpam di Waduk Jatiluhur, DPR Desak Polisi Ungkap Pelaku hingga Motif

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:22

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1438 shares
    Share 575 Tweet 360
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3056 shares
    Share 1222 Tweet 764
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    782 shares
    Share 313 Tweet 196
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.