• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Abigail Limuria: Rakyat Sudah Lakukan Bagiannya, Kini Terserah Pemerintah

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 5 September 2025 - 19:09
in Nasional
abigail

Pegiat isu sosial-politik, Abigail Limuria (topi hijau) bersama Jerome Polin dan perwakilan organisasi masyarakat sipil menyerahkan 17 + 8 tuntutan rakyat ke Gedung DPR RI, Senayan, Kamis (4/9/2025). Foto: Instagram/@abigailimuria

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pegiat isu sosial-politik sekaligus penulis, Abigail Limuria, kembali menyuarakan pandangannya terkait dinamika politik yang belakangan mengguncang Indonesia. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Abigail mengungkapkan perasaan gelisah sekaligus harapan atas gerakan rakyat yang mendorong tuntutan publik 17+8.

Dalam unggahannya, Abigail menggambarkan pekan terakhir sebagai periode penuh tekanan yang sarat dengan emosi dan perjuangan.

BacaJuga:

3 PMI Korban Kekerasan di Malaysia Masih Jalani Pemulihan Psikologis

Tingkatkan Kelancaran hingga Kenyamanan Perjalanan Jelang Periode Libur Sekolah, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol

Usulan Rokok Murah untuk Masyarakat Miskin Dikritik, FKBI: Absurd dan Bertentangan dengan Filosofi Cukai

“Minggu ini terasa seperti berada di medan perang. Aku hampir tidak bisa tidur, makan, atau beristirahat. Aku gelisah. Tapi anehnya, bukan karena rasa takut,” tulis Abigail dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, dikutip pada Jumat (5/9/2025).

Menurut Abigail, kecemasan terbesar bukanlah soal ketakutan pribadi, melainkan tentang kemungkinan momentum perubahan yang sudah dibayar mahal oleh para korban akan hilang tanpa hasil nyata.

“Tentu saja, rasa takut itu ada. Tapi kecemasan yang lebih besar datang dari perasaan bahwa sebuah jendela langka untuk perubahan—yang telah dibayar begitu mahal oleh para korban—sedang tertutup begitu cepat tanpa ada respons atau hasil nyata,” jelasnya.

Penulis buku ‘LALITA: 51 Cerita Perempuan Hebat di Indonesia’ itu juga menyoroti bagaimana gerakan ini menyatukan masyarakat dari berbagai kalangan.

“Aku melihat orang-orang dari berbagai lapisan masyarakat —lintas kelas sosial, etnis, dan profesi— bersatu. Mereka yang sebelumnya tidak pernah berbicara soal politik mulai berbicara; mereka yang tadinya tidak tahu apa-apa tentang politik mulai belajar. Dan itu tidak hanya terjadi di dalam negeri, komunitas diaspora juga ikut bergerak menunjukkan solidaritas,” urainya.

Bagi Abigail, hal itu menegaskan betapa dalam kecintaan rakyat terhadap negeri ini. Justru karena cinta itulah, kata dia, lahir kemarahan yang besar.

“Hal itu membuatku sadar betapa dalam sebenarnya kita mencintai negeri ini. Dan justru karena cinta itulah kemarahan ini muncul, karena kita tidak sanggup membayangkan segelintir orang menghancurkan sesuatu yang sangat kita sayangi,” imbuhnya.

Pendiri platform What Is Up Indonesia itu menegaskan bahwa keterlibatannya dalam tuntutan 17+8 lahir dari rasa tanggung jawab, bukan klaim bahwa dirinya memiliki jawaban.

“17+8, setidaknya bagiku pribadi, adalah sebuah upaya putus asa untuk memastikan bahwa semua ini tidak terbuang percuma. Bukan karena aku merasa punya jawaban, tapi karena aku tidak akan bisa hidup dengan tenang bila aku tidak berusaha sekuat tenaga dalam perjuangan ini. Aku perlu MENCOBA,” tuturnya.

