• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pembelajaran di Wilayah Terpencil, Kemendikdasmen Terapkan Pendidikan Jarak Jauh

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 19 Juli 2025 - 10:10
in Nasional
tatang

Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Tatang Muttaqin (tengah) saat diskusi di Jakarta. (Nasuha/ INDOPOSCO)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tantangan utama pendidikan jarak jauh (PJJ) bukan hanya soal keterjangkauan lokasi, tetapi juga soal kualitas pembelajaran.

Pernyataan tersebut diungkapkan Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Tatang Muttaqin kepada indoposco.id, Sabtu (19/7/2025).

BacaJuga:

Rayakan HUT ke-61, PGN Gelar Nikah Massal untuk Wujudkan Kepastian Hukum bagi Masyarakat

Soroti Kampanye LGBT, DPR Minta Regulasi Disusun dengan Kajian Komprehensif

Menhan Sjafrie Bahas Pengamanan Wilayah Udara dengan AHY

Ia mengatakan, upaya pendidikan jarak jauh ditempuh untuk memperkuat akses pendidikan bagi semua anak Indonesia, termasuk mereka yang tinggal di wilayah terpencil, perbatasan, hingga luar negeri.

“Di sejumlah daerah, terutama yang sangat sulit dijangkau, siswa hanya dapat mengikuti pembelajaran tatap muka satu kali dalam seminggu,” terangnya.

“Biasanya, mereka belajar secara mandiri menggunakan modul yang telah disiapkan, lalu mendapat pendampingan saat guru kunjung datang ke lokasi,” sambung Tatang.

Menurutnya, modul yang disiapkan harus mudah dipahami, karena siswa belajar lebih banyak secara mandiri. Sementara pada saat guru kunjung hadir, siswa bisa mendalami materi yang sebelumnya sulit dimengerti.

“Di luar tantangan geografis dalam negeri, kami juga menyoroti kebutuhan pendidikan untuk anak-anak Indonesia yang berada di luar negeri,” katanya.

Sebab, dikatakan dia meskipun terdapat sekolah Indonesia di kota-kota besar di luar negeri, belum semua warga negara Indonesia dapat mengaksesnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, pemerintah ingin memaksimalkan fleksibilitas pembelajaran, termasuk melalui kolaborasi dengan sekolah lokal dan pendekatan hybrid learning.

“Yang penting adalah bagaimana proses belajar bisa tetap berlanjut, dan saat kembali ke Indonesia, siswa bisa langsung melanjutkan pendidikannya dengan dokumentasi yang valid,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan pendidikan jarak jauh bukan semata-mata soal teknologi daring. Justru, kombinasi antara pembelajaran online dan kunjungan langsung menjadi kunci agar kualitas pendidikan tetap merata.

Di beberapa daerah, masih ujar dia, bahkan diperlukan perangkat belajar mandiri tanpa listrik dan internet, seperti layar pintar yang telah terinstal materi. “Bukan sekadar online. Pendidikan jarak jauh harus mampu menjangkau siswa secara nyata, dengan menggabungkan berbagai sumber belajar dan pendekatan kontekstual,” ungkapnya.

Salah satu contoh menarik datang dari siswa yang memiliki aktivitas khusus, seperti atlet. Banyak dari mereka yang lebih memilih sekolah terbuka karena jadwal latihan yang padat dan lokasi asrama yang berjauhan dari sekolah konvensional.

Kondisi ini memerlukan pendekatan yang fleksibel dan konsolidatif, agar proses belajar tetap berjalan seiring dengan pembinaan prestasi. “Ke depan, kami akan memperkuat sistem PJJ agar lebih terstandar secara nasional, dengan harapan kualitas pembelajaran tidak hanya bisa diakses secara luas, tapi juga setara dari segi substansi di seluruh daerah,” ujar Tatang. (nas)

Tags: KemendikdasmenPendidikan Jarak Jauh

Berita Terkait.

Nikah-Massal
Nasional

Rayakan HUT ke-61, PGN Gelar Nikah Massal untuk Wujudkan Kepastian Hukum bagi Masyarakat

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:41
Atribut
Nasional

Soroti Kampanye LGBT, DPR Minta Regulasi Disusun dengan Kajian Komprehensif

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:25
Menhan
Nasional

Menhan Sjafrie Bahas Pengamanan Wilayah Udara dengan AHY

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:20
Calon-Mahasiswa
Nasional

Puan Soroti 60 Ribu Calon Mahasiswa Tak Daftar Ulang, Desak Evaluasi Total Sistem PT

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:00
Prabowo
Nasional

Teddy Buka Suara soal Pertemuan Prabowo-Kapolri di Istana, Ini Pokok Bahasannya

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:09
pu
Nasional

Kejati DKI Jakarta Kembali Tetapkan 2 Pegawai Kementerian PU Tersangka Korupsi, Ini Perannya

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:07

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1702 shares
    Share 681 Tweet 426
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1664 shares
    Share 666 Tweet 416
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1034 shares
    Share 414 Tweet 259
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    938 shares
    Share 375 Tweet 235
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    925 shares
    Share 370 Tweet 231
Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos
Olahraga

Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos

Editor Laurens Dami
Jumat, 26 Juni 2026 - 17:03

INDOPOSCO.ID – Persaingan di fase grup Piala Dunia 2026 memasuki babak paling menentukan. Pada Sabtu (27/6/2026), rangkaian pertandingan terakhir Grup...

SelengkapnyaDetails
Piala-Dunia

32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Ditantang Jepang, Belanda Jumpa Maroko

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:24
Diego-Carlos

Hasil Piala Dunia Grup D: Turki Bungkam AS, Australia Lolos Usai Tahan Paraguay

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:51
Elanga

Graham Potter Bangga dengan Perjuangan Pemain Swedia Hadapi Jepang

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:50
Nagelsman

Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:39
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.