• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Coretax hingga Hilirisasi, Jurus Pemerintah Memperkuat APBN 2027

Dilianto Editor Dilianto
Senin, 31 Agustus 2026 - 17:57
in Ekonomi
coretax

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara memberikan keterangan pers di Jakarta, Senin (31/8/2026). Foto: Humas Kementerian Keuangan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah mulai mengencangkan ikat pinggang APBN 2027. Bukan dengan memangkas program prioritas secara membabi buta, melainkan dengan menyeleksi belanja, memperkuat penerimaan, dan memastikan setiap rupiah anggaran memberi dampak bagi perekonomian.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengatakan, Rancangan APBN 2027 yang telah disampaikan kepada DPR RI pada 14 Agustus 2026 dirancang untuk meningkatkan kualitas anggaran. Pendapatan negara ditargetkan tumbuh 6,8 persen, sedangkan penerimaan perpajakan diproyeksikan melonjak 12,1 persen dibandingkan outlook 2026.

BacaJuga:

Pertamina Genjot Pasokan BBM, SPBU Modular hingga Layanan Tambahan Disiapkan

FinFest 2026 Raup Antusiasme Warga, Bank Jakarta Hadirkan Layanan Finansial dan Kesehatan

Literasi Asuransi Masih 45,45 Persen, Generali Indonesia Perluas Jangkauan Edukasi

“Ini adalah pertumbuhan pajak yang baik untuk standar Indonesia. Dengan pertumbuhan ekonomi 6 persen dan inflasi 3 persen, pertumbuhan nominal PDB sekitar 9 persen, penerimaan pajak diharapkan tumbuh lebih tinggi dari itu,” ujar Suahasil di Jakarta, Senin (31/8/2026).

Di sisi belanja, pemerintah mengalokasikan Rp4.097,2 triliun dalam RAPBN 2027 atau tumbuh 3,9 persen dari outlook 2026. Efisiensi menjadi kata kunci, tetapi kebutuhan masyarakat dan operasional pemerintahan tetap dijaga.

“Di sinilah kami terus bekerja pada efisiensi dan juga menjaga prioritas,” jelas Suahasil.

Belanja perlindungan sosial, belanja pegawai, operasional pemerintahan hingga transfer ke daerah menjadi bagian yang mendapat perhatian. Pemerintah juga mempertimbangkan kemampuan daerah dalam menyesuaikan belanja agar pembangunan tetap efektif.

Dari sisi fiskal, defisit APBN 2027 ditargetkan berada di level 2,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Suahasil menilai angka tersebut menjadi bagian dari strategi menjaga kesehatan fiskal sekaligus meningkatkan kualitas anggaran.

“Ini adalah angka yang kami rancang agar dapat meningkatkan kualitas anggaran,” tutur Suahasil.

Namun, pemerintah tidak hanya mengandalkan efisiensi. Mesin pertumbuhan ekonomi juga harus terus dipacu. RAPBN 2027 menargetkan ekonomi tumbuh 6 persen, ditopang konsumsi masyarakat sekitar 5,4 persen, konsumsi pemerintah 5,6 persen, investasi sedikitnya 7 persen, dan ekspor 7,5 persen.

“Yang menjadi tantangan adalah bagaimana pertumbuhan ekonomi dapat menghasilkan penerimaan negara,” terangnya.

Untuk mengubah pertumbuhan menjadi penerimaan, administrasi perpajakan terus diperkuat melalui teknologi. Implementasi Coretax menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk memperbaiki administrasi sekaligus mendorong kepatuhan wajib pajak.

“Coretax akan terus diperbaiki, terutama dalam hal kepatuhan,” tegas Suahasil.

Pemerintah juga membidik perluasan basis pajak melalui pengembangan mineral dan hilirisasi industri pertambangan. Sektor tersebut dinilai mampu menciptakan basis ekonomi baru sekaligus memperbesar ruang penerimaan negara.

“Kami meyakini bahwa hilirisasi ekstraksi mineral dan hilirisasi industri pertambangan merupakan kunci untuk memperluas basis pajak di masa depan,” tambahnya.

Dengan kombinasi efisiensi belanja, penguatan penerimaan, digitalisasi perpajakan, dan dorongan pertumbuhan ekonomi, pemerintah ingin memastikan APBN 2027 bukan sekadar besar secara nominal, tetapi juga semakin sehat, berkualitas, dan efektif menopang pembangunan serta kesejahteraan masyarakat. (her)

Tags: APBN 2027Coretaxhilirisasiwamenkeu

Berita Terkait.

FinFest 2026 Raup Antusiasme Warga, Bank Jakarta Hadirkan Layanan Finansial dan Kesehatan
Ekonomi

Pertamina Genjot Pasokan BBM, SPBU Modular hingga Layanan Tambahan Disiapkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:27
FinFest 2026 Raup Antusiasme Warga, Bank Jakarta Hadirkan Layanan Finansial dan Kesehatan
Ekonomi

FinFest 2026 Raup Antusiasme Warga, Bank Jakarta Hadirkan Layanan Finansial dan Kesehatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:21
generali
Ekonomi

Literasi Asuransi Masih 45,45 Persen, Generali Indonesia Perluas Jangkauan Edukasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:13
utojo
Ekonomi

PHE Bidik Indonesia Jadi Hub CCS Asia, Dorong Dekarbonisasi Lintas Negara

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:12
pltu
Ekonomi

PLN Indonesia Power Gandeng Kejati Sumut Perkuat Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:11
bahlil
Ekonomi

3 Pekerja Pertamina Raih Tanda Kehormatan dari Presiden, Perkuat Pengabdian di Sektor Energi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:29

OLAHRAGA

NOC Indonesia
Olahraga

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 12 atlet muda Indonesia bersiap membawa Merah Putih ke panggung dunia melalui Youth Olympic Games (YOG) Dakar...

SelengkapnyaDetails
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31

BERITA POPULER

  • Inovasi Hijau Garuda-EIGER, Material Bekas Pesawat Disulap Jadi Tas Fungsional

    Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    899 shares
    Share 360 Tweet 225
  • Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa: Pertemuan Minggu Lalu Jadi Kenangan Terakhir

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Timnas Futsal Indonesia Gagal Bersinar di Brasil, FFI Soroti Pembenahan Tim dan Tata Kelola

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
  • Pernyataan Menkes Soal ‘Adaptasi’ Karhutla Tuai Polemik, Kemenkes Klaim Tak Pasrah

    756 shares
    Share 302 Tweet 189
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.