• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Siasat Jahat Pembunuh Ibu-Anak, Ngaku Dukun Ganda Uang dan Pencari Jodoh

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 13 Maret 2025 - 22:32
in Megapolitan
Polda-Metro-Jakbar

Febri Arifin, terduga pelaku pembunuhan ibu dan anak perempuannya di kawasan Tambora, Jakarta Barat ditampilkan saat konferensi pers di Polres Metro Jakarta Barat. Foto: Dhika Alam Noor / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Polisi mengemukakan siasat Febri Arifin, terduga pelaku pembunuhan ibu dan anak perempuannya di kawasan Tambora, Jakarta Barat mengaku sebagai dukun pengganda uang dan pencari jodoh. Korban sempat percaya dengan kedok pelaku tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Twedi Aditya Bennyahdi menjelaskan, korban dikenal oleh warga sekitar sangat dermawan karena sering meminjamkan uang. Sementara pelaku merupakan pelanggan rutin meminjam uang kepada korban untuk kebutuhan sehari-hari.

BacaJuga:

Prakiraan Cuaca di Jakarta Awal Pekan Ini, Didominasi Berawan

Kebakaran di Lubang Buaya Renggut Satu Nyawa, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan Ringan Diperkirakan di Jaktim dan Jaksel

“Pelaku meminjam uang itu dari tahun 2021 sampai tahun 2025. Pelaku berjanji setiap meminjam pelunasannya secara dicicil,” kata Twedi di Jakarta, Kamis (13/3/2025).

Korban berani meminjamkan uang kepada pelaku, lantaran dianggap mempunyai kemampuan spiritual menggandakan uang dan mencarikan jodoh. Total uang yang dipinjamkannya sebesar Rp90 juta.

“Jadi bisa memberi nasihat spiritual untuk menyembuhkan orang. (Kenal dukun pengganda uang dan dukun pencari jodoh). Itu dia hanya mengaku-ngaku saja,” ujar Twedi.

Pada bulan Februari 2025, korban sempat menunjukkan uang tapi tak disebutkan nominalnya untuk digandakan oleh pelaku. Alih-alih mengabulkan permintaan korban, pelaku ternyata mengunakan dua nomor telepon berbeda yang mengaku menjadi dukun.

“Kemudian, pada 1 Maret 2025, sudah ada kesepakatan spiritual oleh dukun tadi melakukan penggandaan uang,” tutur Twedi.

Ia mengatakan, pelaku datang ke rumah korban pada malam hari. Para korban Tjong Sioe Lan (59) dan anaknya Eka Serlawati (35) telah menyetujui untuk melakukan ritual. Namun, prosesnya tidak berhasil.

“Pelaku memukul dengan besi kepala korban pertama. Korban dipukul dua kali di kamar, ditindih dan dicekik hingga meninggal dunia,” ungkap Twedi.

Pelaku kemudian memasukan dua jenazah itu ke dalam penampungan air di bawah mesin pendingin rumah korban. Akibat perbuatannya pelaku dipersangkakan dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Selain itu, pasal 339 KUHP tentang pembunuhan yang diikuti disertai atau didahului suatu perbuatan tindak pidana serta pasal 338 KUHP.

“Dari pasal-pasal tersebut untuk ancamannya yang pasal 340 KUHP ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara. Untuk yang pasal 339 KUHP, pidana seumur hidup atau selama waktu paling lama 20 tahun. Pasal 338 KUHP, ancaman 15 tahun penjara,” imbuh Twedi. (dan)

Tags: dukunGanda UangpembunuhPencari Jodoh

Berita Terkait.

Cerah
Megapolitan

Prakiraan Cuaca di Jakarta Awal Pekan Ini, Didominasi Berawan

Senin, 27 April 2026 - 08:19
Kebakaran di Lubang Buaya Renggut Satu Nyawa, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Megapolitan

Kebakaran di Lubang Buaya Renggut Satu Nyawa, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Minggu, 26 April 2026 - 22:05
cuaca
Megapolitan

Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan Ringan Diperkirakan di Jaktim dan Jaksel

Minggu, 26 April 2026 - 08:20
Sapu-sapu
Megapolitan

Satpol PP Sita 100 Kg Daging Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay

Sabtu, 25 April 2026 - 16:25
Alami Distorsi Fungsi, BUMD Berpotensi Bebani Keuangan Daerah
Megapolitan

Alami Distorsi Fungsi, BUMD Berpotensi Bebani Keuangan Daerah

Sabtu, 25 April 2026 - 15:07
Bank Jakarta Hadirkan Manfaat Sosial Berkelanjutan untuk Sahabat Disabilitas
Megapolitan

Bank Jakarta Hadirkan Manfaat Sosial Berkelanjutan untuk Sahabat Disabilitas

Sabtu, 25 April 2026 - 13:33

BERITA POPULER

  • kartinian

    Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1354 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Unggah Foto Wajah Burung, Instagram Lee Jong Suk Picu Spekulasi Hubungan dengan IU

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan Ringan Diperkirakan di Jaktim dan Jaksel

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.