• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Pawai Ogoh-ogoh Anak Meriahkan Perayaan Nyepi di Jembrana

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 20 Maret 2025 - 04:08
in Nusantara
Pawai-ogoh-Ogoh

Anak-anak dari berbagai satuan pendidikan dan kelompok di Jembrana, Bali antusias mengikuti pawai ogoh-ogoh di Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, Rabu (19/3/2025). ANTARA/Gembong Ismadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pawai ogoh-ogoh khusus anak-anak meriahkan Jembrana, Bali jelang Hari Raya Nyepi guna melekatkan tradisi tersebut kepada generasi muda setempat.

“Dengan melibatkan anak-anak dalam pawai ogoh-ogoh, saya tidak khawatir budaya dan tradisi jelang Hari Raya Nyepi di Bali ini akan punah. Saya yakin tradisi dan budaya ini akan tetap ada meskipun 100 tahun lagi,” kata Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan seperti dikutip Antara, Rabu (19/3/2025).

BacaJuga:

Sampah Disulap Jadi Cuan, Maggot BSF Bikin Warga Gunungkidul Ketiban Rezeki

Pengungsi Gempa M 7,7 NTT Melonjak Jadi 110 Ribu Jiwa

Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan

Dikatakan faktor penting dalam menjaga budaya dan tradisi adalah dengan melakukan regenerasi seperti pawai ogoh-ogoh ini.

Menurutnya, saat manusia dikenalkan dan dilekatkan dengan budaya dan tradisi sejak usia dini, hal itu akan jadi prilaku hidupnya hingga tua.

“Keberadaan ogoh-ogoh merupakan tradisi yang sudah turun temurun di Bali. Hal ini harus terus kita pertahankan dan wariskan ke generasi-generasi berikutnya,” katanya.

Dalam parade itu, sebanyak 33 kelompok anak-anak mengikutinya dengan jumlah ogoh-ogoh sebanyak 83 buah.

Dalam mengadakan pawai ogoh-ogoh ini, Pemkab Jembrana bekerja sama dengan beberapa pihak seperti Peradah Jembrana, Kelompok Kerja Bunda PAUD Jembrana, Ikatan Guru Taman Kanak-kanak dan organisasi lainnya.

Ketua Panitia Penyelenggara AA.B Hendra Sugihantara Putra mengatakan dalam setiap ogoh-ogoh ada harapan, impian dan semangat dari anak-anak yang membuat dan mengusungnya.

“Mereka adalah masa depan bangsa dan pewaris tradisi dan budaya. Karena itu kegiatan seperti ini harus rutin dilaksanakan,” katanya.

Keberadaan ogoh-ogoh yang diarak merupakan tradisi di Bali yang dilaksanakan menjelang Hari Raya Nyepi.

Biasanya ogoh-ogoh berbentuk seperti patung dengan sosok-sosok yang menyeramkan sebagai simbol kejahatan.

“Secara filosofi, ogoh-ogoh yang diarak kemudian dibakar merupakan simbol pembersihan dari kejahatan menjelang Hari Raya Nyepi, yang juga menandai dimulainya tahun baru caka. Sehingga umat bisa memulai tahun baru dengan alam dan diri yang bersih,” kata Wayan Udiana, budayawan dan seniman di Kabupaten Jembrana. (wib)

Tags: JembrananyepiPawai Ogoh-ogoh

Berita Terkait.

Sampah Disulap Jadi Cuan, Maggot BSF Bikin Warga Gunungkidul Ketiban Rezeki
Nusantara

Sampah Disulap Jadi Cuan, Maggot BSF Bikin Warga Gunungkidul Ketiban Rezeki

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:31
Pengungsi Gempa M 7,7 NTT Melonjak Jadi 110 Ribu Jiwa
Nusantara

Pengungsi Gempa M 7,7 NTT Melonjak Jadi 110 Ribu Jiwa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:15
Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan
Nusantara

Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:40
Gempa Susulan Flores Tembus 5.012 Kali, BMKG: 31 Kali di Atas Magnitudo 5.0
Nusantara

Gempa Susulan Flores Tembus 5.012 Kali, BMKG: 31 Kali di Atas Magnitudo 5.0

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:56
manado
Nusantara

Persit KCK Ranting 4 Paldam XIII/Merdeka Berbagi Kepedulian ke Panti Asuhan Manado

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:33
Sertifikat
Nusantara

Pelayanan Makin Dekat, Perlindungan Keimigrasian Diperkuat dari Desa

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:07

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.