• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Pramono: Manfaat Digitalisasi juga Bisa Kurangi Aksi Copet di Pasar Tradisional

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 23 Agustus 2025 - 15:41
in Megapolitan
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat mengumumkan pemenang Lomba Digitalisasi Pasar 2025 di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Foto: Istimewa.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat mengumumkan pemenang Lomba Digitalisasi Pasar 2025 di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Foto: Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID– Gubernur Provinsi Jakarta, Pramono Anung, menegaskan digitalisasi menjadi kunci untuk membangkitkan kembali pasar tradisional Ibu Kota, termasuk Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat yang sempat lesu.

“Digitalisasi tidak bisa dihindarkan. Kalau tidak dilombakan, tidak diadu, pasarnya tidak diamati, pasti tidak akan terjadi lompatan,” kata Pram, sapaan Pramono dalam keterangan pada Sabtu (23/8/2025).

BacaJuga:

Soroti FH UI, Kemendiktisaintek Tak Toleransi Segala Bentuk Kekerasan di Lingkungan Kampus

Usai Tangkap Lima Orang, Polisi Buru 4 Pelaku Begal Petugas Damkar

Pelaku Begal Anggota Damkar Dibekuk di Hotel Kawasan Pluit

Ia mencontohkan Pasar Santa yang transaksi digitalnya melonjak hingga lebih dari 40 persen setelah program digitalisasi berjalan.

“Bahkan, penggunaan QRIS di 20 pasar yang ikut lomba meningkat 47 persen hanya dalam 20 hari masa perlombaan. Jumlah pedagang yang memiliki NPWP juga naik, dari 1.720 menjadi 2.129,” ujarnya.

Pramono menyebut manfaat digitalisasi bukan hanya soal peningkatan transaksi, tapi juga keamanan pasar.

“Copetnya pasti berkurang. Mau nyopet apa yang dicopet? Premanisme juga pelan-pelan berkurang,” tegasnya.

Jakarta, lanjut Pramono, tetap menjadi motor ekonomi nasional dengan pertumbuhan 5,18 persen pada triwulan lalu, lebih tinggi dari rata-rata nasional 5,12 persen.

Lanjutnya, ia mengapresiasi dukungan Bank Indonesia, OJK, dan Perumda Pasar Jaya yang menggandeng bank-bank besar seperti BRI, Mandiri, BNI, BCA, dan Bank Jakarta untuk menyediakan layanan transaksi modern.

“Karena sifat manusia itu tidak mau kalah. Maka bank-bank itu bersaing, dan hasilnya alhamdulillah maksimal,” jelasnya.

Ia memastikan lomba digitalisasi pasar akan kembali digelar tahun depan dengan juri yang lebih bergengsi.

“Saya akan ajak Ibu Menteri Keuangan jadi juri. Pasti ikut lah,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Jakarta, Basri Baco, menyatakan dukungan penuh terhadap program digitalisasi pasar. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan target menjadikan Jakarta sebagai kota global.

“Ke depan, seluruh pasar di Jakarta akan diperbaiki dan direvitalisasi agar lebih layak, bersih, serta nyaman. Bukan hanya fisik bangunan, tapi juga akses dan kemudahan transaksi,” kata Basri.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menyebut digitalisasi pasar tradisional menjadi bagian dari transformasi ekosistem keuangan Jakarta.

“Upaya ini bukan hanya menghadirkan kemudahan transaksi melalui QRIS dan EDC, tapi juga membuka akses lebih luas bagi UMKM untuk masuk dalam sistem keuangan formal,” ujar Agus.

Bank Jakarta, lanjutnya, berkomitmen menjadikan digitalisasi sebagai fondasi pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan. (fer)

Tags: dki jakartaPasartradisional

Berita Terkait.

Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz
Megapolitan

Soroti FH UI, Kemendiktisaintek Tak Toleransi Segala Bentuk Kekerasan di Lingkungan Kampus

Rabu, 15 April 2026 - 02:21
Usai Tangkap Lima Orang, Polisi Buru 4 Pelaku Begal Petugas Damkar
Megapolitan

Usai Tangkap Lima Orang, Polisi Buru 4 Pelaku Begal Petugas Damkar

Selasa, 14 April 2026 - 23:31
Pelaku Begal Anggota Damkar Dibekuk di Hotel Kawasan Pluit
Megapolitan

Pelaku Begal Anggota Damkar Dibekuk di Hotel Kawasan Pluit

Selasa, 14 April 2026 - 22:15
JPPI: Kasus FH UI Jadi Sinyal Gagalnya Kampus Aman
Megapolitan

JPPI: Kasus FH UI Jadi Sinyal Gagalnya Kampus Aman

Selasa, 14 April 2026 - 20:35
Diduga Langgar HAM Batasi Penggunaan Hijab Karyawan, Anggota Komisi XIII Sambangi RS Siloam TB Simatupang
Megapolitan

Diduga Langgar HAM Batasi Penggunaan Hijab Karyawan, Anggota Komisi XIII Sambangi RS Siloam TB Simatupang

Selasa, 14 April 2026 - 20:01
kemayoran
Megapolitan

Kebakaran Indekos di Kemayoran, Seorang Pria Meninggal Terjebak di Kamar Mandi

Selasa, 14 April 2026 - 11:11

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2512 shares
    Share 1005 Tweet 628
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    894 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    762 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.