• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

BNPT Beri Pelatihan Tiga Pilar Aparat Pemerintah Cegah Paham Radikal Terorisme

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Sabtu, 13 September 2025 - 13:43
in Nusantara
bnpt

BNPT menyelenggarakan pelatihan tiga pilar aparat pemerintah guna membangun deteksi dini dan pencegahan penyebaran paham radikal terorisme, di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Selasa (9/9/225) hingga Kamis (11/9/2025). Foto: ANTARA/HO-BNPT RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyelenggarakan pelatihan tiga pilar aparat pemerintah guna membangun deteksi dini dan pencegahan penyebaran paham radikal terorisme, di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Selasa (9/9/2025) hingga Kamis (11/9/2025).

Direktur Pembinaan Kemampuan BNPT Brigadir Jenderal Polisi Wawan Ridwan menekankan tiga pilar dimaksud, yakni Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), Bintara Pembina Desa (Babinsa), serta lurah/kepala desa, menjadi sasaran utama pelatihan karena ketiganya merupakan pondasi pemerintahan terdepan yang paling memahami kondisi masyarakat, khususnya di tingkat kelurahan/desa.

BacaJuga:

LKC Dompet Dhuafa Salurkan Material Jamban untuk 37 Warga Desa Pagar Dewa

Gempa Bumi Bermagnitudo 4,1 Guncang Bandung di Jawa Barat, Wilayah Ini Terdampak

Negara Hadir di Daerah 3T: MBG 3B Jangkau Masyarakat Baduy

“Ini (tiga pilar) yang harus kami perkuat sehingga mereka memahami dan mengetahui bahkan bisa mendeteksi dan mencegah paham radikal yang terjadi di wilayahnya,” kata Brigjen Pol. Wawan dalam acara penutupan kegiatan pelatihan, Jumat (12/9/2025), seperti dikutip dari keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, sebagaimana dilansir ANTARA, Sabtu (13/9/2025).

Wawan menegaskan BNPT terus memperkuat kesiapsiagaan nasional dalam rangka mengantisipasi ancaman radikal terorisme di tingkat masyarakat.

Untuk itu, dirinya berharap pelaksanaan program tersebut dapat meningkatkan kemampuan aparatur pemerintahan dalam melakukan deteksi dini dan pencegahan sehingga dapat menekan penyebaran ideologi kekerasan di masyarakat.

“Capaian yang ingin kami capai adalah ketika aparat pemerintahan terdepan ini, tiga pilar ditambah penyuluh agama, memahami dan bisa mendeteksi kira-kira potensi paham radikal terorisme ini ada di wilayah mereka,” tuturnya.

Dengan demikian, kata dia, ketiga pilar bisa lebih awal mendeteksi dan melakukan upaya pencegahan sehingga tidak terjadi penyebaran atau aksi yang akan terjadi di kemudian hari.

Senada, Dosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Muhammadiyah Jakarta sekaligus Direktur Pusat Kajian Moderasi Beragama Sholehuddin menjelaskan pentingnya empat unsur, yaitu lurah/kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta penyuluh agama memahami berbagai potensi penyebaran radikalisme karena mereka berada di tengah-tengah masyarakat.

“Tiga pilar ada lurah, babinsa, bhabinkamtibmas, plus penyuluh agama. Itu memang karena keempat-empatnya itu kan ada dan bersama masyarakat,” ungkap Sholehuddin dalam kesempatan yang sama.

Maka dari itu, sambung dia, ketiga pilar dibekali dengan pengenalan arti radikal terorisme dan dijelaskan bagaimana berbagai potensi yang ada di masyarakat.

Lebih lanjut, Sholehuddin menekankan pentingnya memberdayakan peran masyarakat dalam membangun kewaspadaan bersama.

Dukungan terhadap kegiatan juga datang dari peserta pelatihan. Lurah Jempong Baru Fika Wulan Hartati menyampaikan pelatihan tersebut membuka wawasan baru terkait ancaman terorisme.

“Kegiatan pelatihan tiga pilar ini, saya menjadi terbuka wawasannya mengenai terorisme karena memang selama ini belum pernah ada pelatihan seperti ini. Jadi bisa mengetahui secara detail dan mendalam terkait masalah terorisme,” ujar Fika.

Selain itu, ia juga menilai pelatihan tersebut menjadi sarana memperluas komunikasi antar aparatur lintas wilayah karena lebih banyak silaturahim dengan kepala desa, Bimbingan Masyarakat Polri, (Binmaspol), dan Babinsa dari daerah lain.

Apalagi, disebutkan bahwa pelatihan juga dihadiri oleh para perangkat dari seluruh NTB, sehingga menjadi wadah pertemuan untuk lebih banyak komunikasi guna mengetahui perkembangan di daerah lain.

Lurah Penatoi Haerurahman pun mengaku hal yang sama, di mana pentingnya deteksi dini, sehingga kegiatan pelatihan serupa perlu dilakukan.

“Harus ada pencegahan dini, istilahnya di situlah mungkin kami bisa dari awal mendeteksi. Mungkin nanti diharapkan kolaborasi di antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, dengan kepala desa atau pun lurah atau penyuluh agama,” kata Haerurahman menegaskan. (dam)

Tags: BNPTPelatihan Tiga Pilar Aparat PemerintahTerorisme

Berita Terkait.

dd
Nusantara

LKC Dompet Dhuafa Salurkan Material Jamban untuk 37 Warga Desa Pagar Dewa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:12
bmkg
Nusantara

Gempa Bumi Bermagnitudo 4,1 Guncang Bandung di Jawa Barat, Wilayah Ini Terdampak

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:35
Baduy
Nusantara

Negara Hadir di Daerah 3T: MBG 3B Jangkau Masyarakat Baduy

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:05
Sari-Yuliati
Nusantara

DPR Kutuk Perampokan Brutal di Pekanbaru, Polisi Didesak Segera Tangkap Pelaku

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:24
KAI: dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nusantara

KPAI Kecam Dugaan Kekerasan Seksual Pengajar terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:41
KAI: dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nusantara

Buntut Dugaan Tindak Pidana, DPD RI Sambangi Daycare di Yogyakarta

Sabtu, 2 Mei 2026 - 03:31

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3501 shares
    Share 1400 Tweet 875
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2563 shares
    Share 1025 Tweet 641
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1592 shares
    Share 637 Tweet 398
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1269 shares
    Share 508 Tweet 317
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1030 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.