• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Viral Video Dokumenter “Toxic Tofu”, Komisi IX Desak BPOM Bertindak Tegas

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 15 Mei 2025 - 15:43
in Nasional
Toxic-Tofu

Viral Video Dokumemter 'Toxic Tofu'. Foto: Cuplikan layar Youtube

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisi IX DPR RI Meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengambil langkah konkret untuk menyelidiki dan menangani temuan dalam video dokumemter yang viral di media sosial terkait pembuatan tahu dengan bahan bakar dari plastik bekas di Surabaya.

Pasalnya, menurut Anggota Komisi IX, Surya Utama, dan Wakil Ketua Komisi IX, Charles Honoris, video dokumenter viral berjudul “Indonesia’s TOXIC TOFU Timebomb: Poisoning Millions Daily” karya kreator konten asal Australia, Andrew Fraser itu membuktikan bahwa pembuatan tahu dinilai membahayakan kesehatan masyarakat Indonesia

BacaJuga:

Asap Karhutla Menipis, Menhub Pastikan Perjalanan di Kalimantan Kembali Kondusif

Dari Islah hingga Gerakan, Ini Kriteria Pemimpin NU Menurut Kiai Ma’ruf Amin

Guru SD Dikejar Bahasa Inggris, 30 Ribu Ditarget Beres Tiap Tahun

“Di video dokumenternya, dia (Andrew Fraser) melakukan penelitian dan pembuatan dokumenter ternyata di Jawa Timur, di sekitar Surabaya itu ada sentral pabrik pembuatan tahu yang bahan bakarnya menggunakan sampah plastik,” ujar Surya dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Ketua BPOM, Taruna Ikrar, di Gedung Nusantara I, Jakarta, Kamis (15/5/2025)

Menurut penelusuran dalam dokumenter tersebut, sejumlah produsen tahu di kawasan Sidoarjo dan sekitarnya menggunakan sampah plastik sebagai bahan bakar dalam proses produksi tahu. Praktik ini menimbulkan kekhawatiran serius, baik terhadap keamanan pangan maupun keselamatan lingkungan dan pekerja di pabrik-pabrik tersebut.

“Nah itu kebayang bagaimana bahayanya, bukan hanya paparan-paparan dari sisa sisa, residu plastiknya yang masuk ke tahu, tapi juga udara yang meracuni pekerja dan penduduk sekitar. Dan ini bukan sesuatu yang baru, pembuatan tahu itu tersentral dan yang beli sudah pasti banyak sekali,” tegas politisi Fraksi PAN itu.

Ia lantas mempertanyakan sejauh mana BPOM telah melakukan pengawasan dan pengujian terhadap tahu yang diproduksi secara massal, khususnya dari daerah-daerah yang disebut dalam dokumenter tersebut. Ia juga menyoroti adanya potensi praktik serupa yang mungkin terjadi di daerah lain di Indonesia.

“Apa yang akan dilakukan BPOM untuk berkoordinasi dengan kementerian/lembaga yang lain atau juga dengan pemerintah daerah setempat? Saya takutnya bukan hanya di Jawa Timur saja, takutnya ada di tempat-tempat lain yang menggunakan bahan bakar plastik ini sebagai bahan bakar pembuatan makanan. Memang pasti biayanya murah, cuma kan kebayangnya itu racunnya luar biasa pasti,” lanjutnya.

Untuk itu, Surya meminta BPOM untuk serius menindaklanjuti hal ini mengingat tahu sebagai makanan yang sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia.

Senada dengan Surya, Wakil ketua Komisi XI Charles Honoris juga menyinggung masalah yang sama. Charles sempat berkelakar bahwa ia tak lagi mengonsumsi tahu lantaran fakta yang diungkap dalam video tersebut.

