• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Butuh Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 6 September 2025 - 12:35
in Ekonomi
IMG-20250906-WA0015

Ilustrasi grafik ekonomi. Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah gejolak ekonomi global yang penuh ketidakpastian, Pemerintah memastikan komitmennya menjaga ketahanan ekonomi nasional. Strateginya jelas, yakni berkolaborasi dengan dunia usaha agar perekonomian tetap tumbuh, berdaya saing, sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja.

“Kami terbuka untuk usulan-usulan terhadap kebijakan yang bisa membuat penciptaan lapangan kerja dan membuat masyarakat punya kesempatan,” ujar Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam keterangannya, Sabtu (6/9/2025).

BacaJuga:

3 Jurus Pemerintah Jadi Kunci Penguatan Rupiah di Tengah Tekanan Global

Aloya Coffee Lanjutkan Ekspor ke Jepang dan Hungaria

Perkuat Industri Pulp dan Kertas Nasional, Bea Cukai Terbitkan Izin Fasilitas KITE 

Airlangga mengapresiasi optimisme dunia usaha yang tetap terjaga di tengah dinamika politik dan ekonomi. Ia menegaskan, kolaborasi erat adalah kunci untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Salah satu usulan baru yang dibawa pemerintah adalah program magang industri enam bulan bagi lulusan baru, lengkap dengan honorarium. “Program tersebut bukan sekadar kerja praktik, melainkan kesempatan nyata bagi para lulusan untuk mendapatkan pengalaman kerja dan keterampilan, sekaligus membantu perusahaan dalam menemukan talenta baru yang potensial,” jelasnya.

Tak hanya menyiapkan tenaga kerja, Pemerintah juga fokus mendorong sektor pariwisata. Pembukaan bandara internasional baru diproyeksikan jadi pintu masuk bagi wisatawan, sekaligus peluang bagi dunia usaha memperkuat destinasi unggulan daerah.

Transformasi digital pun dipacu. Airlangga menyebut pemanfaatan kecerdasan buatan bisa menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

“Digitalisasi, termasuk AI (kecerdasan buatan), itu akan memperkerjakan tenaga kerja yang banyak. Nah, oleh karena itu, pengusaha akan mendorong itu. Jadi ini sekarang sebetulnya akselerasinya akan menjadi semakin tinggi. Tadi disampaikan untuk data labeling saja, itu membutuhkan 10 ribu tenaga kerja,” paparnya.

Di sisi lain, Proyek Strategis Nasional terus dipercepat. Salah satunya pembangunan Giant Sea Wall yang digadang jadi tameng masyarakat pesisir dari dampak perubahan iklim. “Proyek tersebut nantinya akan dilaksanakan secara bertahap dan penawaran kerja sama telah dibuka dengan sejumlah negara mitra seperti Tiongkok, Korea, Jepang, hingga negara-negara Eropa,” imbuhnya.

Di kancah global, posisi Indonesia pun kian diperhitungkan. Airlangga memastikan bahwa IEU-CEPA akan ditandatangani pada 23 September 2025 mendatang. Selain itu, Indonesia juga melanjutkan perundingan dagang dengan Amerika Serikat, sekaligus meraih kemenangan penting di WTO terkait sengketa biodiesel dan nikel.

“Seluruh kebijakan tersebut diarahkan untuk menjaga stabilitas ekonomi, memperluas penciptaan lapangan kerja, dan memperkuat daya saing Indonesia. Dan keberhasilan ini hanya dapat terwujud melalui kerja sama erat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” tegasnya.

Tak lupa, Airlangga juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga iklim usaha tetap kondusif di tengah tantangan global. “Kami akan memberikan kepastian hukum, insentif fiskal, serta menjaga stabilitas makro agar iklim usaha semakin kondusif,” tambahnya.

Dengan langkah-langkah strategis tersebut, pemerintah berharap Indonesia tak sekadar bertahan menghadapi ketidakpastian global, melainkan juga mampu berdiri tegak sebagai kekuatan ekonomi yang tangguh dan berdaya saing. (her)

Tags: ekonomiMenkousaha

Berita Terkait.

Mata-Uang
Ekonomi

3 Jurus Pemerintah Jadi Kunci Penguatan Rupiah di Tengah Tekanan Global

Senin, 29 Juni 2026 - 14:05
Aloya Coffee Lanjutkan Ekspor ke Jepang dan Hungaria
Ekonomi

Aloya Coffee Lanjutkan Ekspor ke Jepang dan Hungaria

Senin, 29 Juni 2026 - 13:54
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kg Sabu Jaringan Tailan-Aceh
Ekonomi

Perkuat Industri Pulp dan Kertas Nasional, Bea Cukai Terbitkan Izin Fasilitas KITE 

Senin, 29 Juni 2026 - 13:44
Biodiesel
Ekonomi

Biodiesel B50 Resmi Dimulai, Sawit Kian Strategis bagi Energi Nasional

Senin, 29 Juni 2026 - 12:23
Prabowo-Subianto
Ekonomi

Prabowo Siapkan “Bedah Besar” BUMN, Lebih dari 750 Perusahaan Negara Bakal Ditutup

Senin, 29 Juni 2026 - 11:02
Bongkar-Muat
Ekonomi

LNG Global Bergejolak, Reforminer Usul 5 Langkah Jaga Daya Saing Industri Nasional

Senin, 29 Juni 2026 - 10:11

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1726 shares
    Share 690 Tweet 432
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1693 shares
    Share 677 Tweet 423
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1634 shares
    Share 654 Tweet 409
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1088 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1016 shares
    Share 406 Tweet 254
Tantang Brasil, Skuad Samurai Biru Siap Hadirkan Kejutan di Babak 32 Besar
Olahraga

Tantang Brasil, Skuad Samurai Biru Siap Hadirkan Kejutan di Babak 32 Besar

Editor Juni Armanto
Senin, 29 Juni 2026 - 17:35

INDOPOSCO.ID - Timnas Jepang akan menghadapi tantangan berat di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Tim Samurai Biru dijadwalkan menantang...

SelengkapnyaDetails
Selebrasi

Bungkam Afrika Selatan, Kedisiplinan dan Agresivitas Jadi Kunci Kemenangan Kanada

Senin, 29 Juni 2026 - 10:41
Buchanan

Hasil Piala Dunia: Hukum Afsel di Injury Time, Kanada ke 16 Besar

Senin, 29 Juni 2026 - 08:19
32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:51
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:34
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.