• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Sampah Jadi Masalah di Desa Lengkong Kulon, PkM UT Terjun Langsung ke Masyarakat

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 29 Juli 2025 - 17:37
in Megapolitan
Tim-Pengabdian

Tim Pengabdian kepada masyarakat Universitas Terbuka di Desa Lengkong Kulon, Tangerang. Foto: Nasuha INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sampah menjadi bagian masalah di Desa Lengkong Kulon, Kabupaten Tangerang, Banten.

Kepala Desa Lengkong Kulon, Muhammad Sohib mengatakan, produksi sampah rumah tangga warga Lengkong Kulon setiap minggu mencapai 1 hingga kendaraan pick up. Dan pengolahan sampah selama ini kerap menimbulkan masalah.

BacaJuga:

Sertifikasi Tanah DKI Jakarta Capai 98,6 Persen, Wamen ATR/BPN: Jadi Contoh Baik bagi Daerah Lain

Kecelakaan Truk Muat Pagar Besi di Flyover Tomang Nihil Korban Jiwa

Tali Pengait Putus, Muatan Besi 30 Ton dari Truk Tumpah di Flyover Tomang

“Sampah kering selama ini bisa dimanfaatkan masyarakat melalui bank sampah, sehingga memiliki nilai ekonomis. Dan penanganan sampah basah selama ini kerap menjadi masalah kami,” ujar Sohib ditemui INDOPOSCO di sela-sela program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Terbuka di Desa Lengkong Kulon, Selasa (29/7/2025).

Ia menuturkan, rendahnya kesadaran warga memperburuk pengolahan sampah di Desa Lengkong Kulon. Warga kerap sembarang membuang sampah di perbatasan desa.

“Kami berharap dengan program PkM UT bisa meningkatkan literasi kesadaran warga kepada penanganan sampah,” katanya.

Selain masalah sampah, masih ujar Sohib, kompetensi aparatur desa menjadi kebutuhan saat ini. Di era digital saat ini, kemampuan aparatur desa dituntut mampu memberikan cepat kepada masyarakat.

“Kami menyambut baik program PkM dari UT, harapan masalah sampah bisa teratasi. Dan program S1 Aparatur desa dengan rekognisi pembelajaran lampau (RPL) bisa meningkatkan kompetensi aparatur desa,” terangnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Pusat PkM: UT, Heriani mengatakan, tujuan program PkM untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat. Khususnya Karang Taruna, ibu PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga), dan guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), dalam membangun lingkungan yang bersih, sehat, hijau, dan memiliki kemampuan literasi pangan serta bahasa Inggris sederhana.

“Penyuluhan dan pelatihan tentang literasi lingkungan, literasi pangan, dan pengenalan bahasa Inggris sederhana di bawah tim PkM Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik,” kata Heriani.

Sementara, lanjut dia, untuk pelatihan pembuatan toilet ramah lingkungan untuk mewujudkan sanitasi yang sehat di bawah tim PkM Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik. Pelatihan aparatur desa tentang sistem pemerintahan desa dan tata Kelola pemerintahan desa di bawah tim PkM Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik).

“Untuk pelatihan sistem keuangan desa di bawah tim PkM Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik,” ucapnya.

Dikatakan dia, gerakan “Lengkong Kulon Hijau dan Bebas Sampah” melalui aksi bersih desa, penanaman pohon, pengelolaan sampah berbasis reduce-reuse-recycle (3R), serta pengelolaan pangan sehat.

“Pemberdayaan guru PAUD agar mampu menanamkan kesadaran lingkungan dan pengenalan bahasa Inggris sejak usia dini,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Program Studi (Prodi) Ilmu Pemerintahan, UT Daniel Pasaribu mengatakan, pentingnya sanitasi dan pengelolaan sampah menjadi penting. Pasalnya, toilet yang tidak layak dan pengelolaan sampah yang buruk menimbulkan masalah di Desa Lengkong Kulon.

“Kami ingin bekali Karang Taruna dengan keterampilan praktis, agar mereka dapat menjadi motor penggerak perubahan menuju desa sehat dan bebas sampah,” ujar Daniel.

Hal yang sama diungkapkan Koordinator PkM Nasional UT, Desa Lengkong Kulon, Roman Hadi Saputro mengatakan, program RPL bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa. Program penyetaraan tersebut disesuaikan dengan jabatan aparatur desa.

“Untuk jabatan Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kepala BPD mendapat potongan 17 mata kuliah. Sementara jabatan kasi, Kaur dan anggota BPD 12 mata kuliah,” beber Roman.

Ia menambahkan, untuk mendapatkan program RPL tersebut calon mahasiswa harus memiliki sertifikat pelatihan. Rencananya pelatihan aparatur desa dilakukan pada Agustus dan September mendatang. “Sertifikat menjadi syarat aparatur desa bisa mendapatkan RPL pada program S1 Aparatur Desa UT,” katanya. (nas)

Tags: BantenDesa Lengkong KulonKabupaten Tangerangprogram Pengabdian kepada Masyarakatsampah

Berita Terkait.

pram
Megapolitan

Sertifikasi Tanah DKI Jakarta Capai 98,6 Persen, Wamen ATR/BPN: Jadi Contoh Baik bagi Daerah Lain

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:03
Kecelakaan Truk Muat Pagar Besi di Flyover Tomang Nihil Korban Jiwa
Megapolitan

Kecelakaan Truk Muat Pagar Besi di Flyover Tomang Nihil Korban Jiwa

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:18
Muatan-Besi
Megapolitan

Tali Pengait Putus, Muatan Besi 30 Ton dari Truk Tumpah di Flyover Tomang

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:24
Hujan
Megapolitan

Warga Jakarta Wajib Waspada, Malam Ini Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:29
bc
Megapolitan

Mulai 29 April 2026, Bea Cukai Tanjung Priok Digitalisasi Jaminan Kepabeanan, 9 Perusahaan Sudah Bergabung

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:50
demo
Megapolitan

Demo Mahasiswa Gaungkan Lagu Kritik BBM, Pengamat Desak Pemerintah Tangkap Pesannya

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:32

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1429 shares
    Share 572 Tweet 357
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1186 shares
    Share 474 Tweet 297
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1134 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    923 shares
    Share 369 Tweet 231
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
naldo
Piala Dunia 2026

Tertinggal dari Messi di Perburuan Sepatu Emas, Begini Respons Ronaldo

Editor Laurens Dami
Rabu, 24 Juni 2026 - 22:22

INDOPOSCO.ID - Kapten Timnas Portugal Cristiano Ronaldo merespons santai ketika ditanya tentang persaingan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 melibatkan nama-nama...

SelengkapnyaDetails
ronaldo

Cristiano Ronaldo Jawab Kritik Keras Publik dengan 2 Gol

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:04
Jude-bellingham

Hasil Piala Dunia: Jude Bellingham Ungkap Suasana Ruang Ganti Inggris Tidak Ada Drama

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:54
Pemain-Timnas-Kolombia

Hasil Piala Dunia: Menang Tipis Atas Kongo, Kolombia Amankan Tempat di 32 Besar

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:43
Tuchel

Hasil Piala Dunia: Kuasai Bola 78 Persen tapi Mandul, Tuchel Akui Inggris Bermain Terlalu Hati-hati Kontra Ghana

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:12
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.