• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Tangani 59 Kasus Stunting Anak di Desa Sukamakmur di Bogor, UT: Program PKM Terjunkan 4 Fakultas

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 26 Juni 2025 - 18:08
in Megapolitan
tim

Tim pengabdian kepada masyarakat (PKM) Universitas Terbuka bersama warga Desa Sukamakmur, Ciomas, Kabupaten Bogor. Foto: Nasuha INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor Sri Widiarti mengungkapkan, masih terdapat 59 kasus anak dengan stunting. Untuk mengatasinya, menurutnya, pemerintah desa memberikan program makanan tambahan.

“Kami memberikan program makanan tambahan kepada 59 anak stunting. Dan ini sudah berjalan 2 tahun terakhir,” ujar Sri ditemui INDOPOSCO.ID di kantor pemerintahan Sukamakmur, Kamis (26/6/2025).

BacaJuga:

Langit Jakarta Bersahabat, Awal Pekan Ini Cuaca Cerah Mendominasi

Demi Kepastian Hukum Masyarakat Betawi, Pemuda Kaum Betawi Siapkan Uji Materi UU DKJ

Hari Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah Sepanjang Hari

Selain itu, dikatakan dia, pihaknya juga memberikan edukasi kepada orang tua pentingnya asupan gizi pada anak.

“Tidak sedikit orang tua memberikan makanan kepada anak tanpa memperhatikan kandungan gizi, hanya asal anak suka,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Terbuka (UT) Heriani mengaku, Desa Sukamakmur terpilih menjadi desa binaan dari 30 desa skema nasional.

“Kami melibatkan 4 fakultas pada program PKM nasional di Desa Sukamakmur. Harapannya bisa memberikan solusi atas permasalahan yang ada di Desa Sukamakmur, salah satunya terkait angka stunting pada anak,” ujar Heriani.

Ia menjelaskan, program PKM merupakan wujud dari tri dharma perguruan tinggi. Pemetaan masalah dari sumber daya manusia (SDM) pusat industri hingga potensi sumber daya alam (SDA) seperti pertanian bisa menjadi solusi mengatasi angka stunting pada anak.

“Kasus stunting ini nanti bisa diatasi melalui program pelatihan dan edukasi keluarga dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Atau melalui ketahanan pangan melalui program Fakultas Sains dan Teknologi (FST),” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Layanan Pembelajaran, dan Kerja Sama pada FKIP, UT Mukti Amini mengatakan, pada PKM di Desa Sukamakmur, sejumlah program telah dipersiapkan. Salah satunya pemberdayaan parenting orangtua dan anak-anak.

“Dengan pelatihan parenting islami dan psikologi anak. Harapannya masyarakat lebih peka pada kebutuhan bagi generasi muda ke depan,” ujar Mukti.

Ia mengatakan, penanganan stunting akan difokuskan pada tahun kedua program PKM. “Secara maraton penanganan stunting di Desa Sukamakmur akan kami tangani bersama fakultas lain. Kami akan fokus pada tahun kedua,” ungkapnya.

Hal yang sama diungkapkan Wakil Dekan Bidang Keuangan, Sumber Daya, dan Umum pada Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP), UT Yanti Hermawati. Ia menuturkan, dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat akan mengentaskan angka stunting di Desa Sukamakmur.

“Program kami Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) go digital. Kami akan dampingi masyarakat desa untuk memasarkan produk kearifan lokal secara digital,” katanya.

Ia mengatakan, dengan pemasaran produk secara digital harapannya mampu meningkatkan penjualan dan mendongkrak perekonomian keluarga.

Pemerintah sejak 2015. Belum semua pemasaran digital. Kami pendampingan. Persyaratan tidak semua mahal, berdayakan yang dimiliki. HP pemasaran dilakukan.

“Pengunaan media untuk pemasaran produk digital sangat sederhana. Pengrajin bisa kembangkan konten digital untuk pemasaran,” katanya.

“Dengan perekonomian yang meningkat, pemenuhan kebutuhan anak akan asupan gizi bisa terpenuhi. Sehingga angka stunting pada anak bisa tuntas,” imbuhnya. (nas)

Tags: bogorDesa SukamakmurKasus Stunting AnakProgram PKMUT

Berita Terkait.

Cerah
Megapolitan

Langit Jakarta Bersahabat, Awal Pekan Ini Cuaca Cerah Mendominasi

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:10
PKB
Megapolitan

Demi Kepastian Hukum Masyarakat Betawi, Pemuda Kaum Betawi Siapkan Uji Materi UU DKJ

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:03
Cerah
Megapolitan

Hari Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah Sepanjang Hari

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:20
Usni-Hasanudin
Megapolitan

Membaca Pesan Besar dari Sambutan Milad Perak Forum Betawi Rempug

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:13
Apel
Megapolitan

Amankan Zikir Kebangsaan, Polda Metro Kerahkan 7.643 Personel Aparat Gabungan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:31
pram
Megapolitan

Minta Pagar Besi Mal Dilepas, Pramono: Jangan Khawatir Berlebihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:13

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2100 shares
    Share 840 Tweet 525
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1081 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    930 shares
    Share 372 Tweet 233
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.