INDOPOSCO.ID – Tim Subdit III Jatanras Ditreskrimum (Direktorat Reserse Kriminal Umum) Polda Banten berhasil menangkap tiga tersangka kasus perampasan yang mengaku sebagai debt collector yang selama ini kerap meresahkan masyarakat Banten.
Dirreskrimum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan yang dikonfirmasi membenarkan terkait peristiwa tersebut.
“Benar, Ditreskrimum Polda Banten telah menangkap tiga tersangka berinisial JN (35), NI (43), dan SI (37) dalam kasus perampasan di wilayah hukum Polda Banten. Penangkapan ini berdasarkan Laporan masyarakat bahwa di lokasi tersebut sering terjadi penarikan paksa oleh oknum yang mengaku sebagai debt collector. Menindaklanjuti laporan itu, tim Resmob Ditreskrimum melakukan patroli dan berhasil menangkap ketiga tersangka saat sedang mengambil motor secara paksa dari korban,” ungkap Dirreskrimum,Senin (5/5/2025).
Dirreskrimum Polda Banten ini menyebut pasal yang dikenakan kepada ketiga tersangka.
“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya ketiga tersangka dikenakan Pasal 368 KUHPidana tentang Tindak Pidana Pemerasan, dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun Penjara,” ucap Dirreskrimum.
Adapun barang bukti yang diperoleh dari ketiga tersangka adalah, 1 Unit kendaraan kendaraan roda dua merk Honda beat, 2 Unit Handphone Oppo dan Infinix, satu Lembar lembar surat perintah tugas dari PT. El Mina Langit Angkasa
Di akhir Dirreskrimum Polda Banten menghimbau kepada masyarakat agar tidak takut melapor jika mengalami tindakan penarikan paksa. “Kami imbau masyarakat agar segera melapor kepada pihak kepolisian jika menemui atau menjadi korban penarikan kendaraan secara paksa. Setiap tindakan seperti itu harus sesuai prosedur hukum. Polda Banten akan menindak tegas segala bentuk pemerasan atau kekerasan dengan kedok penagihan,” tandas Dirreskrimum. (yas)