Ia menambahkan, perjuangan kolektif yang lahir dari perbedaan yang ditanggalkan justru membuka pintu harapan baru. “Anehnya, di tengah kekacauan, justru untuk pertama kalinya setelah sekian lama aku merasakan harapan,” ucapnya

Puncaknya, Abigail menekankan bahwa meski hasil akhir masih bergantung pada pemerintah, rakyat sudah menjalankan bagiannya. “Rakyat sudah melakukan bagiannya. Kini terserah pada pemerintah, apakah mereka peduli atau tidak,” ucapnya.

Bagi Abigail, apa pun hasil yang akan muncul setelah tenggat waktu, gerakan ini sudah meninggalkan warisan penting, yakni meningkatnya kesadaran politik masyarakat.

“Beberapa hari terakhir ini telah menjadi pendidikan politik besar-besaran bagi bangsa. Jika ada yang bisa kita ambil dari semua ini, itu adalah rakyat yang lebih melek politik daripada sebelumnya. Dan kebangkitan semacam itu adalah pengubah permainan,” tambah sarjana Biola University, California, Amerika Serikat itu.

Diketahui, gerakan “17+8 Tuntutan Rakyat” tercetus oleh sebuah koalisi lintas masyarakat sipil pascademonstrasi besar-besaran yang berlangsung pada 28–30 Agustus 2025 di berbagai kota di Indonesia. Koalisi ini menyodorkan desakan jangka pendek dengan tenggat waktu hingga 5 September 2025. Desakan itu berisi 17 poin tuntutan yang dianggap paling mendesak untuk segera ditindaklanjuti pemerintah.

Selain tuntutan jangka pendek, koalisi masyarakat sipil ini juga menyiapkan agenda jangka panjang berupa delapan tuntutan rakyat. Target penyelesaian agenda tersebut ditetapkan paling lambat pada 31 Agustus 2026. (her)

Tags: Abigail Limuriapemerintahrakyat

Berita Terkait.

udin
Nasional

3 PMI Korban Kekerasan di Malaysia Masih Jalani Pemulihan Psikologis

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:57
jasa marga
Nasional

Tingkatkan Kelancaran hingga Kenyamanan Perjalanan Jelang Periode Libur Sekolah, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:50
rokok
Nasional

Usulan Rokok Murah untuk Masyarakat Miskin Dikritik, FKBI: Absurd dan Bertentangan dengan Filosofi Cukai

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:17
turis
Nasional

Kasus Turis Asing Jadi Sorotan, DPR Minta Aturan Bebas Visa Dikaji Ulang

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:07
aher
Nasional

Dinilai Mampu Percepat Pembangunan dan Inovasi, Komisi II Dukung Insentif Fiskal Rp1 Triliun untuk Daerah Berprestasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:23
Wihaji
Nasional

Menteri Wihaji: Tim Pendamping Keluarga Dampingi Warga dari Calon Pengantin hingga Lansia

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:20

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7130 shares
    Share 2852 Tweet 1783
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    994 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1107 shares
    Share 443 Tweet 277
Debut Pahit Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Cannavaro: Pemain Saya Kena Mental
Olahraga

Debut Pahit Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Cannavaro: Pemain Saya Kena Mental

Editor Nasuha
Kamis, 18 Juni 2026 - 20:33

INDOPOSCO.ID - Timnas Kolombia berhasil meraih poin sempurna setelah menaklukkan Timnas Uzbekistan 3-1 dalam laga Grup K Piala Dunia 2026...

SelengkapnyaDetails
ronaldo

Piala Dunia: Ronaldo Buka Suara Usai ‘Menghilang’ di Laga Portugal vs Kongo

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:13
tuchel

Tuchel Ungkap Rahasia Inggris Bangkit dan Tekuk Kroasia 4-2

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:11
Ronaldo

Portugal Diimbangi Kongo, Roberto Martinez Soroti Tumpulnya Lini Serang

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:40
Kane

Inggris Libas Kroasia, Ghana Tersenyum di Ujung Laga

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:49
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.