• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

MMA Global Indonesia Luncurkan Laporan Bersejarah “Brand Safety & MarTech 2025”

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Sabtu, 7 Juni 2025 - 13:23
in Ekonomi
rohit

Rohit Dadwal, CEO MMA Global APAC. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – MMA Global Indonesia dengan bangga meluncurkan Brand Safety & MarTech (BSMT) 2025 Annual Industry Report dalam sebuah media gathering yang diadakan hari ini di Emtek Hall, Gedung SCTV, Jakarta.

Media Gathering Brand Safety & MarTech 2025 Industry Report Release yang menghadirkan para ahli industri di bidang pemasaran, perwakilan media, dan kontributor menandai momen penting bagi lanskap pemasaran dan periklanan digital di Indonesia.

BacaJuga:

BRMS Raup Laba Bersih USD18 Juta di Kuartal 1 2026, Naik 22 Persen Meski Produksi Turun

Budaya Bukan Sekadar Wacana, PDC Dorong Aksi Nyata lewat AoC

Menkop Ferry Juliantono Dorong Merek Kolektif Jadi Agunan Kredit Perbankan

Laporan Industri BSMT 2025 ini menawarkan panduan penting tentang strategi imperatif pertumbuhan bisnis di ranah pemasaran dan periklanan dalam bentuk yang lebih jelas mengenai pertemuan yang terus berkembang antara pola pikir pertumbuhan, ideasi, kreativitas, teknologi, dan kepercayaan konsumen.

Edisi tahun ini sangat krusial bagi para pemasar dan pengiklan pada posisi kepemimpinan, karena memberikan akses awal ke berbagai wawasan dan data industri, memungkinkan pengambilan keputusan yang terinformasi sebelum tren pasar berubah di ekosistem yang semakin kompleks dari ekonomi berorientasi digital yang terus berkembang.

Membuka sesi, Shanti Tolani, Country Head & Board of Director Indonesia, MMA Global Indonesia, menyoroti makin mendesaknya organisasi untuk menata ulang strategi seiring digitalisasi Indonesia yang eksponensial dan pertumbuhan bisnis yang berpotensi tinggi.

“Masa depan pemasaran terletak pada kepercayaan dan transformasi. Laporan ini memberdayakan pemasar untuk bertindak secara tegas, dengan inovasi, tanggung jawab, dan pandangan yang jelas tentang jalan di depan,” ujarnya.

Dalam media gathering, pentingnya laporan yang tepat waktu ini semakin dipertegas dengan beberapa data luar biasa dari berbagai sektor. Temuan utama yang dipresentasikan oleh Fika Novia Rahma Putri, Research & Partnership Coordinator, MMA Global Indonesia, mencakup tren terbaru, prospek, dan wawasan tentang aspek-aspek berikut;

Kecerdasan Buatan (AI) diproyeksikan akan memberikan dampak transformatif pada perekonomian Indonesia, dengan proyeksi kontribusi AI hingga USD 366 miliar terhadap PDB Indonesia pada 2030.

Hal ini tercermin pada sebagian besar pimpinan industri (92%) yang mengakui AI sebagai hal penting untuk mempertahankan daya saing. Dalam hal adopsi AI, 43% industri berada pada fase eksplorasi tetapi dengan proporsi yang signifikan (22%) yang merupakan early adopters sementara 10% responden memperluas penggunaan AI.

Imperatif strategis ini diperkuat oleh indikator pasar yang menarik: pasar AI Indonesia diproyeksikan berkembang dari USD 2,2 miliar pada 2022 menjadi USD 9,1 miliar pada 2031, merepresentasikan lintasan pertumbuhan yang menakjubkan sebesar 306,4%.

Melengkapi revolusi AI, lanskap pemasaran sosial juga menawarkan peluang yang diperluas, dengan Indonesia yang memiliki lebih dari 143 juta pengguna aktif media sosial—basis pengguna terbesar di Asia Tenggara dan terbesar ketiga di kawasan Asia-Pasifik. Selain itu, sebanyak 48,8% masyarakat Indonesia menggunakan media sosial untuk selalu memperbarui diri mengenai topik yang sedang tren.

Untuk memanfaatkan jangkauan luas ini, jenama-jenama sukses menerapkan Kerangka “3C” untuk Pemasaran Sosial: Activating Conversations, Connecting Conversations to Commerce, dan Building Community.

Memanfaatkan peluang ini membutuhkan perubahan mendasar dalam cara jenama mengelola data. Jenama harus memperlakukan data sebagai aset yang mudah basi, memprioritaskan sistem dibanding penyimpanan, mengakui pentingnya persetujuan (consent), dan fokus pada aktivasi data alih-alih sekadar mengumpulkannya.

Temuan menarik lainnya adalah pasar ritel nasional yang diperkirakan tumbuh sebesar USD 49,9 miliar antara 2025 dan 2029 bersamaan dengan proyeksi kenaikan Indonesia sebagai ekonomi terbesar ketujuh di dunia berdasarkan PDB (PPP) pada 2025.

