• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Stabil di Tengah Gejolak Global, Sri Mulyani: KSSK Siaga Jaga Keuangan Nasional

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Senin, 28 Juli 2025 - 19:19
in Ekonomi
ojk

(kiri ke kanan): Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar; Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani; Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo; dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers dalam Hasil Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) III Tahun 2025 di Jakarta, Senin (28/7/2025). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah bayang-bayang ketidakpastian global yang terus membayangi, Indonesia justru menunjukkan ketahanan finansial yang solid. Anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) sekaligus Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memastikan bahwa Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) Indonesia pada triwulan II 2025 tetap dalam kondisi terjaga, meski dunia tengah bergolak akibat perang tarif dan ketegangan geopolitik.

“Ketidakpastian global masih sangat tinggi, terutama karena dinamika tarif resiprokal antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok serta meningkatnya tensi geopolitik dan militer, khususnya di Timur Tengah,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers Hasil Rapat Berkala KSSK III Tahun 2025 di Jakarta, Senin (28/7/2025).

BacaJuga:

Tiga Jurus Pemerintah Jadi Kunci Penguatan Rupiah di Tengah Tekanan Global

Perkuat Industri Pulp dan Kertas Nasional, Bea Cukai Terbitkan Izin Fasilitas KITE 

Biodiesel B50 Resmi Dimulai, Sawit Kian Strategis bagi Energi Nasional

Namun demikian, KSSK yang beranggotakan Kemenkeu, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut Sri Mulyani, kekompakan dan sinergi kebijakan antarlembaga menjadi kunci penting dalam menjaga ketahanan sistem keuangan nasional.

“Kami dari KSSK terus memperkuat koordinasi lintas lembaga—baik dari sisi kebijakan fiskal di Kemenkeu, moneter dan makroprudensial di Bank Indonesia, pengawasan sektor keuangan di OJK, hingga perlindungan simpanan di LPS,” jelasnya.

Sinergi tersebut, lanjut Sri Mulyani, tidak hanya menjaga stabilitas keuangan, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Yang tak kalah penting, KSSK juga memfokuskan diri untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tekanan eksternal,” tegasnya.

Dampak dari konflik dagang dan ketegangan politik internasional mulai terlihat nyata. AS dan Tiongkok saling membalas dengan kebijakan tarif yang memicu ketidakpastian global. Di sisi lain, ketegangan geopolitik di Timur Tengah semakin memperburuk sentimen global.

“Pada bulan April, AS mengumumkan kebijakan tarif resiprokal yang kemudian direspons oleh retaliasi dari Tiongkok. Situasi ini membuat pelaku pasar global semakin waspada. Di Timur Tengah, ketegangan geopolitik yang meningkat juga memberi tekanan tambahan,” ungkap Sri Mulyani.

Akibat situasi tersebut, pertumbuhan ekonomi global pun mulai menunjukkan perlambatan. Ekonomi AS, Eropa, dan Jepang melambat. Sementara pertumbuhan ekonomi Tiongkok pada triwulan II hanya mencapai 5,2% year-on-year (yoy), turun dari 5,4% pada triwulan sebelumnya. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh menurunnya ekspor barang manufaktur dan teknologi (MRT) ke AS.

Di sisi lain, India menjadi pengecualian. Negara Asia Selatan tersebut diperkirakan tetap tumbuh solid berkat kuatnya investasi domestik.

“Negara-negara berkembang lain juga tidak luput dari dampak, terutama akibat menurunnya permintaan ekspor dan melambatnya perdagangan global,” tambahya.

KSSK menegaskan akan terus memantau dan merespons perkembangan global dengan sigap. Fokus utama ke depan adalah memastikan agar gejolak eksternal tidak mengganggu momentum pemulihan ekonomi domestik.

Adapun Anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) lain yang turut hadir dalam konferensi pers tersebut, yakni Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo; Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar; dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa. (her)

Tags: Keuangan NasionalKomite Stabilitas Sistem KeuanganKSSKSri Mulyani

Berita Terkait.

Mata-Uang
Ekonomi

Tiga Jurus Pemerintah Jadi Kunci Penguatan Rupiah di Tengah Tekanan Global

Senin, 29 Juni 2026 - 14:05
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kg Sabu Jaringan Tailan-Aceh
Ekonomi

Perkuat Industri Pulp dan Kertas Nasional, Bea Cukai Terbitkan Izin Fasilitas KITE 

Senin, 29 Juni 2026 - 13:44
Biodiesel
Ekonomi

Biodiesel B50 Resmi Dimulai, Sawit Kian Strategis bagi Energi Nasional

Senin, 29 Juni 2026 - 12:23
Prabowo-Subianto
Ekonomi

Prabowo Siapkan “Bedah Besar” BUMN, Lebih dari 750 Perusahaan Negara Bakal Ditutup

Senin, 29 Juni 2026 - 11:02
Bongkar-Muat
Ekonomi

LNG Global Bergejolak, Reforminer Usul 5 Langkah Jaga Daya Saing Industri Nasional

Senin, 29 Juni 2026 - 10:11
KSTI 2026, Menbud: Kebudayaan Harus Jadi Mesin Kemandirian Ekonomi Bangsa
Ekonomi

Mesin Ekonomi Baru Dipanaskan, Menkeu Yakin Indonesia Bisa Tumbuh 8 Persen

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:01

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1725 shares
    Share 690 Tweet 431
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1693 shares
    Share 677 Tweet 423
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1633 shares
    Share 653 Tweet 408
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1088 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1016 shares
    Share 406 Tweet 254
Selebrasi
Olahraga

Bungkam Afrika Selatan, Kedisiplinan dan Agresivitas Jadi Kunci Kemenangan Kanada

Editor Ali Rachman
Senin, 29 Juni 2026 - 10:41

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Kanada Jesse Marsch menyanjung, penampilan timnya setelah menang dramatis 1-0 atas Afrika Selatan di 32 besar...

SelengkapnyaDetails
Buchanan

Hasil Piala Dunia: Hukum Afsel di Injury Time, Kanada ke 16 Besar

Senin, 29 Juni 2026 - 08:19
32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:51
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:34
David-Alaba

Hasil Piala Dunia Grup J: Argentina Sempurna, Austria-Aljazair Lolos Juga

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:51
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.