“Saya sudah nonton videonya, ngeri pak. Saya tuh biasanya suka banget makan tahu tapi setelah nonton video yang sama, yang ditonton pak surya tadi. Saya hampir nggak makan tahu dua minggu ini,” tuturnya pada Ketua BPOM, Taruna Ikrar.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu mendorong BPOM melakukan pengawasan langsung terhadap sentra-sentra produksi tahu, tidak hanya di Surabaya namun juga di kota-kota besar lainnya.

“Saya minta Badan POM untuk bisa memeriksa tempat-tempat seperti ini, karena tempat produksi tahu nggak hanya di surabaya. Di Jakarta juga ada namanya KOPTI (Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia) Kalau lihat videonya kok sekilas mirip-mirip tempat produksi tahu di beberapa kota seperti itu,” pintanya.

Lebih lanjut, Charles berharap agar Badan POM dapat mendatangi tempat-tempat produksi tahu yang diduga bermasalah. Ia menekankan bahwa jika ditemukan pelanggaran, sebaiknya dilakukan penindakan agar bahan pangan yang berbahaya tidak tersebar luas ke masyarakat. Ia juga menambahkan bila diperlu para produsen “nakal” dapat diberikan pembinaan agar dapat menjalankan proses produksi sesuai dengan aturan yang baik dan benar.

“Jadi saya berharap Badan POM bisa mendatangi tempat-tempat tersebut. Kalau ada pelanggaran mungkin apa yang bisa dilakukan, ditindak sehingga bahan pangan seperti ini tidak tersebar luas ke masyarakat. Kalau perlu produsennya juga diberi pembinaan sehingga bisa memproduksi dengan cara produksi yang baik dan benar,” cetusnya menambahkan.

Diketahui, dalam dokumenter berdurasi sekitar 22 menit tersebut, Andrew Fraser menunjukan kondisi pabrik tahu di kawasan Sidoarjo, Jawa Timur yang menggunakan sampah plastik sebagai bahan bakar tungku pembakaran. Video ini telah menyedot perhatian internasional dan mengundang keprihatinan dari berbagai kalangan, termasuk akademisi dan lembaga kesehatan. (dil)

Tags: bpomDPR RIToxic TofuVideo Dokumenter

Berita Terkait.

asap
Nasional

Asap Karhutla Menipis, Menhub Pastikan Perjalanan di Kalimantan Kembali Kondusif

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:42
amin
Nasional

Dari Islah hingga Gerakan, Ini Kriteria Pemimpin NU Menurut Kiai Ma’ruf Amin

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:20
siswa
Nasional

Guru SD Dikejar Bahasa Inggris, 30 Ribu Ditarget Beres Tiap Tahun

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:05
bowo
Nasional

Raja Juli Tak Hadir Rapat Karhutla Bersama Prabowo, Mensesneg Klaim Kebetulan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:10
Tito
Nasional

Mendagri Pastikan Bantuan Kemasyarakatan Presiden untuk Bencana di NTT Sudah Ditransfer

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:06
Prabowo
Nasional

IBSW Nilai Langkah Prabowo Hadapi Karhutla Sudah Tepat dan Terukur

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:15
Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga
Olahraga

Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Editor Ali Rachman
Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56

INDOPOSCO.ID – Pekan pertama Liga Inggris 2026/2027 langsung menyuguhkan drama dari berbagai stadion. Manchester City dan Liverpool sama-sama memperlihatkan mental...

SelengkapnyaDetails
Luis-Diaz

Bekuk Dortmund di Signal Iduna Park, Bayern Angkat Trofi Piala Super Jerman 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:02
Tonali

Hasil Liga Inggris: Arsenal Perkasa, MU-Tottenham Tumbang di Pekan Pertama

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:21
ut

Disporseni Nasional UT Championship 2026, Cetak Talenta Basket Muda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:02
Gempa NTT Picu Eksodus Warga, Manggarai Timur Catat Pengungsi Terbanyak

Resmi ke Barcelona, Rodri Didatangkan dengan Mahar Fantastis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:41

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.