• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Keputihan Berlebih Saat Puasa, Normal atau Tidak?

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 19 Maret 2025 - 15:45
in Gaya Hidup
keputihan

Ilustrasi keputihan. Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Secara medis, puasa tidak secara langsung menyebabkan keputihan bagi para wanita. Namun, perubahan pola makan, asupan cairan yang berkurang, dan perubahan hormon selama puasa dapat memengaruhi kondisi tubuh, termasuk keseimbangan mikroorganisme di area kewanitaan.

Keputihan yang normal memiliki ciri-ciri seperti berwarna bening atau putih susu, tidak berbau menyengat, dan tidak disertai rasa gatal atau nyeri.

BacaJuga:

Resmi Bergabung dengan Agensi BILLIONS, Yoo Ah In Bersiap Comeback Akting Usai Sempat Tersandung Kasus

Siap Sapa Penggemar, Yves Eks LOONA Gelar Tur Solo Asia dan Australia November Mendatang

Direktur Kreatif ILLIT Kalah Gugatan Hukum Melawan Min Hee Jin

Sebaliknya, jika keputihan berwarna kekuningan, kehijauan, atau kecokelatan dengan bau yang menyengat serta disertai rasa gatal atau perih, maka kondisi tersebut perlu diwaspadai. Keputihan abnormal bisa menjadi tanda adanya infeksi jamur, bakteri, atau parasit.

Keputihan adalah hal normal yang terjadi pada setiap wanita. Keluarnya cairan keputihan dari vagina menandakan bahwa seorang wanita sedang berada dalam siklus ovulasi, yaitu suatu proses ketika sel telur yang sudah matang dikeluarkan dari indung telur ke tuba falopi untuk dibuahi.

Namun, pada beberapa kasus, wanita mengeluhkan bahwa keluarnya cairan keputihan menjadi lebih sering saat sedang berpuasa.

Penyebab Keputihan Berlebih Saat Puasa

Dilansir dari Siloam Hospitals, berikut ini beberapa faktor yang dapat menyebabkan keputihan lebih sering muncul selama puasa:

– Perubahan Hormon : Pola makan dan tidur yang berubah dapat memengaruhi keseimbangan hormon estrogen dan progesteron, yang berperan dalam produksi cairan vagina.

– Dehidrasi : Asupan cairan yang kurang dapat menyebabkan vagina menjadi lebih kering, sehingga tubuh memproduksi lebih banyak cairan sebagai bentuk kompensasi.

– Stres dan Kelelahan : Puasa dapat menyebabkan tubuh mengalami stres, terutama jika pola makan dan istirahat tidak teratur. Stres berlebih dapat memicu perubahan hormon yang berkontribusi terhadap peningkatan keputihan.

– Pola Makan Tidak Seimbang : Konsumsi makanan tinggi gula atau kurangnya asupan serat dan probiotik dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik di vagina, meningkatkan risiko infeksi.

– Kelembapan Berlebih : Penggunaan pakaian ketat atau bahan yang tidak menyerap keringat bisa menciptakan lingkungan lembap yang mendukung pertumbuhan bakteri dan jamur.

Cara Mengatasi dan Mencegah Keputihan Berlebih Saat Puasa

Jika mengalami keputihan berlebih selama puasa, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasinya:

– Menjaga Kebersihan Area Kewanitaan : Cuci area intim dengan air bersih dan keringkan dengan lembut. Hindari penggunaan sabun berpewangi yang dapat mengganggu keseimbangan pH vagina.

– Memastikan Asupan Cairan Cukup : Minum air putih yang cukup saat sahur dan berbuka untuk mencegah dehidrasi yang bisa memicu produksi keputihan berlebih.

– Menghindari Makanan Pemicu : Kurangi konsumsi makanan manis, pedas, dan berlemak tinggi yang dapat memengaruhi keseimbangan flora vagina.

– Memilih Pakaian yang Tepat : Gunakan pakaian dalam berbahan katun yang menyerap keringat dan tidak terlalu ketat agar sirkulasi udara tetap baik.

– Menggunakan Pantyliner dengan Bijak : Jika perlu, gunakan pantyliner yang mengandung antiseptik alami, tetapi pastikan untuk menggantinya setiap 3 jam agar area kewanitaan tetap kering.

– Mengonsumsi Probiotik : Yogurt, kefir, dan makanan fermentasi lainnya dapat membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di tubuh.

– Mengelola Stres dengan Baik : Lakukan aktivitas yang menenangkan, seperti meditasi atau membaca, untuk mengurangi stres yang dapat memicu perubahan hormon.

Anda juga perlu melakukan konsultasi diri ke dokter jika keputihan yang Anda alami disertai gejala berikut:
– Berwarna kuning, hijau, atau cokelat.
– Berbau menyengat seperti amis atau busuk.
– Disertai rasa gatal, perih, atau nyeri di area kewanitaan.
– Keputihan yang sangat banyak dan tidak biasa.

Dokter mungkin akan memberikan obat sesuai penyebabnya, seperti antibiotik untuk infeksi bakteri, antijamur untuk infeksi jamur, atau antiparasit jika penyebabnya adalah parasit.

Keputihan saat puasa sebenarnya bukan kondisi yang berbahaya selama masih tergolong normal. Perubahan hormon, asupan cairan, dan pola makan bisa menjadi faktor yang memengaruhi kondisi ini. Namun, jika keputihan berubah warna, berbau, atau disertai gejala lain yang tidak nyaman, segera periksakan diri ke dokter.

Dengan menjaga pola hidup sehat, kebersihan, dan mengonsumsi makanan bernutrisi, Anda bisa tetap nyaman menjalankan ibadah puasa tanpa gangguan dari keputihan berlebih. (her)

Tags: keputihanpuasa

Berita Terkait.

Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan
Gaya Hidup

Resmi Bergabung dengan Agensi BILLIONS, Yoo Ah In Bersiap Comeback Akting Usai Sempat Tersandung Kasus

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:07
Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan
Gaya Hidup

Siap Sapa Penggemar, Yves Eks LOONA Gelar Tur Solo Asia dan Australia November Mendatang

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:06
Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan
Gaya Hidup

Direktur Kreatif ILLIT Kalah Gugatan Hukum Melawan Min Hee Jin

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:05
net
Gaya Hidup

Momen Nostalgia Masa Lalu, G-Dragon Ungkap Kelakuan Idol Pria yang Pernah Sambangi Asrama Dara 2NE1

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:02
Rapat-Pleno
Gaya Hidup

9 IKU Lampaui Target, UT Perkuat Jejak sebagai Kampus Digital

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:21
day
Gaya Hidup

Karya Sutradara Kim Jong Kwan, “The Table: Day and Night” Terpilih Jadi Film Pembuka BIFF 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:01

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.