• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Kurban Se-Ngaruh Itu: Intip Kisah Uceng, Sukses Bersama THK Dompet Dhuafa Dari Peternak Hingga Bisa Bangun Madrasah

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 9 Mei 2025 - 16:43
in Nusantara
dd

Ternak domba binaan Dompet Dhuafa. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – “Setelah Dompet Dhuafa datang dengan program ini, kami mulai sadar ada potensi besar di kampung,” ujar Husein, pria yang akrab dipanggil Kang Uceng oleh warga Kalapanunggal, Sukabumi.

Kalimat itu bukan hanya ungkapan semangat, namun sebagai saksi perjalanan panjangnya yang penuh liku. Dari seorang musisi panggung ke panggung, kini ia menjadi peternak sukses dan penggerak komunitas.

BacaJuga:

Konservasi Penyu Naik Kelas, PLN NP Tambah Fasilitas dan Dorong Edukasi Lingkungan

Polisi Ungkap Alasan Eks Pegawai Bank Palsukan Dokumen untuk Tipu Nasabah

Program Eramet Beyond Cetak 41 Lulusan dari Indonesia Timur, IPK dan Skill Peserta Meningkat

Selama 17 tahun, Kang Uceng menekuni ternak domba. Sebuah keterampilan yang ia pelajari bukan dari bangku sekolah, bukan pula dari orang tua, tapi dari alam dan sesama peternak yang senasib.

“Kalau soal ternak, saya sekolahnya di alam. Dulu cari rumput aja nggak bisa,” katanya pada Tim Dompet Dhuafa tahun 2024 lalu, sambil tertawa dan mengenang masa-masa awal yang serba sulit.

Hidup Kang Uceng mulai berubah saat Dompet Dhuafa hadir ke kampungnya lewat Program Tebar Hewan Kurban (THK). Program ini selain menyerap hewan-hewan ternak untuk kurban, juga memberdayakan para peternak kecil di daerah-daerah agar bisa mandiri dan sejahtera. Kang Uceng, yang kala itu masih memiliki enam ekor domba, melihat peluang besar dari program ini, baik dari segi finansial, maupun sosial.

Perjalanan awalnya tentu tidak mudah. Di tahun pertama, ia merasa cukup prihatin. Dengan semangat buat kandang, namun domba belum datang. Terkadang rumput pun susah dicari. Belum lagi ego antar pengurus kelompok yang sempat jadi kendala. Tapi berkat bimbingan dari program pemberdayaan ini, Kang Uceng perlahan belajar membangun kelompok yang solid.

“Kuncinya, kita saling mengisi. Capek, iya. Tapi kalau dinikmati, jadi berkah. Prinsip saya sederhana. Punya mimpi besar, niat kuat, kerja keras, dan ulet,” ucapnya dengan percaya diri.

Dalam waktu tiga tahun, hasil nyata mulai terlihat. Ternaknya berkembang dari enam ekor menjadi lebih dari tiga puluh ekor. Secara ekonomi, ia bisa membeli sepeda motor dan membangun rumah sendiri, sesuatu yang dulu hanya jadi impian. Kang Uceng pun dipercaya memimpin kelompok ternak ‘Bashorun Fuadun’, yang kini menjadi salah satu kelompok andalan di Kalapanunggal.

Tak hanya individu, perkembangan pesat juga dirasakan oleh komunitas peternak di kampungnya. Dari yang semula hanya tiga kelompok, kini telah tumbuh menjadi sembilan kelompok yang saling menguatkan. Tahun 2011, mereka mendirikan koperasi ‘Riung Mukti’ sebagai wadah untuk mengelola hasil ternak secara mandiri.

Namun, mimpi Kang Uceng ternyata lebih besar dari sekadar beternak. Pada 2018, bersama rekan-rekannya, ia mendirikan sebuah yayasan dan membangun madrasah untuk anak-anak yatim dan dhuafa di desanya.

