• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Thailand Buka Peluang Gencatan Senjata, Asalkan Kondisi Mendukung

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 26 Juli 2025 - 21:16
in Internasional
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, Nikorndej Balankura, saat diwawancarai oleh Xinhua di Bangkok, Thailand, Jumat (25/7/2025). Foto: Antara/Xinhua/Sun Weitong

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, Nikorndej Balankura, saat diwawancarai oleh Xinhua di Bangkok, Thailand, Jumat (25/7/2025). Foto: Antara/Xinhua/Sun Weitong

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Thailand menyatakan kesediaannya untuk mempertimbangkan usulan gencatan senjata terkait konflik bersenjata dengan Kamboja. Namun, keputusan tersebut bergantung pada kondisi aktual di lapangan. Pernyataan ini disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Thailand pada Jumat (25/7/2025).

Dalam keterangan resminya, Kemenlu Thailand menyampaikan apresiasi kepada Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, atas tawaran mediasi gencatan senjata. Thailand, menurut mereka, menerima tawaran tersebut secara prinsip, namun pelaksanaannya tetap harus menyesuaikan dengan situasi di medan konflik.

BacaJuga:

AS dan Iran Sepakat Damai, Tandatangani Perjanjian Pekan Ini

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Meski demikian, pihak Thailand menuding pasukan Kamboja terus melancarkan serangan ke wilayah mereka sepanjang hari Jumat tanpa mempertimbangkan keselamatan warga sipil.

“Setiap kesepakatan gencatan senjata harus dilandasi oleh realitas yang terjadi di lapangan. Pemerintah Thailand sangat mengutamakan keselamatan warga sipil. Saat ini, aksi militer dari Kamboja justru menunjukkan kurangnya niat baik dan terus menimbulkan ancaman bagi masyarakat kami,” demikian pernyataan resmi dari kementerian tersebut.

Mereka juga menegaskan bahwa Thailand berkewajiban menjaga kedaulatan dan keselamatan rakyatnya seoptimal mungkin.

Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand melaporkan bahwa hingga Kamis malam (24/7) pukul 21.00 waktu setempat, sedikitnya 14 warga tewas dan 46 lainnya mengalami luka akibat bentrokan bersenjata di kawasan perbatasan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Provinsi Oddar Meanchey, Kamboja, Met Meas Pheakdey, menyatakan kepada Xinhua bahwa satu warga desa meninggal dan lima lainnya terluka akibat tembakan artileri yang diluncurkan dari wilayah Thailand seperti dilansir Xinhua melalui Antara.

Ketegangan meningkat sejak Kamis pagi dan kedua negara saling menyalahkan atas pelanggaran hukum internasional. (aro)

Tags: Gencatan SenjataKambojaKonflik Thailand–KambojaPerang Thailand-KambojaThailand

Berita Terkait.

Shehbaz-Sharif
Internasional

AS dan Iran Sepakat Damai, Tandatangani Perjanjian Pekan Ini

Senin, 15 Juni 2026 - 11:29
Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan
Internasional

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:05
Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital
Internasional

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:31
Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur
Internasional

Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:01
aidi
Internasional

BKSAP DPR Dorong Kolaborasi Pemuda Muslim Dunia Lewat IMYF 2026 di Tengah Tekanan Global

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:41
Esmail-Baghaei
Internasional

Iran Bantah Klaim Trump Soal Kesepakatan Damai di Timur Tengah

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:05

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6400 shares
    Share 2560 Tweet 1600
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1692 shares
    Share 677 Tweet 423
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1020 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    957 shares
    Share 383 Tweet 239
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.