• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ekonom Beber 4 Syarat Agar Likuiditas Rp200 T Bisa Genjot Sektor Riil

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 15 September 2025 - 12:02
in Ekonomi
uang

Ilustrasi - Pemerintah resmi menempatkan dana Rp200 triliun di bank Himbara untuk mendorong pembiayaan sektor riil. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah resmi menempatkan dana negara sebesar Rp200 triliun di lima bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 276 Tahun 2025 yang berlaku mulai Jumat (12/9/2025).

Dana jumbo ini diharapkan mendorong pembiayaan sektor riil, dengan ketentuan tidak boleh digunakan untuk membeli Surat Berharga Negara (SBN).

BacaJuga:

Lewat InaExport, UMKM Indonesia Didorong Makin Agresif Menembus Pasar Ekspor

Gunakan Gas Bumi PGN, RSUP Dr. Sardjito Hemat Biaya Energi hingga 75 Persen

Dukung UMKM, DAR Center Gelar Pelatihan Optimalisasi E-Commerce

Adapun dana tersebut ditempatkan dalam bentuk deposito on call bertenor enam bulan dan dapat diperpanjang.

Ekonom Josua Pardede menilai, kebijakan ini dapat memperkuat dorongan fiskal dan moneter sekaligus menjaga stabilitas. Menurutnya, insentif likuiditas makroprudensial akan menurunkan tingkat bunga pada sektor prioritas sehingga biaya kredit lebih kompetitif.

“Biaya kredit pada sektor perdagangan, pertanian, industri pengolahan, konstruksi, transportasi, pariwisata, dan kegiatan hijau bisa lebih kompetitif, meski risiko kredit tetap diawasi,” ujar Pardede melalui gawai, Senin (15/9/2025).

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi fiskal dan moneter yang kini diperkuat lewat pembagian beban bunga untuk program perumahan rakyat dan koperasi desa, serta pelonggaran ruang likuiditas oleh bank sentral. “Dengan begitu, dorongan fiskal tidak menekan stabilitas,” katanya.

Namun, Pardede mengingatkan bahwa tantangan utama justru ada di sisi permintaan. Data menunjukkan ruang likuiditas masih longgar, tetapi pertumbuhan kredit agregat melambat dibanding tahun lalu. Hal ini menandakan dunia usaha dan rumah tangga masih berhati-hati di tengah daya beli yang belum pulih.

“Rata-rata suku bunga kredit dan simpanan cenderung menurun, basis uang yang disesuaikan tetap tumbuh,” jelasnya

“Tanpa perbaikan permintaan, tambahan likuiditas berisiko hanya berputar di sistem keuangan dan kurang berdampak pada produksi serta konsumsi,” sambungnya.

Untuk itu, efektivitas kebijakan ini menurutnya bergantung pada empat syarat. Pertama, penyaluran kredit harus benar-benar menambah pembiayaan baru di sektor berpengganda tinggi dan padat karya, bukan sekadar mengganti kredit lama.

“Kedua, harga kredit perlu dijaga tetap terjangkau melalui kombinasi insentif likuiditas, pembagian beban bunga pada program tertentu, serta skema penjaminan dan bagi risiko untuk UMKM dan proyek bernilai tambah menengah agar bank tidak menahan penyaluran karena kekhawatiran kualitas,” terangnya.

Ketiga, percepatan belanja pemerintah yang langsung menyentuh konsumsi dasar dan proyek kecil-menengah perlu dipacu agar pasar untuk kredit tersedia.

“(Dan) Keempat, disiplin tata kelola harus dijaga ketat demi menjaga kepercayaan investor. Karena kredibilitas yang menurun berisiko memicu arus keluar modal dan menekan nilai tukar,” tambahnya.

Dengan tantangan tersebut, kebijakan penempatan dana jumbo ini bukan sekadar soal menyalurkan kredit, melainkan juga memastikan dana benar-benar bekerja untuk ekonomi riil.

Jika eksekusi berjalan konsisten dan disiplin, dana Rp200 triliun ini bisa menjadi energi baru yang menggerakkan mesin pertumbuhan, bukan sekadar angka di atas kertas. (her)

Tags: Dana Rp200 TriliunekonomHimbaraJosua Pardedelikuiditas

Berita Terkait.

Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Ekonomi

Lewat InaExport, UMKM Indonesia Didorong Makin Agresif Menembus Pasar Ekspor

Selasa, 22 September 2026 - 23:37
Gunakan Gas Bumi PGN, RSUP Dr. Sardjito Hemat Biaya Energi hingga 75 Persen
Ekonomi

Gunakan Gas Bumi PGN, RSUP Dr. Sardjito Hemat Biaya Energi hingga 75 Persen

Selasa, 22 September 2026 - 22:07
Dukung UMKM, DAR Center Gelar Pelatihan Optimalisasi E-Commerce
Ekonomi

Dukung UMKM, DAR Center Gelar Pelatihan Optimalisasi E-Commerce

Selasa, 22 September 2026 - 17:20
Sharia Wealth Forum 2026, BRI Wealth Management Hadirkan Strategi Diversifikasi Melalui Investasi Syariah
Ekonomi

Sharia Wealth Forum 2026, BRI Wealth Management Hadirkan Strategi Diversifikasi Melalui Investasi Syariah

Selasa, 22 September 2026 - 16:30
71 Penghargaan ENSIA 2026, PLN NP Dorong Inovasi Jadi Solusi Lingkungan dan Sosial
Ekonomi

71 Penghargaan ENSIA 2026, PLN NP Dorong Inovasi Jadi Solusi Lingkungan dan Sosial

Selasa, 22 September 2026 - 15:25
NHM Perkuat Persiapan Audit Lingkungan melalui Tahapan Pra-Audit
Ekonomi

NHM Perkuat Persiapan Audit Lingkungan melalui Tahapan Pra-Audit

Selasa, 22 September 2026 - 15:14

OLAHRAGA

ole
Olahraga

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 22 September 2026 - 08:53

INDOPOSCO.ID – Persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 mulai memasuki tahap serius. Sebanyak 21 pemain telah tiba dan...

SelengkapnyaDetails
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5540 shares
    Share 2216 Tweet 1385
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1017 shares
    Share 407 Tweet 254
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.