INDOPOSCO.ID – PT Patra Drilling Contractor (PDC) terus memperkuat pengelolaan Supply Chain Management (SCM) melalui transformasi digital. Langkah tersebut dilakukan melalui implementasi Integrated Procurement (INPRO) dan persiapan penerapan SAP Modul Inventory Management.
Transformasi digital ini diarahkan untuk membangun proses pengadaan dan pengelolaan persediaan yang semakin terintegrasi, transparan, dan mampu mendukung kebutuhan operasional perusahaan secara lebih efektif.
Melalui INPRO, rangkaian proses pengadaan mulai dari pengajuan dan persetujuan, penyusunan dokumen tender, pemantauan proses, hingga pengelolaan kontrak telah terhubung dalam satu sistem.
Integrasi tersebut membuat seluruh tahapan pengadaan lebih terdokumentasi dan mudah dipantau. Selain itu, sistem ini memberikan visibilitas yang lebih baik terhadap status serta progres setiap proses pengadaan.
Di sisi lain, PDC juga mempersiapkan implementasi SAP Modul Inventory Management untuk memperkuat pengelolaan persediaan. Modul tersebut akan mendukung pencatatan ketersediaan dan pergerakan material secara lebih terstruktur, akurat, serta terintegrasi dalam sistem SAP.
Ketersediaan data persediaan yang lebih akurat diharapkan dapat membantu perusahaan dalam merencanakan kebutuhan material sekaligus menjaga kelancaran operasional.
Manager Supply Chain Management PDC Syahrul Ahyar mengatakan, digitalisasi SCM bukan sekadar mengubah proses manual menjadi digital. Lebih dari itu, transformasi tersebut ditujukan untuk membangun proses bisnis yang terintegrasi dan menghasilkan informasi yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan.
“Implementasi ini bukan sekadar menghadirkan sistem baru, tetapi bagaimana kami membangun proses SCM yang lebih terintegrasi, transparan, dan mampu menyediakan data yang lebih baik untuk mendukung pengambilan keputusan. Pada akhirnya, transformasi ini harus memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan mendukung kebutuhan operasional secara lebih efektif,” ungkap Syahrul, dikutip Senin (31/8/2026).
Integrasi antara proses pengadaan dan pengelolaan persediaan menjadi bagian dari upaya PDC membangun end-to-end supply chain visibility. Dengan demikian, informasi mulai dari kebutuhan material, proses pengadaan, hingga ketersediaan barang dapat terhubung dan dipantau secara lebih menyeluruh.
Melalui transformasi tersebut, PDC menargetkan pengelolaan SCM yang semakin adaptif, transparan, dan akuntabel. Digitalisasi juga diharapkan meningkatkan kemampuan perusahaan dalam merespons kebutuhan operasional secara lebih cepat dan tepat, sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan.(rmn)























