• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Dari Islah hingga Gerakan, Ini Kriteria Pemimpin NU Menurut Kiai Ma’ruf Amin

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:20
in Nasional
amin

Mustasyar PBNU KH Ma’ruf Amin menyampaikan pandangannya mengenai sosok ideal yang layak memimpin Nahdlatul Ulama menjelang Muktamar ke-35 NU/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma’ruf Amin menyoroti sosok yang layak memimpin organisasi. Menurutnya, Ketua Umum PBNU tidak cukup hanya memiliki pengaruh, tetapi juga harus piawai mengelola organisasi sekaligus mampu menggerakkannya.

Kiai Ma’ruf menegaskan Ketua Umum nantinya berperan sebagai pelaksana berbagai arahan Rais Aam. Karena itu, kemampuan manajerial dan teknokratis menjadi modal penting bagi pemimpin yang akan dipilih.

BacaJuga:

Wamendagri Dorong Pemda Sumbar Rancang Pertumbuhan Ekonomi yang Terukur dan Inklusif

Wamendagri Apresiasi Pembentukan Satgas MBG 100 Persen di Maluku dan Papua

Bukan Sekadar Pembiayaan, BRI Perkuat Ekosistem Pangan dari Hulu hingga Hilir untuk Dukung Swasembada Protein

“Ketua Umum itu harus memiliki manajerial, scale untuk kemampuan mengelola, kemudian juga mampu secara teknik memang bisa menggerakkan organisasi. Harus seperti itu, dipilih yang terbaik,” kata Kiai Ma’ruf.

Pernyataan itu disampaikan Kiai Ma’ruf dalam tayangan Menjadi Indonesia ke-48 bertajuk “Di Balik Turun Gunungnya Kiai-Kiai Sepuh Jelang Muktamar ke-35 NU”, yang tayang di kanal YouTube NU Online, dikutip pada Selasa (25/8/2026).

Namun, bagi Kiai Ma’ruf, tantangan kepemimpinan NU tidak berhenti pada kemampuan mengelola organisasi. Pemimpin mendatang juga harus mampu menjalankan al-islah wal-ishlah, yakni mendamaikan pihak-pihak yang berselisih sekaligus memperbaiki gerakan organisasi.

“Kenapa? Karena tugas NU itu kan berat. Tidak mungkin dia kemudian terpecah-pecah, itu tidak mungkin. Dia harus menyatu,” jelasnya.

Ia mengingatkan pesan Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari bahwa NU memiliki mandat besar dalam memperjuangkan keadilan, menebarkan keamanan, melakukan perbaikan, serta membawa kebaikan. Mandat tersebut mencakup ranah keumatan, kebangsaan, kemanusiaan, keagamaan, sosial, pendidikan hingga politik.

“Jadi ini harus, kekuatan NU harus satu. Islah yang pertama itu menyatukan semua potensi. Harus mampu itu, bukan memecah belah, tapi menyatukan, islah,” tuturnya.

Menurut Kiai Ma’ruf, islah juga berarti memastikan seluruh gerakan NU tetap berpijak pada fikrah dan manhaj Nahdliyah, bukan pada pemikiran atau kepentingan personal.

“Supaya itu sesuai. Kalau gerakannya itu berdasarkan fikrah si fulan, namanya fikrah fulaniyyah, manhaj fulan, harakah-nya harakah fulaniyyah, bukan harakah nahdliyah,” ungkapnya.

Ia pun mengingatkan agar konflik internal tidak membuat organisasi kehilangan daya geraknya. NU, kata dia, harus tetap aktif menjalankan tugas-tugas yang diwariskan para pendirinya.

“Bukan mandek, enggak mau bergerak-gerak, itu bukan Nahdlatul Ulama namanya, sukutul ulama,” ujar Kiai Ma’ruf.

Kiai Ma’ruf menilai NU yang terlalu sibuk dengan konflik hingga berhenti bergerak justru berada dalam kondisi berbahaya karena tugas besar yang dicanangkan Hadratussyekh tidak akan berjalan.

“NU-nya tidak bergerak. Nah, ini berbahaya. Tugas itu yang oleh Hadratussyekh dicanangkan itu sama sekali tidak berjalan,” tambahnya. (her)

Tags: IslahKiai Ma’ruf AminNU

Berita Terkait.

Wamendagri Dorong Pemda Sumbar Rancang Pertumbuhan Ekonomi yang Terukur dan Inklusif
Nasional

Wamendagri Dorong Pemda Sumbar Rancang Pertumbuhan Ekonomi yang Terukur dan Inklusif

Senin, 2 November 2026 - 22:03
Wamendagri Apresiasi Pembentukan Satgas MBG 100 Persen di Maluku dan Papua
Nasional

Wamendagri Apresiasi Pembentukan Satgas MBG 100 Persen di Maluku dan Papua

Senin, 2 November 2026 - 19:32
Bukan Sekadar Pembiayaan, BRI Perkuat Ekosistem Pangan dari Hulu hingga Hilir untuk Dukung Swasembada Protein
Nasional

Bukan Sekadar Pembiayaan, BRI Perkuat Ekosistem Pangan dari Hulu hingga Hilir untuk Dukung Swasembada Protein

Senin, 2 November 2026 - 17:02
dd
Nasional

Dompet Dhuafa Buka Peluang Usaha bagi Mahasiswa IP Trisakti

Senin, 2 November 2026 - 13:33
Mukhtarudin
Nasional

Mukhtarudin Tegaskan Komitmen Selesaikan Masalah PMI di Hong Kong

Senin, 2 November 2026 - 10:20
suyudi
Nasional

Cegah Narkotika Cair, Kapolri Larang Seluruh Anggota Gunakan Vape

Senin, 2 November 2026 - 09:10

OLAHRAGA

Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak
Olahraga

Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

Editor Ali Rachman
Senin, 2 November 2026 - 21:22

INDOPOSCO.ID - Karateka Indonesia kembali mengukir prestasi di panggung internasional. Ceyco Georgia Zefanya sukses meraih medali emas, sedangkan Zaskia Putri...

SelengkapnyaDetails
bca

Runvestasi 2026 Dimulai, BCA Ajak Masyarakat Lari Sehat Sekaligus Belajar Investasi

Senin, 2 November 2026 - 04:14
Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13

BERITA POPULER

  • MUI

    Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1841 shares
    Share 736 Tweet 460
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1156 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1010 shares
    Share 404 Tweet 253
  • Sambut Musim Hujan, BNPB Minta Pemda Bersihkan Drainase dan Petakan Rawan Banjir

    803 shares
    Share 321 Tweet 201
  • Soroti Kehadiran Raffi Ahmad Bersama ‘Mahasiswa’ Gadungan, Andovi da Lopez: Jangan Sembunyi di Balik Ketidaktahuan

    771 shares
    Share 308 Tweet 193
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.