• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Asisten Kesehatan Pribadi Ungkap Kata-kata Terakhir Paus Fransiskus Sebelum Wafat

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 23 April 2025 - 10:27
in Headline
Paus-Fransiskus

Paus Fransiskus menyapa umat beriman pada Hari Minggu Paskah. Foto: Vatican Media

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Asisten kesehatan pribadi Paus Fransiskus, Massimiliano Strappetti mengungkapkan kata terakhir yang diucapkan oleh Paus sebelum meninggal dunia pada Senin (21/42025).

Salah satu kata terakhir mendiang Paus adalah ucapan “terima kasih” kepada Massimiliano Strappetti, yang telah mendorongnya untuk naik mobil Paus sekali lagi pada hari Minggu (20/4/2025) setelah memberikan berkat Urbi et Orbi. Setelah itu, Paus beristirahat di sore hari, makan malam dengan tenang, lalu pada dini hari tiba-tiba jatuh sakit dan wafat.

BacaJuga:

Cemburu Jadi Motif Dugaan Penyiksaan Brutal Perempuan di Bandung, Korban Disundut Rokok hingga Dipukul Besi

Fakta Mengejutkan! Tersangka Penganiayaan Brutal Perempuan di Bandung Ternyata Residivis Kasus Serupa

Polri Mutasi 1.121 Personel, Kapolda Aceh dan Papua Barat Daya Berganti

“Terima kasih telah membawaku kembali ke Lapangan,” kata Paus sehari sebelum wafat seperti dikutip dari Vatican News, Rabu (23/4/2025).

Ungkapan syukur ini menjadi salah satu kata terakhir Paus Fransiskus kepada orang yang telah menjaganya dengan penuh dedikasi sepanjang masa sakitnya, bahkan sebelumnya.

Ia mengucapkan kata-kata tersebut kepada Massimiliano Strappetti, perawat yang menurut pengakuan Paus sendiri pernah menyelamatkan nyawanya dengan menyarankan operasi usus besar, dan yang kemudian diangkat oleh Paus pada tahun 2022 sebagai asisten kesehatan pribadinya.

Strappetti setia mendampingi Paus selama 38 hari perawatannya di Rumah Sakit Gemelli di Roma, serta terus menjaganya sepanjang masa pemulihan di Casa Santa Marta. Ia juga hadir bersama Paus pada Minggu Paskah, saat berkat Urbi et Orbi diberikan.

Sehari sebelumnya, mereka telah mengunjungi Basilika Santo Petrus untuk meninjau “rute” yang akan ditempuh Paus keesokan harinya, ketika ia tampil di Loggia Tengah fasad Basilika Santo Petrus.

Mendiang Paus ingin memberikan kejutan terakhir yang penuh makna kepada 50.000 umat yang hadir dengan melakukan perjalanan dalam mobil Paus pada hari Minggu, setelah memberikan berkat dari balkon Basilika. Namun, Paus sempat ragu pada saat itu. “Menurutmu, aku masih sanggup?” tanya Paus kepada Strappetti.

Begitu berada di Lapangan Santo Petrus, Paus memeluk umat, terutama anak-anak, karena ini merupakan perjalanan pertamanya setelah keluar dari rumah sakit Gemelli, sekaligus pertemuan terakhirnya dengan umat beriman.

Lelah namun bahagia, Paus kemudian mengucapkan terima kasih kepada asisten kesehatannya, “Terima kasih telah membawaku kembali ke Lapangan,” ungkap Paus.

Kata-kata tulus ini mengungkapkan kerinduan mendalam dari Paus asal Argentina itu untuk selalu berada di tengah umat Allah, merayakan koneksi kemanusiaan yang menjadi ciri khas kepausannya.

Paus kemudian beristirahat di Minggu sore dan makan malam dengan tenang. Sekitar pukul 05.30 pagi, muncul tanda-tanda awal penyakit mendadak yang segera disikapi oleh mereka yang berjaga di sisinya.

Sekitar satu jam kemudian, sambil berbaring di tempat tidurnya di apartemen lantai dua Casa Santa Marta, Paus memberi isyarat perpisahan dengan tangannya kepada Strappetti, lalu jatuh koma.

Menurut mereka yang mendampinginya di saat-saat terakhir, Paus tidak mengalami penderitaan. Semuanya berlangsung cepat.

Wafatnya Paus Fransiskus terjadi sehari setelah Hari Raya Paskah, ketika ia masih sempat memberikan Berkat Apostolik terakhirnya kepada kota dan dunia, serta merangkul umat sekali lagi. (her)

Tags: Massimiliano Strappettimeninggal duniaPaus Fransiskus

Berita Terkait.

Cemburu Jadi Motif Dugaan Penyiksaan Brutal Perempuan di Bandung, Korban Disundut Rokok hingga Dipukul Besi
Headline

Cemburu Jadi Motif Dugaan Penyiksaan Brutal Perempuan di Bandung, Korban Disundut Rokok hingga Dipukul Besi

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:24
Kekejaman Taufik Hidayat: Aniaya Perempuan di 4 TKP Berbeda, Korban Alami Kebutaan
Headline

Fakta Mengejutkan! Tersangka Penganiayaan Brutal Perempuan di Bandung Ternyata Residivis Kasus Serupa

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:43
Trunoyudo
Headline

Polri Mutasi 1.121 Personel, Kapolda Aceh dan Papua Barat Daya Berganti

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:02
gempa
Headline

Gempa Dahsyat Guncang Venezuela: 164 Meninggal, Hampir 1.000 Orang Luka-luka

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:03
sppi
Headline

3 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Koalisi Sipil Tolak Pendekatan Militerisme

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:35
bowo
Headline

Di Balik Seruan “Indonesia Bangkit”, Pengamat Nilai Prabowo Sedang Membaca Kegelisahan Publik

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:17

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1711 shares
    Share 684 Tweet 428
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1682 shares
    Share 673 Tweet 421
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1062 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    952 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    925 shares
    Share 370 Tweet 231
Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos
Olahraga

Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos

Editor Laurens Dami
Jumat, 26 Juni 2026 - 17:03

INDOPOSCO.ID – Persaingan di fase grup Piala Dunia 2026 memasuki babak paling menentukan. Pada Sabtu (27/6/2026), rangkaian pertandingan terakhir Grup...

SelengkapnyaDetails
Piala-Dunia

32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Ditantang Jepang, Belanda Jumpa Maroko

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:24
Diego-Carlos

Hasil Piala Dunia Grup D: Turki Bungkam AS, Australia Lolos Usai Tahan Paraguay

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:51
Elanga

Graham Potter Bangga dengan Perjuangan Pemain Swedia Hadapi Jepang

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:50
Nagelsman

Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:39
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.