• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Thailand Dituding Serang Candi Bersejarah, Kamboja Teriakkan Pelanggaran

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 25 Juli 2025 - 22:22
in Internasional
wisatawan

Ilustrasi - Para wisatawan berjalan-jalan di sekitar Candi Angkor Wat di Provinsi Siem Reap, Kamboja. Foto: The Phnom Penh Post

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Suara kecaman keras datang dari Komite Hak Asasi Manusia Kamboja (CHRC) menyusul meningkatnya ketegangan di perbatasan Kamboja–Thailand. Dalam pernyataan resminya, CHRC menuding militer Thailand telah melakukan serangkaian pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat yang tidak hanya merusak properti bersejarah, tetapi juga mengancam kedaulatan nasional.

Jet tempur F-16 milik Thailand diklaim meluncurkan serangan udara yang menghantam sebagian kawasan Candi Preah Vihear, warisan dunia United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) yang berada di wilayah Kamboja. Selain itu, sejumlah pagoda juga dilaporkan rusak akibat serangan tersebut.

BacaJuga:

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS

ABK WNI Jadi Korban Serangan Drone di Yaman, Kemlu Angkat Bicara

“Tindakan yang melanggar hukum dan bermusuhan ini secara serius telah merusak kedaulatan dan integritas wilayah Kamboja, serta hak-hak dasar rakyat Kamboja,” demikian pernyataan resmi CHRC yang dikutip dari media lokal The Phnom Penh Post, Jumat (25/7/2025).

CHRC menyebut serangan ini sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap norma-norma internasional, termasuk hukum HAM yang telah diakui secara global.

Tak hanya itu, CHRC juga menyoroti krisis kemanusiaan yang timbul. Ribuan warga di sepanjang perbatasan terpaksa mengungsi dan kehilangan sumber penghidupan mereka.

Situasi ini diperparah dengan laporan mengenai perlakuan diskriminatif terhadap para pekerja migran asal Kamboja di Thailand. Dari laporan yang diterima CHRC, mereka mengalami kekerasan fisik, ancaman, hingga intimidasi bermotif rasial. Tindakan ini disebut melanggar Konvensi Internasional tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Rasial (ICERD) yang juga telah diratifikasi oleh Thailand.

“Tindakan-tindakan ini menciptakan iklim ketakutan dan melanggar hak atas hidup dan keamanan sebagaimana diatur dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia,” tulis CHRC dalam pernyataan lanjutan.

Meski berada dalam tekanan, Pemerintah Kamboja tetap menyerukan penyelesaian damai. CHRC mengutip pernyataan Perdana Menteri (PM) Kamboja, Hun Manet yang mengimbau rakyat Kamboja untuk tetap menjaga martabat dan tidak melakukan tindakan balasan terhadap warga Thailand.

“Menjunjung tinggi moralitas, martabat dan disiplin, serta tidak melakukan tindakan diskriminatif atau tindakan lain yang dapat memengaruhi Kedutaan Besar Thailand di Kamboja, perusahaan-perusahaan Thailand, atau warga negara Thailand yang tinggal di Kerajaan Kamboja,” ujar Manet.

Menutup pernyataannya, CHRC menyerukan kepada pemerintah Thailand agar segera menghentikan tindakan yang dianggap melanggar hukum dan memilih jalur diplomatik.

“Kami mendorong penggunaan mekanisme hukum dan dialog yang menjunjung tinggi supremasi hukum serta saling menghormati,” tutup CHRC. (her)

Tags: CandiKambojaKonflik Thailand–KambojaPerang Thailand-KambojaThailand

Berita Terkait.

jubir
Internasional

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:07
Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS
Internasional

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:16
Gedung-Pancasila
Internasional

ABK WNI Jadi Korban Serangan Drone di Yaman, Kemlu Angkat Bicara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:22
Gempa-Kolombia
Internasional

Gempa Magnitudo 7,4 Hantam Kolombia: 132 Tewas, 570 Lainnya Terluka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:18
WCO
Internasional

Bahas Arah Kebijakan Kepabeanan Dunia, Indonesia Hadiri Pertemuan Tinggi Tahunan WCO di Belgia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:15
KBRI
Internasional

Perkuat Kemitraan, Menlu Kanada Hadiri Perayaan Hari ASEAN ke-59 di KBRI Ottawa

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:02

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3696 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    861 shares
    Share 344 Tweet 215
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.