• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Merancang Ekosistem Vokasi Tangguh dan Terintegrasi

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 15 Mei 2025 - 20:02
in Nasional
VOKASI

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan Kemenko PMK, Ojat Darojat (tiga dari kanan), Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie (tengah), melakukan kunjungan kerja ke sejumlah lembaga pendidikan dan industri di Wuhan, China, Kamis (15/5/2025)(istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan Kemenko PMK, Ojat Darojat, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah lembaga pendidikan dan industri di Wuhan, China, Kamis (15/5/2025). Ojat Dorojat juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana Tim Koordinasi Nasional Revitalisasi Pendidikan dan Pelatihan Vokasi (TKNV). Sejumlah industri yang dikunjungi merupakan perusahaan yang telah berinvestasi di Indonesia.

“Pendidikan vokasi harus menjadi jembatan yang kokoh antara kampus dan industri. Kampus tidak bisa lagi bekerja sendiri, harus menjadi bagian dari ekosistem industri,” ujarnya.

BacaJuga:

RKP 2026 Usung Kedaulatan Pangan dan Energi, Begini Penjelasan Menteri PANRB

Divonis Bebas, Anwar Sitepu: Bentuk Keadilan untuk Pekerja Kreatif

ASN Bekerja 4 Hari dan Jumat WFH, Mendikdasmen: Kegiatan Belajar Mengajar Seperti Biasa

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat dan mengembangkan kerja sama di bidang pendidikan dan pelatihan vokasi antara Indonesia dan China. Sekaligus menjadi tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara China-Indonesia TVET Industry-Education Alliance (CITIEA) dan Forum Direktur Politeknik Negeri Indonesia (FDPNI) yang berlangsung pada 28 November 2024 di Kemenko PMK.

Mengawali rangkaian kunjungan, Deputi Ojat bertemu dengan HOPE International, sebuah lembaga konsultan pendidikan internasional yang ditunjuk oleh Pemerintah China untuk menjembatani kolaborasi antara industri dan lembaga pendidikan. HOPE International telah berhasil menghubungkan sejumlah industri China dengan institusi pendidikan vokasi di Indonesia dalam menyiapkan SDM yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Selain kunjungan ke kampus, juga digelar pertemuan yang membahas capaian kerja sama dan strategi pengembangan ke depan. Dalam pertemuan tersebut, HOPE International bersama President Liuzhou Polytechnic University (LZPU) memaparkan berbagai hasil kolaborasi yang telah dijalankan dengan beberapa politeknik negeri di Indonesia, rencana pengembangan program lanjutan, serta tantangan yang dihadapi.

Deputi Ojat menegaskan bahwa dalam rangka implementasi Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan dan Pelatihan Vokasi, perguruan tinggi vokasi perlu semakin adaptif dan responsif terhadap kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Deputi Ojat menekankan pentingnya peran pemerintah daerah melalui penguatan Tim Koordinasi Daerah Revitalisasi Pendidikan dan Pelatihan Vokasi (TKDV) agar pelaksanaan program ini dapat lebih terarah dan berdampak nyata di lapangan.

“Daerah memiliki posisi strategis dalam menggerakkan sinergi antara pendidikan vokasi dan industri lokal. TKDV harus jadi motor penggerak di wilayah masing-masing,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, hadir pula Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, yang menyatakan komitmennya untuk meninjau ulang sejumlah regulasi yang dinilai menghambat fleksibilitas perguruan tinggi vokasi dalam menjalin kemitraan dengan industri.

Sebelumnya, pada 12 Mei 2025, Asisten Deputi Riset, Teknologi, dan Kemitraan Industri Kemenko PMK, Katiman, juga mengunjungi kampus LZPU. Kunjungan ini memberikan gambaran langsung tentang praktik kemitraan strategis antara kampus dan industri di China. Dalam kegiatan tersebut, peserta berkesempatan mengikuti workshop yang difasilitasi oleh mitra industri, sekaligus berdiskusi mengenai pendekatan-pendekatan yang dilakukan LZPU dalam membangun kolaborasi yang kuat dan berkelanjutan.

LZPU merupakan salah satu politeknik terbaik di China yang kini menjadi pusat unggulan dalam penyiapan SDM dan riset untuk industri besar seperti Wuling dan Liugong. Pengalaman dan praktik baik dari China ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi penguatan pendidikan vokasi di Indonesia yang lebih adaptif dan terintegrasi dengan kebutuhan industri. (ney)

Tags: Ekosistem Vokasi Tangguhvokasi

Berita Terkait.

RKP 2026 Usung Kedaulatan Pangan dan Energi, Begini Penjelasan Menteri PANRB
Nasional

RKP 2026 Usung Kedaulatan Pangan dan Energi, Begini Penjelasan Menteri PANRB

Rabu, 1 April 2026 - 20:52
RKP 2026 Usung Kedaulatan Pangan dan Energi, Begini Penjelasan Menteri PANRB
Nasional

Divonis Bebas, Anwar Sitepu: Bentuk Keadilan untuk Pekerja Kreatif

Rabu, 1 April 2026 - 19:21
ASN Bekerja 4 Hari dan Jumat WFH, Mendikdasmen: Kegiatan Belajar Mengajar Seperti Biasa
Nasional

ASN Bekerja 4 Hari dan Jumat WFH, Mendikdasmen: Kegiatan Belajar Mengajar Seperti Biasa

Rabu, 1 April 2026 - 19:09
Kementerian ATR/BPN Dukung Swasembada Pangan Lewat Penguatan Kebijakan LBS, LP2B, dan LSD
Nasional

Wamenkop Tekankan Pentingnya Koordinasi dan Komunikasi Bersama dengan Agrinas di Ruang Publik

Rabu, 1 April 2026 - 18:02
Kementerian ATR/BPN Dukung Swasembada Pangan Lewat Penguatan Kebijakan LBS, LP2B, dan LSD
Nasional

Dianugerahi Doktor Honoris Causa KMOU, Ini Pesan Ketua DPD RI 

Rabu, 1 April 2026 - 17:41
Kementerian ATR/BPN Dukung Swasembada Pangan Lewat Penguatan Kebijakan LBS, LP2B, dan LSD
Nasional

ASN WFH Setiap Jumat, Pemerintah Terapkan Penyesuaian Budaya Kerja Nasional

Rabu, 1 April 2026 - 17:01

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1241 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1082 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    900 shares
    Share 360 Tweet 225
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    792 shares
    Share 317 Tweet 198
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.