• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Fraksi Demokrat Tegaskan Miliki Anggaran Besar, Pendidikan di Jakarta Masih Tertinggal

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 26 Mei 2025 - 23:43
in Megapolitan
Rapat-paripurna-DPRD

Rapat paripurna DPRD Provinsi Jakarta, Jakarta Pusat. Foto: Feris Pakpahan/INDOPOSCO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jakarta menyoroti rendahnya kualitas pendidikan yang dinilai tak sebanding dengan besarnya anggaran dan belum mampu bersaing di tingkat global.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jakarta, Ali Muhammad Johan, dalam rapat paripurna Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyelenggaraan Pendidikan, menyoroti bahwa alokasi anggaran pendidikan lebih dari 20 persen APBD belum berdampak signifikan pada akses dan mutu pendidikan.

BacaJuga:

Didominasi Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi di Siang Hari

Kasus Pembunuhan Perempuan di Tangsel, Mantan Suami Siri Jadi Tersangka

Narasi ‘Stok Aman’ vs Fakta Lapangan: Pedagang Soroti Ketimpangan Suplai Minyakita

Hal itu kata dia berdasarkan data angka partisipasi kasar (APK) jenjang SMP hanya 84,95 persen dan SMA 60,81 persen.

“Fraksi Demokrat menilai masih banyak anak usia sekolah, terutama jenjang menengah, yang belum terlayani sebuah ironi di tengah besarnya anggaran pendidikan,” katanya dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Provinsi Jakarta, Senin, (26/5/2025).

Menurutnya, Fraksi Demokrat juga menyoroti rendahnya kualitas pendidikan di Jakarta.

Berdasarkan survei TIMSS dan PISA 2022, skor pelajar Jakarta tertinggal dari negara lain.

Ali menilai hal ini dipicu oleh kualitas tenaga pendidik yang belum optimal.

“Fraksi Demokrat menegaskan, kontribusi guru terhadap prestasi siswa mencapai 30–51 persen. Karena itu, peningkatan kompetensi guru adalah keharusan,” ujarnya.

Tak hanya itu, Ali menegaskan, Fraksi Partai Demokrat juga menyoroti ketimpangan antara sekolah negeri dan swasta yang memperparah persoalan pendidikan.

“Siswa negeri mendapat pendidikan gratis dari APBD, sementara siswa swasta harus membayar mahal,” tegasnya.

“Dampaknya, warga tak mampu yang menyekolahkan anak ke swasta kerap kesulitan biaya hingga putus sekolah,” imbuhnya.

Karena itu, Fraksi Demokrat mendorong percepatan pembahasan Raperda Penyelenggaraan Pendidikan sebagai dasar hukum pembenahan sistem pendidikan Jakarta.

“Raperda ini mengatur jaminan layanan pendidikan universal sesuai UUD 1945, UU Sisdiknas, dan target SDG 4 tentang pendidikan berkualitas,” tukasnya.

Ali menuturkan, Perda pendidikan belum direvisi sejak 2006, padahal regulasi terus berkembang. Ini menjadi masalah serius.

“Raperda juga akan memuat strategi peningkatan mutu melalui zonasi, pendidikan profesi guru, penguatan STEM dan bahasa asing, serta kerja sama internasional untuk kurikulum berbasis kompetensi global,” tuturnya.

Ali menambahkan, Fraksi Demokrat menekankan pentingnya intervensi struktural dalam akses pendidikan, peningkatan kualitas guru, dan modernisasi sarana pembelajaran.

“Pendidikan Jakarta harus setara dengan kota-kota besar dunia agar anak-anak tak kalah bersaing karena sistem yang tertinggal. Raperda ini akan segera dibahas bersama Bapemperda DPRD Provinsi Jakarta,” pungkasnya. (fer)

Tags: anggaranjakartapendidikanraperda

Berita Terkait.

Berawan
Megapolitan

Didominasi Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi di Siang Hari

Minggu, 19 April 2026 - 08:15
Korsleting Tiang Listrik Picu Kebakaran di Tanjung Duren, 5 Orang Meninggal
Megapolitan

Kasus Pembunuhan Perempuan di Tangsel, Mantan Suami Siri Jadi Tersangka

Sabtu, 18 April 2026 - 16:06
minyak
Megapolitan

Narasi ‘Stok Aman’ vs Fakta Lapangan: Pedagang Soroti Ketimpangan Suplai Minyakita

Sabtu, 18 April 2026 - 11:11
hujan
Megapolitan

Hujan Mengguyur Jakarta pada Akhir Pekan Ini

Sabtu, 18 April 2026 - 08:20
Maruarar
Megapolitan

Rusun Bersubsidi di Tanah Abang Terancam Tersendat, DPR Minta Sengketa Lahan Dituntaskan di Pengadilan

Sabtu, 18 April 2026 - 07:14
Ikan Sapu-Sapu
Megapolitan

Operasi Serentak, Jakarta Bersihkan Ikan Sapu-Sapu di 5 Titik

Jumat, 17 April 2026 - 22:05

BERITA POPULER

  • Prabowo

    Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2528 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.