• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Bedah Robotik, Inovasi yang Menghadirkan Presisi dan Harapan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 8 September 2025 - 16:15
in Gaya Hidup
robotik8

Da Vinci Robot. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dunia medis terus bertransformasi dengan hadirnya teknologi bedah robotik yang kini mulai tersedia di Indonesia. Inovasi ini menghadirkan cara baru dalam menangani berbagai penyakit, khususnya di bidang urologi, dengan tingkat presisi yang sebelumnya sulit dicapai melalui metode konvensional.

Dokter spesialis urologi, Prof. dr. Agus Rizal Ardy Hariandy Hamid, SpU(K), FICRS, PhD yang berpraktik di Siloam Hospitals ASRI, menjelaskan, operasi robotik telah menjadi standar emas di dunia dalam lebih dari 15 tahun terakhir, terutama untuk penanganan kanker prostat. Menurutnya, teknologi ini membawa lompatan besar dalam kualitas hasil operasi sekaligus meningkatkan kenyamanan pasien.

BacaJuga:

BOYNEXTDOOR Tuai Kritik, Agensi HYBE Dinilai Ceroboh Gara-Gara Banyak Typo di Konten Resmi

Motoran Enak, Dompet Nyaman Spesial Promo Amayzing, Untungnya Auto Amazing

Tekanan Air Lemah Tak Lagi Jadi Masalah, WizFlo Hadirkan Sensasi Mandi Optimal

“Robotik memungkinkan pemotongan jaringan dilakukan sedikit demi sedikit dengan presisi tinggi, sehingga risiko komplikasi sangat minimal. Bahkan, dalam kasus kanker prostat, inkontinensia atau ngompol sebagai efek pascaoperasi, dapat pulih lebih cepat,” ujar Prof. Agus di Jakarta, Senin (8/9/2025).

Dibandingkan dengan bedah terbuka atau laparoskopi, teknologi robotik menghadirkan banyak kelebihan. Sayatan operasi jauh lebih kecil, rasa nyeri pascaoperasi berkurang, dan lama rawat inap menjadi lebih singkat. Dalam banyak kasus, pasien sudah bisa kembali pulang hanya dua hingga tiga hari setelah tindakan.

Robot juga menawarkan keunggulan yang tidak dimiliki tangan manusia, yakni stabilitas sempurna. Tremor atau getaran tangan yang biasa terjadi pada dokter bisa sepenuhnya dieliminasi, sehingga prosedur lebih aman. Dengan kemampuan ini, dokter dapat memisahkan jaringan saraf dengan sangat hati-hati.

“Angka gangguan fungsi seksual seperti disfungsi ereksi jauh lebih rendah dengan teknik robotik dibanding metode lain. Ini menjadi pertimbangan besar bagi pasien kanker prostat yang ingin tetap menjaga kualitas hidupnya setelah operasi,” jelasnya.

Meskipun banyak digunakan pada urologi, teknologi bedah robotik juga memiliki aplikasi luas di bidang medis lain. Operasi pada organ dalam rongga tubuh, mulai dari saluran cerna, kantung empedu, paru-paru, hingga jantung kini dapat dilakukan dengan bantuan robot. Bahkan, pengembangan terbaru mengarah pada transplantasi ginjal dengan metode ini.

Prof. Agus mengakui sebagian besar kasus yang ia tangani berfokus pada kanker prostat dan tumor ginjal. Namun, teknologi generasi baru seperti Da Vinci Xi membuat prosedur semakin fleksibel, bahkan pada pasien dengan kondisi medis penyerta yang rumit.

“Dulu, teknologi robotik generasi awal mengharuskan posisi kepala pasien lebih menukik, sehingga pasien dengan gangguan paru berat tidak dapat menjalani prosedur ini. Tapi kini, dengan sistem Da Vinci Xi, posisi pasien tidak perlu terlalu ekstrem,” katanya.

“Hal ini membuat prosedur lebih fleksibel, bahkan bagi pasien dengan penyakit penyerta (komorbid). Meski demikian, tentu evaluasi kondisi pasien secara menyeluruh pada fase pre-operasi tetap harus dilakukan dengan sangat baik,” lanjutnya.

Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan layanan bedah robotik di kawasan Asia. Namun, menurut Prof. Agus, hal ini hanya dapat tercapai melalui edukasi publik, pelatihan tenaga medis, serta dukungan kolaboratif antara pemerintah dan sektor swasta.

“Banyak pasien Indonesia yang terpaksa harus ke luar negeri untuk menjalani operasi robotik. Tapi sekarang, dengan kerja sama dari berbagai pihak, seperti pemerintah, swasta, dan dokter, dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, teknologi ini bisa berkembang pesat di negeri sendiri,” tambahnya.

Teknologi robotik hadir bukan sekadar sebagai inovasi medis, melainkan sebagai jalan baru untuk memberikan harapan, kualitas hidup, dan pilihan yang lebih manusiawi bagi pasien. Saat ini, penanganan bedah urologi robotik sudah tersedia di Siloam Hospitals.(her)

Tags: Bedah Robotiksiloam hospitalssiloam hospitals asriTeknologiUrologi

Berita Terkait.

Boy
Gaya Hidup

BOYNEXTDOOR Tuai Kritik, Agensi HYBE Dinilai Ceroboh Gara-Gara Banyak Typo di Konten Resmi

Senin, 11 Mei 2026 - 18:08
honda
Gaya Hidup

Motoran Enak, Dompet Nyaman Spesial Promo Amayzing, Untungnya Auto Amazing

Senin, 11 Mei 2026 - 13:13
shower
Gaya Hidup

Tekanan Air Lemah Tak Lagi Jadi Masalah, WizFlo Hadirkan Sensasi Mandi Optimal

Senin, 11 Mei 2026 - 10:15
ILLIT
Gaya Hidup

Gugatan Ganti Rugi Berujung Kekalahan, HYBE dan ILLIT Dibebani Semua Biaya Hukum

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:02
Cortis
Gaya Hidup

CORTIS Tembus 2 Juta Kopi dalam 4 Hari, “GREENGREEN” Meledak di Pasar Global

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:08
Perfect-Crown
Gaya Hidup

Cuplikan Episode 9 “Perfect Crown”: Air Mata Hui Ju dan Keputusan Sang Ayah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:06

BERITA POPULER

  • madura

    Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    732 shares
    Share 293 Tweet 183
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    667 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.