• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Tak Ada Baracuda ataupun Watercanon, Polisi Berpakaian Peci Amankan Aksi Mahasiswa Tuntut 17+8 di DPR

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 5 September 2025 - 18:12
in Nasional
polisi

Pengaman Aparat Kepolisian mengawal aksi ribuan mahasiswa dan warga sipil menggelar unjuk rasa untuk menagih 17+8 tuntutan rakyat di depan Gedung DPR, Jakarta, Jumat (5/9/2025). Foto: Dilianto / INDPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ribuan mahasiswa gabungan dari berbagai kampus menggelar aksi di depan Gedung DPR RI, Jakarta. Dalam aksi ini, mahasiswa menuntut agar lembaga parlemen ini dapat melaksanakaan tuntutan 17+8 yang tenggat waktunya berakhir pada hari ini, Jumat (5/9/2025).

Berbeda dari beberapa pengamanan kegiatan aksi sebelumnya, berdasarkan pengamatan INDOPOSCO.ID, aparat kepolisian yang berada di lokasi terlihat berbaris menggunakan peci dan polisi wanitanya menggunakan jilbab. Serta tidak nampak terlihat memggunakan tamen ataupun kendaraan taktis (rantis) sebagaimana yang terjadi sebelumnya pada aksi tanggal 25 dan 28 Agustus 2025 lalu.

BacaJuga:

Jaga Independensi Organisasi, IGI Kukuh Terapkan Prinsip Kepemimpinan oleh Guru

Masyarakat Diajak Tentukan Logo HUT ke-81 RI, Pemerintah Tekankan Rasa Memiliki

Pansus DPR Dorong RUU HPI Gantikan Hukum Kolonial, Dobrak Ekonomi Nasional hingga Perlindungan Diaspora

Suasana pun terlihat kondusif. Baik mahasiswa dan polisi terlihat bersama saling mengatur arus lalu lintas yang melintas di depan Gedung DPR RI. Bahkan ribuan mahasiswa, diantaranya yang berasal dari Universitas Padjajaran (Unpad), Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) telah membubarkan diri pukul 17.00 WIB dengan damai.

Demonstrasi itu menegaskan tekad rakyat menuntut pertanggungjawaban pemerintah atas kegagalan sistemik dalam tata kelola pemerintahan, pelanggaran hak asasi manusia, dan ketidakadilan ekonomi, seiring berakhirnya tenggat waktu 17 tuntutan jangka pendek dari 17+8 Tuntutan Rakyat.

Mereka mengutuk keras tindakan brutal aparat dan merumuskan lima tuntutan kritis untuk mengatasi krisis kemanusiaan yang dipicu oleh gelombang demonstrasi sejak 25 Agustus 2025.

“Tuntutan-tuntutan ini selaras dengan 17+8 Tuntutan Rakyat yang lebih luas, menyatukan jutaan rakyat dalam seruan untuk keadilan dan reformasi,” kata keterangan pers massa aksi di Jakarta, Jumat (5/9/2025).

Melalui aksi damai hari ini, seakan memberikan pesan tegas kepada pemerintah harus segera memulihkan kepercayaan dan menegakkan hak konstitusional rakyat.

“Kami, Segenap Rakyat Indonesia menyerukan pemerintahan Indonesia secara tegas untuk: Segera mengambil tindakan tegas untuk mengatasi krisis kemanusiaan dalam lima tuntutan,” ungkap massa aksi.

Pertama, membentuk dan memberikan legitimasi kepada tim ad-hoc independen yang melibatkan komponen Rakyat, untuk mengusut tuntas kasus kekerasan terhadap seluruh korban pelanggaran HAM oleh aparat.

Kedua, mendesak pemerintah mengedepankan ruang penyampaian aspirasi dan pendapat serta menjamin kebebasan demokrasi, dengan menghindari tindakan represif yang dilakukan oleh aparat penegak hukum.

“Ketiga, evaluasi Komprehensif terhadap kinerja Pemerintahan Indonesia dalam hal kebijakan-kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat,” tutur mereka.

Keempat, Pemerintahan Indonesia harus segera mengambil langkah-langkah taktis yang berorientasi pada kepentingan masyarakat luas guna memulihkan stabilitas dan ketahanan ekonomi nasional secara inklusif dan berkelanjutan.

Kelima, menuntut evaluasi total terhadap Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja pada sektor prioritas yang dialokasikan pada pos-pos anggaran yang bersifat regresif di tengah ketidakstabilan ekonom.

“Tuntutan-tuntutan ini selaras dengan 17+8 Tuntutan Rakyat, yang mencakup tindakan segera seperti menarik TNI dari peran sipil,” beber massa aksi.

“Membekukan tunjangan DPR sebesar Rp 50 juta per bulan, dan memastikan transparansi anggaran, serta reformasi jangka panjang seperti restrukturisasi DPR, penguatan langkah anti-korupsi, dan revisi UU Cipta Kerja,” tambahnya. (dil)

Tags: demoDPRmahasiswapolisi

Berita Terkait.

depan
Nasional

Jaga Independensi Organisasi, IGI Kukuh Terapkan Prinsip Kepemimpinan oleh Guru

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:46
hadi
Nasional

Masyarakat Diajak Tentukan Logo HUT ke-81 RI, Pemerintah Tekankan Rasa Memiliki

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:18
deeson
Nasional

Pansus DPR Dorong RUU HPI Gantikan Hukum Kolonial, Dobrak Ekonomi Nasional hingga Perlindungan Diaspora

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:20
Budi
Nasional

KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono sebagai Tersangka Gratifikasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:27
Nasarudin
Nasional

10 Muharam Bakal Jadi Lebaran Anak Yatim Nasional, Menag: Bebaskan Mereka dari Kesulitan Hidup

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:07
Rahmat-Saleh
Nasional

Dua Peserta SPPI Tewas Saat Latsarmil, DPR Desak Pemerintah Evaluasi Total Program Pelatihan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:45

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1594 shares
    Share 638 Tweet 399
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1459 shares
    Share 584 Tweet 365
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1134 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    923 shares
    Share 369 Tweet 231
  • Hasil Piala Dunia: Kuasai Bola 78 Persen tapi Mandul, Tuchel Akui Inggris Bermain Terlalu Hati-hati Kontra Ghana

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
Maseko
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Korsel Tumbang dari Afrika Selatan, Hong Myung-bo: Ini Tanggung Jawab Saya!

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 25 Juni 2026 - 12:14

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Korea Selatan Hong Myungbo tidak puas setelah timnya kalah 0-1 atas Timnas Afrika Selatan pada laga...

SelengkapnyaDetails
Timnas-Afsel

Hasil Piala Dunia Grup A: Meksiko Tak Terbendung, Afsel Ukir Sejarah

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:43
Cunha

Hasil Piala Dunia : Bantai Skotlandia 3-0, Matheus Cunha: Kepercayaan Diri Brasil Telah Kembali

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:52
Pemain-Maroko

Hasil Piala Dunia Grup C: Maroko Temani Brasil ke 32 Besar, Skotlandia Menanti Keajaiban

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:41
Promise-David

Kanada Kalah dari Swiss, Jesse Marsch Tetap Puji Aksi Pemain Cadangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:21
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.