• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Aspirasi AMPSI terkait Dharma Jaya Mandek, Pengamat Sebut Gubernur Jakarta Sudah Tak Bertaji

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 14 September 2025 - 19:30
in Megapolitan
IMG-20250914-WA0020

Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Dharma Jaya terus disorot. Pasalnya, kinerja BUMD milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta yang bergerak di sektor pangan dinilai jauh dari prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah, menegaskan persoalan utama terletak pada tata kelola yang dinilai tidak terbuka kepada publik.

BacaJuga:

DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

Update Banjir di Jakarta, 12 RT di Jaksel Tergenang

Tragis, Buruh di Karawang Meninggal Usai Leher Terjerat Benang

“Masalahnya soal tata kelola. Tata kelolanya tidak transparan dan tidak ada pertanggungjawaban ke publik,” ujar Trubus dihubungi Minggu (14/9/2025).

Menurutnya, Dharma Jaya mengelola dana publik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sehingga wajib mempertanggungjawabkan pengelolaan anggaran tersebut kepada masyarakat.

“Ini kan dana publik, uang masyarakat. Jadi harus ada pertanggungjawaban publik ketika mengelola uang itu,” ujarnya.

Trubus juga menyoroti dugaan praktik korupsi yang masih tinggi di BUMD, termasuk Dharma Jaya.

Ia menilai laporan keuangan yang dipublikasikan tidak mencerminkan kondisi nyata.

“Kalau pun ada laporan keuangan itu hanya semacam rekayasa. Jadi tidak sesuai dengan realita,” ucapnya.

Lebih jauh, Trubus menyebut kondisi serupa terjadi di banyak BUMD lain.

Ia menilai lemahnya respon Pemprov Jakarta terhadap laporan masyarakat memperburuk kepercayaan publik terhadap kepemimpinan Gubernur Pramono Anung.

“Publik jadi meragukan kepemimpinan Pramono. Sudah jelas-jelas ada laporan masyarakat, tapi tidak ada respon,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, idealnya seorang Gubernur Jakarta seperti zaman Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), semua laporan langsung direspon.

“Pertanyaannya, berani atau tidak Pramono menindaklanjuti, karena laporan ini sudah sangat jelas ada di LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan) Badan Pemeriksa Keuangan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Dharma Jaya, Deni Alfianto Amris, angkat bicara menanggapi aspirasi Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi (AMPSI) yang menyoroti dugaan ketidakberesan pengelolaan keuangan BUMD, khususnya di Dharma Jaya.

“Isu manipulasi pajak dan dugaan penyimpangan tidak benar,” ujar Deni dalam keterangannya, Sabtu (13/9/2025).

Dia berdalih, Dharma Jaya selalu mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas melalui laporan tahunan, audit independen, hingga publikasi di laman resmi perusahaan.

“Kami melaporkan pajak secara berkala dengan lampiran audit independen,” kata Deni.(fer)

Tags: AmpsibumdDharma JayaPemprov Jakarta

Berita Terkait.

pam
Megapolitan

DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:13
banjir
Megapolitan

Update Banjir di Jakarta, 12 RT di Jaksel Tergenang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:11
Garis-Polisi
Megapolitan

Tragis, Buruh di Karawang Meninggal Usai Leher Terjerat Benang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:44
Aksi-Massa
Megapolitan

Polisi Pulangkan 101 Orang yang Diduga Hendak Rusuh saat May Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:25
KAI: dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Megapolitan

Prakiraan Cuaca di Jakarta Akhir Pekan, Waspadai Potensi Hujan di Siang Hari

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:49
Penyerahan
Megapolitan

Kantah Jakarta Barat Tuntaskan Sertipikasi Aset PLN Senilai Rp380 Miliar

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:28

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3478 shares
    Share 1391 Tweet 870
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2563 shares
    Share 1025 Tweet 641
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1592 shares
    Share 637 Tweet 398
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1266 shares
    Share 506 Tweet 317
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1030 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.