• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

BRIN Dorong Implementasi Tenaga Nuklir untuk Ketahanan Pangan

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Minggu, 29 Juni 2025 - 05:18
in Ekonomi
Anugerah-Widiyanto

Arsip - Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN Anugerah Widiyanto (kanan) bersama Kepala Organisasi Riset Tenaga Nuklir BRIN Syaiful Bakhri (kiri) saat ditemui di Kantor BRIN, Jakarta, Senin (17/2/2025). ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong implementasi tenaga nuklir sebagai salah satu metode untuk mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia.

Kepala Organisasi Riset Tenaga Nuklir (ORTN) BRIN Syaiful Bakhri menekankan, teknologi khususnya teknologi nuklir memainkan peran vital dalam ketahanan pangan, yaitu memperpanjang masa simpan, menjaga kandungan gizi, dan memastikan keamanan dari mikroba serta hama.

BacaJuga:

Rupiah Kembali Melemah, Harga Energi Jadi Ancaman Baru bagi APBN

Emas Makin Berkilau, HPE September Naik 7,87 Persen!

Coretax hingga Hilirisasi, Jurus Pemerintah Memperkuat APBN 2027

“Pemanfaatan teknologi, termasuk teknologi nuklir, bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan menjadi tulang punggung dalam memastikan pangan Indonesia tidak hanya cukup secara kuantitas, tetapi juga unggul dari sisi kualitas,” kata Syaiful seperti dikutip Antara, Sabtu (28/6/2025).

Syaiful menjelaskan, penggunaan tenaga nuklir dalam bidang tersebut juga dinilai efektif untuk mengatasi permasalahan hilangnya pasokan pangan sebelum sampai ke konsumen, atau disebut dengan istilah food loss.

Ia mengungkapkan, saat ini Indonesia memiliki fasilitas dan kompetensi yang cukup memadai di bidang tersebut, yang mana pengembangannya dilakukan di Kawasan Sains dan Teknologi (KST) G.A. Siwabessy di Jakarta.

“Jajaran SDM mencakup 506 peneliti, yang terbagi menjadi tujuh Pusat Riset, yaitu Pusat Riset Teknologi Proses Radiasi -PRTPR-, Pusat Riset Teknologi Akselerator -PRTA-, Pusat Riset Bahan Nuklir dan Limbah Radioaktif -PRBNLR-, Pusat Riset Teknologi Analisis Berkas Nuklir -PRTABN-, Pusat Riset Teknologi Reaktor Nuklir -PRTRN-, Pusat Riset Teknologi Radioisotop, Radiofarmaka, dan Biodosimetri -PRTRRB-, dan terakhir Pusat Riset Teknologi Keselamatan, Metrologi, dan Mutu Nuklir -PRTKMMN-,” papar Syaiful.

Lebih lanjut, Kepala PRTPR BRIN Irawan Sugoro menjelaskan bahwa teknologi iradiasi mampu memberikan solusi nyata dalam menjaga kualitas pangan tanpa mengubah rasa, tekstur, maupun kandungan nutrisinya.

Ia memaparkan, teknologi iradiasi telah banyak dimanfaatkan untuk pengujian tanpa merusak atau non-destructive testing serta sterilisasi alat kesehatan, khususnya di sektor pertambangan dan kesehatan.

“Namun tantangan terbesar tetap terletak pada penerimaan publik. Stigma terhadap istilah radiasi masih menjadi hambatan utama, meski aplikasinya sudah terbukti aman dan digunakan luas di berbagai negara maju,” ujar Irawan.

Senada dengan Irawan, Peneliti PRTPR BRIN Murni Indarwatmi memaparkan, ragam manfaat iradiasi dalam memperkuat ekspor pangan, khususnya untuk memenuhi persyaratan ketat negara tujuan seperti Australia.

“Iradiasi untuk fitosanitari memungkinkan pengendalian hama tersembunyi seperti lalat buah dan kutu putih, tanpa perlu perlakuan manual yang mahal dan memakan waktu. Ini sangat relevan bagi buah-buahan ekspor seperti mangga dan manggis,” ucapnya.

Selain itu, menurutnya, teknologi iradiasi juga unggul dalam sterilisasi produk herbal, daging olahan, hingga komponen pangan seperti bubuk cabai dalam mi instan.

“Dengan daya tembus tinggi dan proses tanpa kontak langsung, iradiasi memungkinkan perlakuan yang efisien dan higienis, bahkan terhadap produk yang telah dikemas,” tutur Murni Indarwatmi. (gin)

Tags: BRINKetahanan PanganTenaga Nuklir

Berita Terkait.

Soroti Ketidakpastian Hukum UU DKJ, Pemuda Kaum Betawi Resmi Layangkan Uji Materi ke Mahkamah Konstitusi
Ekonomi

Rupiah Kembali Melemah, Harga Energi Jadi Ancaman Baru bagi APBN

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:55
Emas Makin Berkilau, HPE September Naik 7,87 Persen!
Ekonomi

Emas Makin Berkilau, HPE September Naik 7,87 Persen!

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:31
coretax
Ekonomi

Coretax hingga Hilirisasi, Jurus Pemerintah Memperkuat APBN 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:57
migas
Ekonomi

RUU Migas Berpotensi Cederai Kewenangan Aceh, Begini Respons Senator DPD RI

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:37
briiii
Ekonomi

Konsisten Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun pada Triwulan II 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:17
brii
Ekonomi

Bersama BRI, Usaha Mikro Rawat Resep Terasi Kumbe Asal Merauke Raih Pasar Lebih Luas

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:07

OLAHRAGA

Minim Efektivitas! Indonesia U-20 Imbang 0-0 Lawan Malaysia
Olahraga

Minim Efektivitas! Indonesia U-20 Imbang 0-0 Lawan Malaysia

Editor Laurens Dami
Senin, 31 Agustus 2026 - 21:15

INDOPOSCO.ID – Timnas Indonesia U-20 harus berbagi poin dengan Malaysia dalam laga perdana Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027...

SelengkapnyaDetails
timnas

Timnas Indonesia U-20 vs Malaysia: Garuda Muda Diminta Waspada

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:47
John-Herdman

Tuntaskan Merdeka Run, John Herdman Tantang Adu Lari Skuad Garuda

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:45
Marquez

Klasemen MotoGP 2026 Makin Panas Usai Marc Marquez Menang di Aragon

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:01
GTWCE-Endurance Cup: Mercedes-BMW Menggila di Nurburgring, Ferrari Siapkan Serangan Balik

GTWCE-Endurance Cup: Mercedes-BMW Menggila di Nurburgring, Ferrari Siapkan Serangan Balik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:31

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.