• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Duh, 9 dari 10 Penderita Gigi Sensitif Alami Penurunan Kualitas Hidup

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 10 April 2025 - 19:34
in Gaya Hidup
Diskusi

Diskusi tentang hasil penelitian Universitas Indonesia (UI) terkait kualitas hidup pada penderita gigi sensitif. Foto: Dokumen UI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Hasil studi menunjukkan bahwa gigi sensitif bukanlah hanya ketidaknyamanan sesaat, namun juga kondisi yang memiliki pengaruh besar terhadap kualitas hidup.

Pernyataan tersebut diungkapkan Pakar dari Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Indonesia (UI) Fatimah Maria Tadjoedin dalam keterangan, Kamis (10/4/2025).

BacaJuga:

Publik Kecewa, Kolaborasi Besar NewJeans Tiba-Tiba Dibatalkan

Dihantui Serangan Panik, Seo In Young Akui Masa Kelam Penuh Tekanan

Kakak Jisoo Blackpink Disorot dalam Isu Pelecehan Seksual terhadap Streamer Wanita

Ia mengatakan, banyak penderita yang tanpa sadar memilih untuk menghindari makanan tertentu. Juga mengubah kebiasaan makan, atau bahkan menarik diri dari kegiatan sosial. “Jadi mereka tidak menangani akar masalahnya,” katanya.

Tidak hanya fisik, menurut dia, dampak psikologis juga terlihat signifikan. Sebanyak 86 persen masyarakat merasa cemas akan rasa sakit saat makan. Dan berdampak pada penurunan kepercayaan diri dan interaksi sosial.

Ia menambahkan, konsistensi dalam menjaga kebersihan mulut serta penggunaan produk perawatan yang sesuai disebut sebagai langkah preventif yang efektif. Dalam penelitian tersebut, mayoritas masyarakat menyatakan adanya perbaikan gejala setelah menggunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif.

“Penting bagi setiap orang untuk menyadari bahwa gigi sensitif dapat dikelola dengan penanganan yang tepat,” kata Fatimah.

Ia menuturkan bahwa konsultasi rutin ke dokter gigi dan pemilihan produk perawatan gigi yang sesuai dapat memberikan dampak positif jangka panjang, tidak hanya untuk gigi tetapi juga untuk kesejahteraan secara umum.

Diketahui, Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia menjadi momen penting untuk mengedukasi masyarakat bahwa masalah gigi bukanlah hal remeh. Perawatan yang konsisten dan pendekatan yang menyeluruh dapat meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi beban kesehatan di masa depan.

Penelitian Haleon bersama Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) dan IQVIA mengungkap bahwa 9 dari 10 penderita gigi sensitif mengalami penurunan kualitas hidup dan sebanyak 93 persen masyarakat mengaku terganggu saat makan dan minum.

“Gigi sensitif perlu ditangani dengan lebih serius, karena ini bukan sekedar masalah gigi, melainkan juga berpengaruh pada kualitas hidup,” kata Dhanica Mae Dumo-Tiu, General Manager Haleon Indonesia.

Secara global, menurutnya, satu dari tiga orang dewasa mengalami gigi sensitif. Namun masih banyak yang belum menyadari bahwa ini bukan sekadar ketidaknyamanan ringan, melainkan bisa menjadi indikasi awal kerusakan gigi seperti penipisan enamel dan terbukanya dentin.

“Berdasarkan studi terbaru, kondisi ini terbukti berdampak luas terhadap kualitas hidup, kesehatan fisik, hingga kondisi emosional,” ucapnya. (nas)

Tags: gigi sensitifkesehatan

Berita Terkait.

NewJeans
Gaya Hidup

Publik Kecewa, Kolaborasi Besar NewJeans Tiba-Tiba Dibatalkan

Senin, 20 April 2026 - 17:07
Seo-In-Young
Gaya Hidup

Dihantui Serangan Panik, Seo In Young Akui Masa Kelam Penuh Tekanan

Senin, 20 April 2026 - 12:20
Jisoo
Gaya Hidup

Kakak Jisoo Blackpink Disorot dalam Isu Pelecehan Seksual terhadap Streamer Wanita

Senin, 20 April 2026 - 00:30
Park-Kyung-Hye
Gaya Hidup

Hunian Mini dan Apa Adanya, Park Kyung Hye Tuai Sorotan Publik

Minggu, 19 April 2026 - 19:19
Siloam
Gaya Hidup

Terobosan Riset Kesehatan: Siloam-ICON Perkuat Posisi Indonesia di Peta Uji Klinis Global

Minggu, 19 April 2026 - 16:13
Lim-Ji-Yeon
Gaya Hidup

“My Royal Nemesis” Tampilkan Lim Ji Yeon dalam Perjalanan Hidup Kedua

Minggu, 19 April 2026 - 11:08

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1256 shares
    Share 502 Tweet 314
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    728 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.