• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Inisiatif Keberlanjutan PGE Dukung Kelompok Usaha Perhutanan Sosial

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 23 April 2025 - 21:35
in Ekonomi
wastoyo

Wastoyo, mantan pemburu hutan dan beralih menjadi pelestari lingkungan sekaligus memimpin KUPS Margo Rukun. Foto: Dokumen PGE Area Ulubelu

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Program pemberdayaan masyarakat dan inisiatif keberlanjutan yang dijalankan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) melalui Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Margo Rukun menjadi bukti nyata bahwa energi panas bumi tidak hanya membawa manfaat bagi ketahanan energi nasional, tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan sosial dan pelestarian lingkungan. KUPS Margo Rukun merupakan bagian dalam program ELOC BESTARI yang dijalankan di area operasi Ulubelu, Provinsi Lampung.

Kisah Wastoyo dari seorang mantan pemburu hutan dan beralih menjadi pelestari lingkungan sekaligus memimpin KUPS Margo Rukun menjadi salah satu kisah sukses dari program ELOC BESTARI di Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Ulubelu.

BacaJuga:

Pemerintah Siapkan Aturan Baru, UMKM di Marketplace Bakal Lebih Terlindungi

Menuju Mobilitas Bersih, PEVS 2026 Kembali Digelar di JIExpo Kemayoran

Perjalanan Penuh Syukur, AQUVIVA Berangkatkan Penerima Program Umrah ke Tanah Suci

Wastoyo awalnya bergantung dari praktik perburuan liar untuk memenuhi kebutuhan ekonominya. Titik balik bagi Wastoyo terjadi ketika ia menghadiri sebuah forum sosialisasi konservasi.

“Janganlah kamu melakukan kerusakan di muka bumi ini.” menjadi pesan yang sangat berarti yang didengarnya dalam forum itu. Pesan ini yang menyadarkannya akan dampak negatif dari aktivitas perburuan yang selama ini ia lakukan. Sejak mendengar pesan penuh makna itu, Wastoyo pun mulai beralih, dari seorang yang berburu di hutan menjadi orang yang peduli akan kelestarian hutan.

Perjalanan Wastoyo sebagai pelestari hutan dimulai dengan upaya kecil-kecilan. Dia mencoba untuk melakukan kegiatan-kegiatan konservasi dengan biaya sendiri. Lebih dari empat tahun dia menghabiskan pendapatan dari berkebun kopi untuk membuat pembibitan hingga penanaman kopi.

Wastoyo pun mengajak pemuda sekitar untuk ikut melakukan konservasi. Awalnya perjuangan Wastoyo berjalan baik-baik saja, namun seiring berjalannya waktu, Wastoyo mulai ditinggalkan.

“Warga merasa kegiatan yang saya lakukan tidak menghasilkan uang. Sampai ada larangan untuk mengikuti kegiatan saya dari para orang tua. Di situ saya mulai putus asa,” keluh Wastoyo.

Hingga suatu saat, Wastoyo melakukan kegiatan pantau hutan bersama teman-teman ERMi (Emergency Response Group Millenials) di bawah binaan PGE Area Ulubelu. Dari kegiatan pantau hutan ini, Wastoyo pun berkenalan dengan Pertamina Geothermal Energy Tbk.

Usaha Wastoyo selama ini yang melakukan konservasi hutan sendirian, mulai mendapat perhatian dari PGE Area Ulubelu. Dukungan strategis dari PGE diberikan dengan membentuk KUPS (Kelompok Usaha Perhutanan Sosial) Margo Rukun sebagai wadah legal bagi kegiatan konservasi dan usaha berbasis lingkungan yang dijalankan Wastoyo dan komunitasnya.

Dalam pelaksanaannya, PGE Area Ulubelu memberikan pendampingan dan dukungan kepada KUPS Margo Rukun untuk terus berinovasi. Produk-produk inovatif seperti pembuatan pupuk kompos, pembibitan tanaman, serta budidaya lebah madu pun tercipta dari kegiatan ini.

Hingga kini, KUPS Margo Rukun berhasil mencapai omzet sekitar Rp2,2 miliar per tahun, dengan kontribusi terbesar berasal dari usaha pembibitan tanaman.

Produk mereka telah dipercaya berbagai perusahaan multinasional dalam menjalankan program rehabilitasi lahan di Lampung dan adopsi konsep budidaya lebah.

“PGE bukan hanya mitra, tetapi sudah seperti keluarga bagi kami. Setiap ada kendala, PGE selalu siap memberikan dukungan,” ujar Wastoyo.

Selain mendukung pemberdayaan masyarakat, PGE juga terus mempertahankan standar keberlanjutan yang tinggi, seperti yang tercermin dalam penghargaan PROPER Emas yang telah diraih secara berturut-turut.

General Manager PGE Ulubelu Hadi Suranto menyebut strategi utama dalam mempertahankan PROPER Emas adalah kolaborasi dan keterlibatan aktif dengan masyarakat.

“Kami terus berinovasi dan bekerja sama dengan masyarakat untuk mengembangkan solusi yang berkelanjutan, termasuk memanfaatkan panas bumi untuk berbagai keperluan,” kata Hadi, dalam keterangannya, Rabu (23/4/2025).

ELOC BESTARI merupakan upaya rehabilitasi hutan yang melibatkan masyarakat lokal dalam pengelolaan hutan sosial secara berkelanjutan. Program ELOC Bestari sukses menghantarkan PGE Area Ulubelu meraih PROPER Emas untuk yang ke-3 kalinya.

Melalui program ELOC BESTARI (Empowering Local Communities-based Environmental Stewardship Through Social Forestry) masyarakat diharapkan dapat mengurangi ketergantungan ekonomi pada aktivitas yang berisiko merusak lingkungan seperti perambahan hutan. (srv)

Tags: energi panas bumiHari Bumi SeduniaPertamina Geothermal Energypge

Berita Terkait.

Maman-Meutya
Ekonomi

Pemerintah Siapkan Aturan Baru, UMKM di Marketplace Bakal Lebih Terlindungi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 06:02
EVS
Ekonomi

Menuju Mobilitas Bersih, PEVS 2026 Kembali Digelar di JIExpo Kemayoran

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:31
Program-Umrah
Ekonomi

Perjalanan Penuh Syukur, AQUVIVA Berangkatkan Penerima Program Umrah ke Tanah Suci

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:07
Raden-Adjeng-Sondaryani
Ekonomi

Pertamina Perluas Panggung Perempuan di STEM, Posisi Strategis Kian Terbuka

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:44
NK
Ekonomi

PGN dan Pertamina Group Siapkan Ekosistem Blue Ammonia, CCS Jadi Senjata Baru Dekarbonisasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:24
IPA Convex 2026
Ekonomi

PHE Tancap Gas di Era Transisi Energi, Produksi Migas Naik hingga Proyek CCS Raksasa

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:39

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2827 shares
    Share 1131 Tweet 707
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1257 shares
    Share 503 Tweet 314
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    852 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Hunian Layak untuk Semua, Fahri Hamzah Luncurkan Gagasan Swasembada Papan 2045

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,4 Guncang Trenggalek di Jawa Timur

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.