“Inilah mimpi besar kami yang mulai terwujud. Di kampung kecil ini, di pelosok, sekarang ada pendidikan untuk anak-anak kami. Saya pun ikut mengajar seni budaya di sana,” tuturnya dengan penuh bangga.

Hingga kini, Kang Uceng terus berkhidmat untuk masyarakat luas di sekitarnya. Semangat sosial dan nilai-nilai kebersamaan yang ia tanamkan dalam setiap langkahnya, banyak ia dapatkan dari program THK Dompet Dhuafa. Baginya, beternak bukan sekadar mencari penghidupan, tapi jalan untuk membangun kampung, menyantuni yang lemah, dan mewujudkan mimpi bersama.

Se-ngaruh itu kurban di Dompet Dhuafa yang berdampak besar bagi peternak-peternak kecil. Setiap pekurban yang berkurban melalui digital.dompetdhuafa.org/kurban di Dompet Dhuafa telah ikut berkontribusi memberdayakan para peternak kecil. (adv)

Tags: Dompet DhuafaKisah UcengmadrasahpeternakTHK Dompet DhuafaUceng

Berita Terkait.

konservasi
Nusantara

Konservasi Penyu Naik Kelas, PLN NP Tambah Fasilitas dan Dorong Edukasi Lingkungan

Kamis, 2 Juli 2026 - 01:19
Polisi
Nusantara

Polisi Ungkap Alasan Eks Pegawai Bank Palsukan Dokumen untuk Tipu Nasabah

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:03
Tarian
Nusantara

Program Eramet Beyond Cetak 41 Lulusan dari Indonesia Timur, IPK dan Skill Peserta Meningkat

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:35
Perkuat Penegakan Hukum, Bea Cukai Sumbagbar Pererat Sinergi dengan Polda dan Kejati Bengkulu
Nusantara

Perkuat Penegakan Hukum, Bea Cukai Sumbagbar Pererat Sinergi dengan Polda dan Kejati Bengkulu

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:05
Bea Cukai Tetapkan PT Shoenary Javanesia Inc sebagai Kawasan Berikat Mandiri untuk Dorong Ekspor dan Investasi
Nusantara

Bea Cukai Tarakan Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp248 Juta, Termasuk 54 Ribu Batang Rokok Ilegal

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:01
Bea Cukai Tetapkan PT Shoenary Javanesia Inc sebagai Kawasan Berikat Mandiri untuk Dorong Ekspor dan Investasi
Nusantara

Bea Cukai Tetapkan PT Shoenary Javanesia Inc sebagai Kawasan Berikat Mandiri untuk Dorong Ekspor dan Investasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:01

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1644 shares
    Share 658 Tweet 411
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1022 shares
    Share 409 Tweet 256
  • Menteri Ekraf: Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia

    928 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2092 shares
    Share 837 Tweet 523
Hasil Piala Dunia: Belgia Lolos Dramatis, Penalti Ujung Laga Akhiri Mimpi Senegal
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Belgia Lolos Dramatis, Penalti Ujung Laga Akhiri Mimpi Senegal

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 2 Juli 2026 - 08:35

INDOPOSCO.ID – Belgia juga memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah melalui pertandingan penuh ketegangan melawan Senegal....

SelengkapnyaDetails
Hasil Piala Dunia: Brace Harry Kane Antar Inggris Comeback Spektakuler

Hasil Piala Dunia: Brace Harry Kane Antar Inggris Comeback Spektakuler

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:25
Tuchel

Inggris vs RD Kongo: Tuchel Minta Publik Tak Tuntut Performa Memukau

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:06
Piala-Dunia

Jadwal Piala Dunia: Inggris, Belgia dan AS Bertarung Rebut Tiket 16 Besar

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41
Hasil Piala Dunia : Hancurkan Swedia 3-0, Mbappe Sebut Perjuangan Prancis Baru Dimulai

Hasil Piala Dunia : Hancurkan Swedia 3-0, Mbappe Sebut Perjuangan Prancis Baru Dimulai

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:11
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.