• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Terungkap, Kompolnas Beber Hasil Pertemuan dengan Keluarga Ojol yang Tewas Dilindas Rantis

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 29 Agustus 2025 - 20:37
in Nasional
RANTIS

Detik-detik seorang pengemudi ojol yang dilindas rantis Brimob saat aksi demonstrasi di Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8/2025) malam. (Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kasus tewasnya Affan Kurniawan (21), pengendara ojek online (ojol) yang tewas usai dilindas kendaraan taktis (rantis) di Pejompongan, Jakarta Pusat pada Kamis (28/8/2025) malam, kembali mendapat sorotan setelah Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyampaikan hasil pertemuan dengan keluarga korban.

Anggota Kompolnas, Mochammad Choirul Anam, menegaskan bahwa hasil pertemuan dengan keluarga korban hanya berujung pada satu permintaan, yakni keadilan yang dijalankan dengan transparan.

BacaJuga:

Wamen Ossy Ajak Tim Ekspedisi Patriot Dukung Penataan Ruang dan Pendataan Masalah Pertanahan di Kawasan Transmigrasi

Mitsubishi Fuso Luncurkan Canter Extra Long Bus, Perkuat Layanan Zero Down Time di GIIAS 2026

Wamenag Apresiasi Kesiapan Dapur MBG Berbasis Wakaf Mandiri di Lingkungan Pesantren Darunnajah

“Hari ini langkah itu sudah mulai terwujud. Yang pertama kami melihat langsung bagaimana proses pemeriksaan berjalan. Responnya cepat, dan satu petugas yang ada di mobil rantis tersebut sekarang sudah diperiksa,” kata Anam dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (29/8/2025).

Anam menjelaskan, berdasarkan rekomendasi gelar perkara internal kepolisian, telah diputuskan adanya proses penempatan khusus (patsus) selama 20 hari bagi personel yang diduga terlibat.

“Sebenarnya Patsus itu untuk memastikan pendalaman dari peristiwa, investigasi, dan sebagainya agar lebih komprehensif. Bahasa paling gampangnya, ditahan atau diamankan di Mabes Polri, di lingkungan Propam, supaya prosesnya lebih mudah dan efektif,” ujarnya.

Selain itu, Anam mengajak masyarakat untuk turut serta memberikan informasi yang relevan kepada Kompolnas maupun Propam demi memastikan penyelidikan berlangsung menyeluruh.

“Kami mengajak masyarakat, ketika memiliki informasi terkait peristiwa tersebut, monggo bisa datang langsung ke Propam, atau melalui Kompolnas, atau Kementerian HAM. Informasi sekecil apa pun akan sangat penting,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, batas waktu 20 hari hanyalah angka maksimal, sehingga penyelidikan diharapkan selesai lebih cepat. Menurutnya, komitmen bersama antara pihak kepolisian, Kompolnas, dan keluarga korban adalah memastikan keadilan ditegakkan secepat mungkin.

“Kami di Kompolnas melihat langsung prosesnya, termasuk apakah ada pelanggaran prosedur. Itu sudah diumumkan sendiri oleh Kadiv Propam,” terang Anam.

Lebih jauh, Anam menekankan pentingnya akuntabilitas dan keterlibatan publik dalam pengawasan kasus ini. “Dengan melibatkan Kompolnas dan instansi eksternal, artinya ada transparansi dan akuntabilitas. Kesaksian masyarakat bisa diberikan melalui kami atau langsung kepada Propam,” katanya.

Anam juga mengimbau masyarakat, khususnya komunitas ojek online, untuk tetap menjaga kondusivitas dan menyalurkan aspirasi secara damai.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat gunakan hak Anda untuk berekspresi dan berpendapat dalam konteks konstitusional, tapi dengan cara yang damai. Mari kita sama-sama menahan emosi agar kondusivitas bangsa tetap terjaga,” imbaunya.

Menutup keterangannya, Anam menegaskan bahwa tujuan dari proses hukum ini bukan hanya untuk menegakkan keadilan, tetapi juga demi kebaikan bangsa secara keseluruhan.

“Jangan sampai dinamika ini merugikan kita semua. Kita yakin apapun yang dilakukan oleh kita semua, tujuan utamanya adalah agar negara dan bangsa kita semakin lama semakin sejahtera,” tambahnya. (her)

Tags: Affan KurniawanKasus Ojol TewasOknum Polisi

Berita Terkait.

Ossy-Dermawan
Nasional

Wamen Ossy Ajak Tim Ekspedisi Patriot Dukung Penataan Ruang dan Pendataan Masalah Pertanahan di Kawasan Transmigrasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:45
Bus
Nasional

Mitsubishi Fuso Luncurkan Canter Extra Long Bus, Perkuat Layanan Zero Down Time di GIIAS 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:25
Wamenag
Nasional

Wamenag Apresiasi Kesiapan Dapur MBG Berbasis Wakaf Mandiri di Lingkungan Pesantren Darunnajah

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:05
Mobil
Nasional

Bentrokan Maut di Menteng Jadi Alarm, DPR Soroti Pentingnya Pencegahan Konflik

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:42
Jenazah
Nasional

Soroti Kematian Satpam di Waduk Jatiluhur, DPR Desak Polisi Ungkap Pelaku hingga Motif

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:22
DKPP
Nasional

Gara-gara Ikut Naik Helikopter dalam Kegiatan KPU, DKPP Beri Sanksi Peringatan Keras kepada Anggotanya

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:21

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1438 shares
    Share 575 Tweet 360
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3043 shares
    Share 1217 Tweet 761
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    755 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.