Di antara faktor lainnya, Over-The-Top (OTT) dan Connected TV (CTV) telah muncul sebagai wadah media yang dominan. Pasar OTT Indonesia diproyeksikan mencapai USD 4,45 miliar pada 2027. Konsumsi konten CTV tumbuh pesat, didukung proyeksi pertumbuhan tahunan 12,59%6 perangkat smart streaming, menandai pergeseran besar dalam keterlibatan audiens yang mengharuskan jenama memprioritaskan presisi, sensitivitas budaya, dan kecerdasan kontekstual.

Dengan penetrasi internet yang melebihi 77%, lanskap transformasi digital menawarkan peluang yang belum pernah ada sebelumnya bagi organisasi visioner.

Namun, lingkungan digital yang dinamis ini juga menghadirkan tantangan unik, khususnya terkait praktik media yang bertanggung jawab dan keamanan jenama. Rata-rata risiko jenama di Indonesia berada di angka 8,2%, jauh lebih tinggi daripada rata-rata global 4,4%, menunjukkan risiko yang meningkat bagi jenama yang beroperasi di ranah digital.

Hal ini telah memicu pergeseran di mana organisasi secara aktif beraliansi dengan konten tepercaya, mendukung suara yang beragam, dan berpartisipasi secara bermakna dalam percakapan budaya untuk mengubah potensi risiko menjadi peluang pembangunan merek yang otentik.

Brand Safety & MarTech 2025 Report beserta rincian, data, wawasan, dan statistik untuk industry pemasaran dan periklanan Indonesia kini tersedia secara daring.

Seiring skala ekonomi digital yang berkembang, MMA Global Indonesia tetap berkomitmen untuk mengkatalisasi inovasi yang menciptakan nilai nyata bagi jenama, konsumen, dan komunitas bisnis yang lebih luas.

Laporan ini merupakan inisiatif krusial dalam arah tersebut karena menyediakan peta jalan definitif bagi pemasar untuk membangun kepercayaan konsumen sekaligus mendorong pertumbuhan berkelanjutan di era ekonomi berbasis AI.

Tentang MMA Global Indonesia

Sebuah inisiatif untuk membuat marketing lebih bermakna – dan memberikan lebih banyak – dipimpin oleh CMO progresif dan marketer senior yang berkomitmen untuk melakukan perubahan dan mendorong pertumbuhan bisnis.

MMA mempertemukan para pimpinan di bidang ini secara global untuk mengatasi tantangan terberat dalam agenda CMO. Para pemimpin yang menginvestasikan waktu dan keahlian mereka yang tak ternilai untuk menggerakkan perubahan secara berarti.

Tidak seperti institusi industri lainnya, fokus intensif MMA adalah pada peningkatan kemampuan marketing untuk menciptakan nilai. Kami tidak hanya berbicara tentang perubahan, kami mengkatalisasinya, dan kami menindaklanjutinya. Kami juga membekali anggota asosiasi dengan kerangka kerja berbasis bukti yang inovatif, terskalakan, dan dapat diulang. Kami bersatu melalui acara rekan sejawat yang berwawasan ke depan dalam upaya bersama untuk mencapai keunggulan di tingkat individu, organisasi, dan industri. (srv)

Tags: Brand Safety & MarTech 2025Laporan BersejarahMMA Global Indonesia

Berita Terkait.

BRMS Raup Laba Bersih USD18 Juta di Kuartal 1 2026, Naik 22 Persen Meski Produksi Turun
Ekonomi

BRMS Raup Laba Bersih USD18 Juta di Kuartal 1 2026, Naik 22 Persen Meski Produksi Turun

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:00
PDC
Ekonomi

Budaya Bukan Sekadar Wacana, PDC Dorong Aksi Nyata lewat AoC

Kamis, 30 April 2026 - 23:04
Menkop Ferry Juliantono Dorong Merek Kolektif Jadi Agunan Kredit Perbankan
Ekonomi

Menkop Ferry Juliantono Dorong Merek Kolektif Jadi Agunan Kredit Perbankan

Kamis, 30 April 2026 - 21:46
SKK Migas Nilai Ekspansi Jadestone Jadi Indikator Kuat Daya Saing RI
Ekonomi

SKK Migas Nilai Ekspansi Jadestone Jadi Indikator Kuat Daya Saing RI

Kamis, 30 April 2026 - 19:04
Temmy-Satya-Permana
Ekonomi

UMKM Digital Finance Tour Jadi Jembatan Akses Modal Lebih Luas

Kamis, 30 April 2026 - 15:46
SC
Ekonomi

BUIDL Jadi Senjata Baru, Kolaborasi OKX-BlackRock-Standard Chartered Ubah Lanskap Kripto

Kamis, 30 April 2026 - 15:06

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2554 shares
    Share 1022 Tweet 639
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1476 shares
    Share 590 Tweet 369
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1026 shares
    Share 410 Tweet 257
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    783 shares
    Share 313 Tweet 196
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.