• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Bebas Kacamata di Usia Emas: JEC Hadirkan Solusi Presbiopia Tanpa Operasi LASIK, Wujudkan Hidup Aktif dan Mandiri

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 7 Agustus 2025 - 18:18
in Ekonomi
jec

JEC Hadirkan Solusi Presbiopia Tanpa Operasi LASIK. Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kacamata sering kali menjadi simbol penuaan, terutama saat mulai sulit membaca menu restoran, label harga, hingga chat di ponsel. Ini adalah gejala umum dari presbiopia, atau yang dikenal masyarakat sebagai “mata tua”, kondisi yang kini mengintai lebih dari 86 juta penduduk Indonesia berusia 45 tahun ke atas.

Namun, kini hadir solusi modern tanpa harus terus bergantung pada kacamata atau lensa kontak: prosedur Refractive Lens Exchange (RLE) dari JEC Eye Hospitals and Clinics, diperkuat dengan teknologi bedah presisi tinggi FLACS (Femtosecond Laser-Assisted Cataract Surgery).

BacaJuga:

SAPA UMKM dan KUR Jadi Strategi Pemerintah Perkuat Daya Saing Pengusaha

Menkop Tegaskan Isu “Keberlanjutan” Faktor Penting Bagi Koperasi

FIFGROUP Salurkan Rp1,88 Miliar Dana Bergulir Bagi 524 UMKM Binaan

Presbiopia adalah bagian alami dari proses penuaan yang membuat lensa mata kehilangan fleksibilitas, sehingga sulit melihat benda pada jarak dekat.

Gejalanya meliputi kesulitan membaca tulisan kecil, sering memerlukan cahaya lebih terang, dan kelelahan mata saat bekerja atau membaca. Umumnya, gejala ini muncul perlahan sejak usia 40-an dan memburuk setelah usia 45 tahun.

Dr. Nashrul Ihsan, Sp.M(K), Dokter Subspesialis Katarak, Lensa, dan Bedah Refraktif di JEC, menjelaskan bahwa presbiopia dapat berdampak lebih dari sekadar gangguan visual.

“Di usia emas, banyak orang justru sedang berada di masa puncak produktivitas atau ingin lebih aktif bersama keluarga. Tapi presbiopia bisa menurunkan kualitas hidup, kepercayaan diri, hingga berdampak secara ekonomi dan mental. Apalagi, tidak semua orang nyaman dengan kacamata bifokal,” ujar Dr. Nashrul.

Prosedur Refractive Lens Exchange (RLE) adalah metode penggantian lensa alami mata yang sudah tidak fleksibel dengan lensa tanam (intraocular lens/IOL). Tidak seperti LASIK yang bekerja di permukaan kornea, RLE mengganti inti permasalahan di lensa mata, dan justru sangat cocok bagi penderita presbiopia dan gangguan refraksi lain seperti minus, plus, hingga silinder.

Dengan dukungan teknologi FLACS, tindakan ini dilakukan dengan laser berpresisi tinggi, minim trauma, risiko sangat rendah, dan waktu pengerjaan yang hanya sekitar 10–15 menit per mata. Hasilnya:
• 98,5% tingkat keberhasilan operasi
• 95% pasien puas dan merasa hidup mereka berubah
• 4 dari 5 pasien tidak lagi memerlukan kacamata

“RLE adalah pilihan ideal untuk mereka yang tidak bisa lagi ditangani LASIK atau SMILE Pro, termasuk pasien miopia ekstrem hingga minus 20,” terang Dr. Nashrul. Prosedur ini juga sangat direkomendasikan untuk pasien usia matang yang ingin tetap aktif, tampil prima, dan bebas dari batasan visual.

JEC memberikan berbagai pilihan lensa tanam yang dipilih berdasarkan gaya hidup dan kebutuhan visual tiap pasien:
• Multifocal IOL: Untuk penglihatan jarak dekat, menengah, dan jauh tanpa kacamata.
• EDOF (Extended Depth of Focus): Memberi penglihatan alami dengan silau yang minimal.
• Monofocal Plus & Toric IOL: Untuk kebutuhan penglihatan jauh dan koreksi silinder.

Layanan RLE berbasis FLACS saat ini tersedia di:
• RS Mata JEC @ Menteng
• RS Mata JEC @ Kedoya
• RS Mata JEC Orbita @ Makassar

Sementara prosedur RLE tanpa FLACS dapat diakses di seluruh cabang JEC di Indonesia, termasuk di Jakarta, Bekasi, Cibubur, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Denpasar, hingga Kendari.

Mubadiyah, S.Psi, MM, Kepala Divisi Marketing and Communication JEC Group, menyatakan:

“Lewat RLE, kami ingin membantu masyarakat Indonesia usia 45 tahun ke atas agar tetap aktif, percaya diri, dan mandiri. Ini bukan sekadar soal penglihatan, tapi tentang kualitas hidup yang utuh.”

Dengan pendekatan personal, teknologi canggih, dan tenaga dokter subspesialis berpengalaman, JEC ingin memastikan setiap pasien bisa menjalani masa emasnya tanpa batas penglihatan.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.jec.co.id atau hubungi JEC terdekat. (srv)

Tags: KacamataOperasi LASIKPresbiopiaUsia Emas: JEC

Berita Terkait.

Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, 1 Prajurit Meninggal dan 6 Luka-Luka
Ekonomi

SAPA UMKM dan KUR Jadi Strategi Pemerintah Perkuat Daya Saing Pengusaha

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:35
menkop
Ekonomi

Menkop Tegaskan Isu “Keberlanjutan” Faktor Penting Bagi Koperasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:57
fif
Ekonomi

FIFGROUP Salurkan Rp1,88 Miliar Dana Bergulir Bagi 524 UMKM Binaan

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:07
Dealer
Ekonomi

Permudah Akses Pelanggan, Astra Daihatsu Resmikan Outlet Baru di Bukittinggi

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:06
Pembiayaan
Ekonomi

Geely Perkuat Ekspansi Jaringan Diler melalui Kolaborasi Strategis dengan BCA

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:05
MG
Ekonomi

MG Perkenalkan MG ZS Hybrid+, SUV Hybrid Terbaru dengan Teknologi Hybrid+ Generasi Terbaru

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:04

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12425 shares
    Share 4970 Tweet 3106
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2767 shares
    Share 1107 Tweet 692
  • Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

    1273 shares
    Share 509 Tweet 318
  • Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

    1183 shares
    Share 473 Tweet 296
  • Sah Jadi WNI, Mitchell Baker Bawa Postur Tinggi dan Insting Gol Mumpuni

    1065 shares
    Share 426 Tweet 266
Kane
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Inggris Ditekuk Argentina, Harry Kane Sesali Strategi Parkir Bus yang Berujung Petaka

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 16 Juli 2026 - 08:30

INDOPOSCO.ID - Kapten Timnas Inggris Harry Kane mengakui, bahwa strategi mempertahankan keunggulan 1-0 di babak final Piala Dunia 2026 justru...

SelengkapnyaDetails
Enzo

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis! Argentina Bekuk Inggris, Tantang Spanyol di Final

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:17
Mbapee

Curhat Mbappe Setelah Prancis Ditekuk Spanyol, Singgung Kegagalan Taktik di Semifinal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:24
Pemberantasan Korupsi Tak Cukup dengan Dukungan Politik, Pengamat Tekankan Konsistensi

Resep Spanyol ke Final Piala Dunia 2026: Setia pada Fondasi dan Regenerasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:42
Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol

Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:12
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.