• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pemerintah Percepat Industri Semikonduktor dan AI untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Baru

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 30 April 2025 - 22:02
in Ekonomi
airlangga

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menggelar konferensi pers terkait pengembangan industri semikonduktor dan AI di Jakarta, Rabu (30/4/2025). Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Indonesia mempercepat pengembangan industri semikonduktor dan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) sebagai bagian dari strategi besar mendorong mesin pertumbuhan ekonomi baru.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan kedua sektor ini akan menjadi kunci dalam transformasi ekonomi nasional menuju era digital. Bahkan, pada 2045 mendatang, pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) suatu negara dinilai akan bergantung pada industri digital dan AI.

BacaJuga:

Transisi Energi Bersih Jadi Fokus Kemitraan Indonesia dan Jerman

Direksi BRMS Tambah Kepemilikan Saham, Sinyal Optimisme Prospek Tambang Emas

Danantara Bakal Bentuk BUMN Tekstil, DPR Sebut Jadi Solusi Gelombang PHK

“Semikonduktor ini menjadi penting karena semikonduktor dan AI merupakan salah satu engine of growth yang akan didevelop untuk beberapa tahun ke depan,” kata Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, dilansir Antara, Rabu (30/4/2025).

Guna mencapai tujuan tersebut, Airlangga menjelaskan beberapa strategi yang bakal ditempuh.

Pertama, pemerintah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengembangan Ekosistem Semikonduktor dan Kecerdasan Artifisial (AI) di bawah koordinasi Kemenko Perekonomian.

Satgas ini bertugas mempercepat penciptaan ekosistem semikondukor mulai dari desain chip, pelatihan sumber daya manusia, hingga pembangunan pusat data.

Kedua, pemerintah berfokus pada pengembangan sumber daya manusia melalui pemberian beasiswa pendidikan S1 hingga S3 di bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM), pelatihan vokasi serta riset di bidang teknologi.

“Indonesia sendiri sudah bekerja sama dengan universitas di AS, antara lain Arizona State University dan Purdue University, dan terus kita akan dorong juga dengan kerja sama dengan perguruan tinggi di Singapura,” jelasnya.

Strategi ketiga, Indonesia juga mendorong pengembangan fasilitas assembly, testing, dan packaging yang saat ini sudah mulai dilakukan di kawasan Batam.

Kemudian keempat, pemerintah Indonesia akan berfokus untuk peningkatan investasi dan perdagangan di sektor semikonduktor dan AI.

“Pemerintah memastikan jumlah investasi di sektor ini akan terus ditingkatkan seiring dengan perluasan ekosistem industrinya,” tutur dia.

Lebih lanjut terkait dengan sektor AI, Menko Airlangga menambahkan bahwa penggunaan AI tidak sekadar alat otomatisasi, melainkan berfungsi untuk meningkatkan produktivitas berbagai sektor.

Meski ada potensi pekerjaan pekerjaan yang tergantikan, AI juga membuka banyak lapangan kerja baru yang berbasis teknologi.

“Dari semikonduktor dan AI ini, Indonesia sudah punya data center AI di kawasan ekonomi khusus (KEK) Nongsa, sehingga ke depan data center itu menjadi salah satu industri utama yang didorong oleh Indonesia,” kata Menko.

Sementara saat ini, pemerintah masih menyusun peta jalan pengembangan industri semikonduktor dan AI nasional.

Adapun Indonesia sendiri menargetkan menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar di ASEAN.

Pada 2025, nilai ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai 150 miliar dolar AS, dan meningkat menjadi 600 miliar dolar AS pada 2030.

Sementara untuk kawasan ASEAN, nilainya diprediksi tumbuh dari 1 triliun dolar menjadi 2 triliun dolar dengan implementasi Digital Economy Framework Agreement (DEFA). (dam)

Tags: AIIndustri SemikonduktorpemerintahPertumbuhan Ekonomi

Berita Terkait.

dinna
Ekonomi

Transisi Energi Bersih Jadi Fokus Kemitraan Indonesia dan Jerman

Rabu, 23 September 2026 - 20:36
brm
Ekonomi

Direksi BRMS Tambah Kepemilikan Saham, Sinyal Optimisme Prospek Tambang Emas

Rabu, 23 September 2026 - 20:12
danantara
Ekonomi

Danantara Bakal Bentuk BUMN Tekstil, DPR Sebut Jadi Solusi Gelombang PHK

Rabu, 23 September 2026 - 18:18
pertamina
Ekonomi

Gas Bumi CNG Masuk Marugame Udon Kaliurang, Gagas Siapkan Layanan Terintegrasi

Rabu, 23 September 2026 - 14:44
Pertanian Jadi Pilar Utama Pembangunan, Sinergi Lintas Sektor Terus Diperkuat
Ekonomi

Pertanian Jadi Pilar Utama Pembangunan, Sinergi Lintas Sektor Terus Diperkuat

Rabu, 23 September 2026 - 14:05
bca
Ekonomi

BCA Raih Penghargaan BPJPH atas Komitmen Dampingi UMKM Bersertifikat Halal

Rabu, 23 September 2026 - 12:32

OLAHRAGA

tpkk
Olahraga

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Editor Dilianto
Rabu, 23 September 2026 - 21:11

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) yang sekaligus Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan...

SelengkapnyaDetails
Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Rabu, 23 September 2026 - 12:45
5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Rabu, 23 September 2026 - 09:46
FIFA ASEAN Cup 2026: Dony Tri dan Yakob Sayuri Absen, Skuad Garuda Panggil Shayne-Rizky Eka

FIFA ASEAN Cup 2026: Dony Tri dan Yakob Sayuri Absen, Skuad Garuda Panggil Shayne-Rizky Eka

Rabu, 23 September 2026 - 08:34
ole

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Selasa, 22 September 2026 - 08:53

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5542 shares
    Share 2217 Tweet 1386
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1024 shares
    Share 410 Tweet 256
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    944 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.