• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa Jamah Palestina, Somalia, dan Myanmar

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 31 Mei 2025 - 09:21
in Nasional
Tebar-Hewan-Kurban

Dompet Dhuafa menggulirkan program Tebar Hewan Kurban (THK) hingga menyasar ke wilayah-wilayah krisis kemanusiaan, seperti Somalia, Myanmar hingga Palestina. Foto: Dokumen Dompet Dhuafa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Konflik dan penjajahan yang dilakukan Israel terhadap Palestina hingga hari ini masih terus berlangsung. Krisis kemanusiaan yang kian memburuk di wilayah Gaza dan sekitarnya menyebabkan langkanya bahan pangan dan obat-obatan. Setiap harinya, ribuan warga sipil termasuk perempuan dan anak-anak harus bertahan hidup di tengah kondisi yang serba kekurangan.

Terlebih saat pengetatan distribusi terjadi, pasokan bahan pangan dan obat-obatan ke wilayah Palestina makin memperburuk keadaan, akses terhadap kebutuhan pokok menjadi sangat terbatas. Di tengah tekanan dan penderitaan, masyarakat Palestina terus gigih mempertahankan tanah kelahiran mereka.

BacaJuga:

Soroti Main Hakim Sendiri, Yusril Minta Polri Lebih Siap Mencegah

Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

Presiden Prabowo: Pamong Praja Muda IPDN Harus Utamakan Kepentingan Rakyat

Menanggapi situasi tersebut, sebagai bentuk komitmen pada nilai-nilai kemanusiaan Dompet Dhuafa menggulirkan program Tebar Hewan Kurban (THK) hingga menyasar ke wilayah-wilayah krisis kemanusiaan, seperti Somalia, Myanmar hingga Palestina.

Manager Aliansi Strategis Dompet Dhuafa, Syamsul Ardiansyah menyampaikan proses kurban dan pendistribusian ke luar negeri, utamanya negara-negara yang tengah mengalami konflik kemanusian. Menurutnya, ada tiga pola yang sudah dilakukan selama ini.

“Kalau untuk program kurban luar negeri pada tahun ini kita ada tiga tipe, ada tiga pola. Pola yang pertama adalah pemotongan hewan hidup. Di Myanmar sama Somalia, insya Allah kita akan potong hewan hidup, baik kambing maupun sapi. Jadi proses pengadaan akan dilaksanakan di sana. Kita melibatkan mitra yang sudah bertahun-tahun bekerja sama dengan Dompet Dhuafa di dua negara tersebut,” ucapnya saat mengisi Talk Show Kurban Se-Ngaruh itu di Bens Radio, Jumat (30/052025).

Syamsul menambahkan, untuk pendistribusian daging kurban di Palestina itu dibagikan dalam bentuk daging beku dan hewan kurban disembelih di luar wilayah Palestina yakni di negara India dan diproses secara ketat dan didistribusikan dalam bentuk daging kaleng.

“Bentuk yang kedua adalah pengiriman hewan perubahan dalam bentuk beku Jadi hewannya dipotong di luar Palestina Di luar negara Palestina, kemudian dikirimkan ke Palestina Dan dari proses ini sudah kita mulai sejak tahun 2023 Jadi pada saat itu kita memotong hewan kurbannya di India. Di India tidak bisa memotong sapi, jadi kita memotongnya kerbau Iya karena nggak boleh kalau di sana ya,” ujarnya.

Syamsul bercerita, pendistribusian daging untuk Palestina tidak luput dari kendala. Sebelum terjadinya perang pada tahun 2023, masyarakat Palestina menerima daging kurban dalam bentuk frozen, namun setelah perang terjadi daging kurban dikirim dalam bentuk daging kaleng.

“Kita pakai model frozen pada saat itu sebenarnya gak ada masalah dengan frozen karena listrik ada disana Nah pada saat perang sejak 2023 kita mengubah dari dari frozen ya dari daging beku menjadi daging kaleng, kenapa daging kaleng karena di sana sudah gak ada listrik jadi kalau dikirim daging beku itu tidak ada freezer yang bisa menyimpan daging,” terangnya.

“Ini sebenarnya pertimbangannya ya tentu saja karena semata-mata mempertimbangkan situasi di sana ya. Susah banget di sana, untuk ngapa-ngapain itu. Dan di laporan tahun lalu, alhamdulillah masyarakat menerima konsep itu gitu,” imbuhnya.

Syamsul mengajak kepada segenap anak muda untuk menjadikan kurban sebagai gaya hidup, karena menurutnya perintah kurban membawa kebahagiaan.

“Kami mengajak Abang dan none untuk juga terlibat dalam program kurban dengan Dompet Dhuafa, dan sudah pasti kurban abang dan none itu sengaruh itu bagi masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.

Dompet Dhuafa melalui jejaring mitra lokal terpercaya di wilayah Palestina dan negara lainnya memastikan hewan kurban hingga pendistribusian daging kurban dilakukan secara tepat sasaran, sesuai syariat dan memenuhi protokol yang ada.

Program Tebar Hewan Kurban di Palestina hingga Somalia dan Myanmar menjadi satu langkah strategis Dompet Dhuafa untuk memperluas dampak kebaikan kurban ke wilayah rawan dan krisis kemanusiaan.

Pada Iduladha 1446 Hijriah, Dompet Dhuafa menargetkan menargetkan distribusi kurban sebanyak 35 ribu setara domba atau kambing dengan titik sebaran di 28 Provinsi, 105 Kabupaten atau Kota dan 3 Negara. Dan tentunya hewan kurban sudah lolos quality control yang ketat.

Selain itu, Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa tahun ini memiliki empat prinsip pertama pasti sesuai syariat, kedua pasti jantan ketiga pasti sampai pelosok negeri dan terakhir pasti laporan cepat. (adv)

Tags: Dompet DhuafagazaIdul AdhaMyanmarPalestinaSomaliatebar hewan kurban

Berita Terkait.

yusril
Nasional

Soroti Main Hakim Sendiri, Yusril Minta Polri Lebih Siap Mencegah

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:32
Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global
Nasional

Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:12
Presiden Prabowo: Pamong Praja Muda IPDN Harus Utamakan Kepentingan Rakyat
Nasional

Presiden Prabowo: Pamong Praja Muda IPDN Harus Utamakan Kepentingan Rakyat

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:02
Cinta kepada Murid Kunci Pendidikan Bermakna, Begini Pesan Mendikdasmen
Nasional

Cinta kepada Murid Kunci Pendidikan Bermakna, Begini Pesan Mendikdasmen

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:42
Putusan MK soal Kuota Internet Hangus, YLKI Desak Komdigi, Operator dan KPPU Tindak Lanjuti
Nasional

Putusan MK soal Kuota Internet Hangus, YLKI Desak Komdigi, Operator dan KPPU Tindak Lanjuti

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:39
Kemendukbangga dan Kemendikdasmen Sinergikan Peran Keluarga Bagun Generasi Emas 2045
Nasional

Kemendukbangga dan Kemendikdasmen Sinergikan Peran Keluarga Bagun Generasi Emas 2045

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:09

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1436 shares
    Share 574 Tweet 359
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3027 shares
    Share 1211 Tweet 757
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    730 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    728 shares
    Share 291 Tweet 182
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.