• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Apical Group Latih 40 Petani Pembuatan Pupuk Organik Cair dan Bokashi di Kutai Timur

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 23 Agustus 2025 - 20:30
in Ekonomi
IMG-20250823-WA0007

Pelatihan dan praktik pertanian terpadu bertema “Pembuatan Pupuk Organik Cair dan Bokashi”

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID-Apical Group menggelar pelatihan dan praktik pertanian terpadu bertema “Pembuatan Pupuk Organik Cair dan Bokashi” di Desa Tepian Makmur, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Sustainable Living Village atau SLV milik Apical Group yang kini memasuki tahun kedua di Kutai Timur, dengan Earthworm Foundation sebagai mitra utama.

BacaJuga:

Pegadaian Raih Penghargaan Khusus di Ajang IDX Channel Anugerah ESG 2026

Krista Exhibitions Gelar Empat Pameran Internasional Sekaligus, Perkuat Daya Saing Industri Indonesia

Pelaku Usaha Kecil Prasejahtera Kini Punya Kesempatan Berkembang

Program SLV adalah model pembangunan desa berkelanjutan yang menyeimbangkan dampak sosial ekonomi dan perlindungan lingkungan. Selain mendampingi petani menerapkan praktik pertanian berkelanjutan, program ini mendorong diversifikasi penghidupan. Salah satu contoh diversifikasi yang dikembangkan adalah budidaya kakao, yang dapat menambah sumber pendapatan sekaligus membantu mengurangi tekanan terhadap kawasan hutan.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari kelompok tani di desa binaan program SLV, yaitu Desa Tepian Indah, Desa Tepian Langsat, dan Desa Tepian Makmur. Kegiatan ini juga menghadirkan perwakilan dinas pemerintah, aparat desa, masyarakat setempat, serta beberapa supplier Apical Group seperti PT Bima Palma, PT Kalimantan Agro Nusantara, PT Anugrah Energitama, dan PT Kutai Balian Nauli.

“Melalui program SLV, kami memberikan pembelajaran kepada petani tentang cara membuat pupuk organik cair secara mandiri. Kami berharap pengetahuan ini dapat meningkatkan efisiensi di tingkat petani tanpa mengabaikan pelestarian lingkungan melalui praktik pertanian organik. Hal ini merupakan bagian komitmen Apical dalam mewujudkan praktik keberlanjutan,” ujar Agus Wiastono, CSR Manager Apical Group.”

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Earthworm Foundation berperan sebagai pelatih. “Pelatihan dan praktik pembuatan pupuk organik cair serta bokashi merupakan langkah strategis dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan dan memperkuat ketahanan pangan lokal,” kata Bahrun, Operational Manager Earthworm Foundation. “Kami berharap petani dapat memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik sehingga dapat meningkatkan kesuburan tanah sekaligus produktivitas hasil pertanian dan perkebunan.”

Rangkaian pelatihan dilakukan dengan menggabungkan teori dan praktik. Peserta diperkenalkan pada pemanfaatan bahan-bahan lokal seperti limbah sayur, daun kering, dan sisa panen untuk diolah menjadi pupuk organik cair. Para peserta juga mempelajari langkah pembuatan bokashi, yakni pupuk kompos fermentasi yang bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman. Selain itu, instruktur juga memberikan materi tentang teknik pemupukan terpadu, mulai dari penentuan dosis, waktu pemupukan, hingga metode aplikasi yang tepat, yang kemudian para peserta dapat mempraktikkannya langsung di lahan percobaan.

Program SLV di Kutai Timur menjadi perwujudan nyata dari filosofi 5C Apical Group— Good for Community, Country, Climate, Customer, dan Company—yang mendorong sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun desa yang tangguh serta masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. (ibs)

Tags: apicalkalimantan timurKutai TimurPupuk Organik

Berita Terkait.

Penghargaan
Ekonomi

Pegadaian Raih Penghargaan Khusus di Ajang IDX Channel Anugerah ESG 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:23
krista
Ekonomi

Krista Exhibitions Gelar Empat Pameran Internasional Sekaligus, Perkuat Daya Saing Industri Indonesia

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:47
mkroo
Ekonomi

Pelaku Usaha Kecil Prasejahtera Kini Punya Kesempatan Berkembang

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:30
mitsubishi
Ekonomi

GIIAS 2026: Rifat Sungkar Ungkap Keunggulan New Xforce HEV, Mitsubishi Tebar Promo Besar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:09
PHR Regional 1 Andalkan Inovasi dan Eksplorasi Agresif Jaga Produksi Migas di Lapangan Mature
Ekonomi

PHR Regional 1 Andalkan Inovasi dan Eksplorasi Agresif Jaga Produksi Migas di Lapangan Mature

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:21
Ekonomi Indonesia Kembali Tunjukkan Taji, Industri Bangkit dan Inflasi Kian Terkendali
Ekonomi

Ekonomi Indonesia Kembali Tunjukkan Taji, Industri Bangkit dan Inflasi Kian Terkendali

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:17

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2105 shares
    Share 842 Tweet 526
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1082 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    957 shares
    Share 383 Tweet 239
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.